Breaking News
light_mode

AMPB Soroti Lahan Tambahmulyo untuk RS Bhayangkara, Polresta Pati Tegaskan Tanah Negara Lengkap Dokumen Sah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
  • visibility 98.861

PATI – Persoalan status tanah di wilayah Tambahmulyo menjadi isu utama yang diangkat Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) saat menyampaikan pendapat di halaman Mapolresta Pati, Rabu (13/5/2026).

Dalam aksi tersebut, para peserta meminta kejelasan terkait status lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara berlantai empat.

Menanggapi hal itu, Kapolresta Pati melalui Penjabat Wakapolresta Pati, Kompol Anwar, menerangkan bahwa lahan tersebut merupakan aset milik negara dan seluruh rangkaian proses pengajuan pembangunan telah dilengkapi dengan berkas-berkas administrasi yang sah.

Pihaknya pun telah menyampaikan dokumen-dokumen tersebut sebagai bentuk keterbukaan dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat.

“Tanah tersebut merupakan tanah negara dan seluruh proses administrasi telah dilengkapi dengan dokumen pendukung yang sah,” ujar Kompol Anwar.

Ia merinci, berkas yang telah disiapkan dan dilampirkan di antaranya adalah Surat Keterangan Bukan Aset Pemda yang dikeluarkan Bupati, Surat Keterangan Bukan Aset Pemerintah Desa Tambahmulyo dari Kepala Desa setempat, serta surat rekomendasi pembangunan Rumah Sakit dari Bupati. Selain itu, terdapat pula surat keterangan yang menyatakan tanah tersebut bukanlah aset yang sedang dalam status sengketa.

“Kemudian ada juga surat kuasa dari Kapolres kepada Kabaglog untuk pensertifikatan tanah, surat pengantar pengajuan pensertifikatan tanah, serta fotokopi sertifikat dan dokumen pendukung lainnya yang tadi pagi juga sudah dilampirkan,” lanjutnya.

Lebih jauh Kompol Anwar menjelaskan, keberadaan Rumah Sakit Bhayangkara bertingkat empat tersebut nantinya diharapkan membawa dampak positif yang besar bagi warga Tambahmulyo dan wilayah sekitarnya, baik dari sisi peningkatan akses layanan kesehatan maupun dampak perputaran ekonomi masyarakat setempat.

Sebagai bentuk pemberdayaan warga lokal, pengelolaan area parkir di lingkungan rumah sakit nantinya akan diserahkan kepada Karang Taruna maupun masyarakat sekitar.

Hal ini dilakukan agar keberadaan fasilitas kesehatan tersebut tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga membuka peluang usaha dan pendapatan bagi warga.

“Parkiran nantinya akan dikelola Karang Taruna atau masyarakat sekitar sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga Tambah Mulyo,” jelas dia.

Menyangkut keberadaan dua bangunan warung yang berada di lokasi pembangunan, Kompol Anwar menyampaikan bahwa salah satu pemiliknya sudah menyetujui proses yang berjalan.

Sementara itu, satu pemilik lainnya belum mencapai kesepakatan terkait nilai ganti rugi. Meski demikian, upaya penyelesaian masih terus dijalin melalui komunikasi agar tercapai kesepakatan terbaik bagi semua pihak.

“Penyelesaian akan dilakukan melalui kesepakatan untuk kebaikan bersama. Kami mengedepankan komunikasi agar semua pihak mendapatkan solusi yang baik,” tegasnya.

Sebelumnya, pihak Polresta Pati sempat mengajak para peserta aksi untuk melakukan pertemuan tertutup guna membahas persoalan ini secara lebih mendetail dan kondusif. Namun ajakan tersebut ditolak oleh massa aksi yang memilih menyampaikan aspirasi secara terbuka di depan gedung kepolisian.

Menanggapi penolakan itu, Kompol Anwar menegaskan bahwa tawaran audiensi di dalam ruangan bukan bertujuan untuk menutup-nutupi masalah, melainkan semata-mata demi menjaga jalannya proses penyidikan serta marwah institusi kepolisian dalam menegakkan hukum.

Ia juga menegaskan bahwa Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, tetap terbuka untuk menerima pertemuan maupun masukan dari masyarakat seputar penegakan hukum di wilayah hukumnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.639
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti komposisi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang saat ini mencapai 34 persen. Pihak legislatif mewaspadai potensi kenaikan angka tersebut jika kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu direalisasikan. Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, […]

  • Daftar Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui

    Daftar Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 259
    • 0Komentar

    EDUKASI – Daun kelor merupakan pilihan alami yang kaya manfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan menambahkan daun kelor ke dalam pola makan sehari-hari, Anda tidak hanya mendapatkan asupan nutrisi penting. Tetapi juga mendukung pencegahan berbagai penyakit. Jadikan daun kelor sebagai bagian dari gaya hidup sehat Anda untuk hidup yang lebih baik. Berikut ini redaksi Lingkar Muria merangkum […]

  • Saling Dukung Bisa Bikin Kompak

    Saling Dukung Bisa Bikin Kompak

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Chilyatus Sa’adah Menjadi satu dalam sebuah tim memang harus kompak. Untuk mencapai tujuan tim itu, kekompakan tentu bisa diwujudkan dengan adanya saling dukung antar elemen dari tim itu. Dalam bekerja maupun lainnya. Begitulah yang didapat Chilyatus Sa’adah, perempuan kelahiran Jepara, 26 Agustus 1996 saat menjadi bagian dari tim kompetisi mobil listrik maupun mobil hemat energi. […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Perda Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Garam

    DPRD Pati Prioritaskan Perda Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Garam

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PATI – Paripurna DPRD Kabupaten Pati juga membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Pelaku Usaha Perikanan dan Pergaraman. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menekankan pentingnya Raperda ini mengingat potensi besar sektor perikanan, khususnya budidaya ikan nila di daerah Tayu dan Dukuhseti, yang telah mendapat perhatian langsung dari Bupati Pati. “Untuk perikanan, jadi […]

  • Komisi C DPRD Pati Soroti Tantangan Infrastruktur: Sesuaikan Pembangunan dengan Karakter Wilayah

    Komisi C DPRD Pati Soroti Tantangan Infrastruktur: Sesuaikan Pembangunan dengan Karakter Wilayah

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.095
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Karmijan, menyoroti beragam tantangan dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai, isu-isu tersebut masih memerlukan perhatian serius serta penanganan tepat sasaran dari pihak pemerintah daerah. Menurut Karmijan, wilayah Kabupaten Pati sangat luas dan memiliki karakteristik yang beragam, mulai dari kawasan pertanian, pesisir, pusat industri kecil, hingga daerah […]

  • Hindari Pro-Kontra, Anggota DPRD Pati Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Idul Fitri

    Hindari Pro-Kontra, Anggota DPRD Pati Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.194
    • 0Komentar

    PATI – Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 H, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Joni Kurnianto mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana kondusif dan memperkuat tali persaudaraan, meskipun tengah menghadapi berbagai dinamika dalam dunia pemerintahan daerah. “Harapan kami masyarakat Pati tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Joni. Selain itu, ia juga berharap […]

expand_less