Breaking News
light_mode

Hak 1.225 Eks Karyawan PT Merpati Nusantara Airlines Belum Tuntas, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Bertindak Cepat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
  • visibility 24.592

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah nyata dan terpadu guna menyelesaikan masalah pesangon dan dana pensiun yang belum dibayarkan kepada mantan pekerja PT Merpati Nusantara Airlines (Persero).

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.225 orang mantan karyawan belum menerima hak mereka sejak perusahaan menghentikan operasional pada tahun 2014 dan kemudian dinyatakan pailit pada tahun 2022. Total nilai kewajiban yang masih tertunggak mencapai angka Rp251 miliar.

DPR RI telah meminta agar pemerintah turun tangan secara khusus dalam penyelesaian persoalan ini. Dalam rapat dengar pendapat yang digelar bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Pengelola BUMN, Komisi IX menekankan pentingnya sinergi antar kementerian dan lembaga terkait demi memastikan hak-hak pekerja dapat terpenuhi.

Bahkan, DPR membuka kemungkinan untuk melakukan pembahasan lintas komisi hingga membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mengawal proses penyelesaiannya hingga tuntas.

Edy menegaskan bahwa masalah ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, mengingat menyangkut perusahaan milik negara dan hak dasar para pekerja.

“Ini perusahaan BUMN yang melibatkan pemberi kerja dari BUMN dan pemerintah, tetapi justru pekerja yang menjadi korban. Karena itu, kami mendorong Kementerian Ketenagakerjaan harus menjadi koordinator utama dalam penyelesaian masalah ini,” ujar Edy.

Politikus PDI Perjuangan itu juga menekankan perlunya Kementerian Ketenagakerjaan segera berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terutama terkait dana pensiun yang saat ini masih dalam status terblokir.

“Kemenaker harus berkoordinasi dengan OJK karena dana pensiun diblokir. OJK perlu membuka kembali sehingga hak-hak pensiun pekerja dapat diperoleh,” tuturnya.

Selain itu, Edy juga meminta agar koordinasi diperluas hingga ke Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN, guna memastikan pembayaran pesangon serta penghargaan masa kerja dapat direalisasikan.

“Menaker harus berkoordinasi dengan Kemenkeu dan Kementerian BUMN. Pesangon dan penghargaan masa kerja harus diberikan karena mereka yang telah membesarkan PT Merpati Airlines. Jangan sampai karyawan terus menjadi korban,” lanjut Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III tersebut.

Sampai saat ini, pembayaran pesangon baru terealisasi sekitar 20 persen, sedangkan sisanya dikonversi menjadi Surat Pengakuan Utang (SPU). Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan sendiri menargetkan penyelesaian seluruh aset dan kewajiban perusahaan paling lambat pada tahun 2027.

Menurut Edy, diperlukan langkah-langkah luar biasa melalui kebijakan lintas sektor agar penyelesaian tidak hanya bergantung pada proses kurator, tetapi juga melibatkan intervensi langsung dari negara.

“Kami mendorong adanya pembahasan lintas komisi hingga pembentukan panitia khusus agar penyelesaian masalah ini berjalan tuntas dan adil,” katanya.

Kasus ini pun menjadi ujian bagi komitmen pemerintah dalam melindungi hak-hak pekerja, khususnya di lingkungan perusahaan milik negara, agar tidak ada lagi tenaga kerja yang dirugikan akibat proses kepailitan.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imam Suroso Turut Peduli Kesehatan Warga Pelosok Pati

    Imam Suroso Turut Peduli Kesehatan Warga Pelosok Pati

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Imam Suroso memberikan bantuan kacamata saat pengobatan gratis PATI – Ratusan warga Desa Durensawit Kecamatan Kayen berkumpul di balai desa setempat untuk mengikuti pengobatan gratis, Selasa (13/3/2019) pagi. Pengobatan gratis tersebut merupakan hasil kerja sama antara RS Mitra Bangsa, Dulur Ganjar, dan Imam Suroso Center (ISC). “Masyarakat pelosok desa seperti Desa Durensawit sudah seharusnya menjadi […]

  • Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

    Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

    • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Persijap Jepara meraih hasil seri saat menghadapi HWFC di Stadion Manahan Solo Persijap Jepara gagal memang melawan Hizbul Wathan FC. Peluang tiga poin gagal diambil dari tim “biasa-biasa” saja ini. Harusnya laga perdana ini mendapat hasil positif. Sebagai bekal optimism Persijap berhadapan dengan tim-tim bertabur bintang seperti Persis Solo dan PSG Pati. SOLO – Persijap […]

  • Banjir Melanda, IDI Pati Turut Peduli

    Banjir Melanda, IDI Pati Turut Peduli

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    PEDULI : Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pati menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Desa Kebonturi Kecamatan Jaken Sabtu (6//1/18) lalu. JAKEN – Hujan lebat yang terjadi sejak Jumat (6/1) petang lalu, membuat beberapa daerah terendam. Ketinggian banjir bervariasi. Mulai dari 20 centimeter hingga 30 centimeter, hal ini lantas menimbulkan keprihatinan […]

  • TP PKK Pati Ajak Warga Jadikan Olahraga Sebagai Kebiasaan, Bukan Beban

    TP PKK Pati Ajak Warga Jadikan Olahraga Sebagai Kebiasaan, Bukan Beban

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.710
    • 0Komentar

    PATI – Pembentukan budaya hidup sehat harus dimulai dari lingkungan keluarga, guna melahirkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. Pesan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, saat memimpin kegiatan Senam Sehat dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026. Acara berlangsung di halaman Kantor […]

  • Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungannya terhadap program-program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, salahsatunya yaitu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Dukungan ini disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, dalam sebuah pernyataan resmi. “DPRD mendukung program pemerintah pusat, jadi dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan […]

  • Selesai Digarap, Proyek Konsolidasi Jalan Guyangan – Juwana dan Jetak Sedot Anggaran Rp3,62 Miliar

    Selesai Digarap, Proyek Konsolidasi Jalan Guyangan – Juwana dan Jetak Sedot Anggaran Rp3,62 Miliar

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.309
    • 0Komentar

    PATI — Proyek pemulihan infrastruktur jalan di kawasan pesisir Kabupaten Pati yang melintasi Kecamatan Trangkil, Juwana, dan Wedarijaksa kini telah rampung pengerjaannya. Paket konsolidasi yang mempertemukan jalur logistik utama ruas Jalan Guyangan – Juwana dan Jetak – Guyangan tersebut menelan total pagu anggaran sebesar Rp3,625 miliar. Kepastian selesainya proyek vital ini dikonfirmasi oleh Kepala Bidang […]

expand_less