Breaking News
light_mode

DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Simbol Harmoni Manusia dan Alam

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 98.933

PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat yang senantiasa menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur melalui tradisi Sedekah Bumi.

Menurut pandangannya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi simbol nyata adanya keharmonisan antara manusia dengan Sang Pencipta serta hubungan yang selaras dengan alam semesta.

“Di tengah gempuran modernitas, desa-desa di Pati membuktikan bahwa identitas budaya lokal tetap hidup dan menjadi pemersatu warga,” ungkap dia, Minggu (17/5/2026).

Politisi yang juga menjadi anggota Komisi B DPRD Pati ini juga menekankan nilai penting dari semangat gotong royong yang tercermin dalam setiap rangkaian acara. Ia menilai antusiasme dan partisipasi warga desa yang menyatu dalam kegiatan ini sangat luar biasa dan patut diacungi jempol.

“Inilah esensi sebenarnya dari sedekah bumi, yaitu mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa syukur atas limpahan berkah serta keselamatan yang diberikan Tuhan kepada seluruh warga desa,” ungkap dia.

Salah satu desa yang baru saja melaksanakan tradisi penuh makna ini adalah Desa Tlogomojo, Kecamatan Batangan. Rangkaian ritual adat yang sarat dengan rasa syukur tersebut digelar dan dipusatkan di sejumlah punden desa setempat pada Rabu (13/5/2026) lalu.

Suasana tampak khidmat namun tetap meriah saat warga berbondong-bondong berjalan membawa berkat atau nasi tumpeng menuju lokasi punden. Kemeriahan semakin lengkap tak hanya dengan prosesi doa bersama atau bancaan, tetapi juga dihadirkan kesenian tradisional Tayub yang menghibur sekaligus melestarikan seni daerah.

Kepala Desa Tlogomojo, Khoirul Anwar, menjelaskan bahwa di wilayahnya terdapat empat lokasi punden yang menjadi pusat penghormatan sekaligus tempat ziarah mengenang jasa para leluhur atau dhanyang desa.

“Alhamdulillah, kami melaksanakan acara manganan, bancaan sedekah bumi. Di Desa Tlogomojo ini ada empat punden, yaitu Mbah Tunggul Royo, Mbah Singo Barong, Mbah Sumarni, dan Mbah Ki Gede Gomojo yang berada di wilayah Pekuwon,” terang dia.

Rangkaian prosesi bancaan dimulai dari Punden Mbah Tunggul Royo. Setelah seluruh rangkaian ibadah dan doa selesai digelar di lokasi pertama, rombongan warga kemudian bergerak bersama melanjutkan ritual serupa ke Punden Mbah Sumarni.

Khoirul menambahkan, semangat warga dalam mengikuti kegiatan ini sangatlah besar. Meski kegiatan berpusat di titik-titik lokasi tertentu, kehadiran warga mencakup seluruh elemen masyarakat yang berasal dari berbagai dukuh yang ada di wilayah desa tersebut.

“Yang ikut di sini satu desa, semuanya kompak menyatu dalam doa syukur,” imbuh dia.

Menutup rangkaian perayaan, Desa Tlogomojo juga menggelar karnaval budaya yang berlangsung pada Minggu (17/5/2026) siang, menambah semarak perayaan Sedekah Bumi tahun ini.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyingkap Keteladanan Wirausaha dari Kiai Tionghoa

    Menyingkap Keteladanan Wirausaha dari Kiai Tionghoa

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    KH Agus Sunyoto KUDUS – Diskusi bertajuk “Menggali Culture-Preneurship Kyai Telingsing: Inspirator Sunan Kudus,”digelar  Mubarok Food Delecia. Perusahaan jajanan jenang itu menggandeng Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kudus.  Sarasehan itu dilaksanakan untuk mendedahkan kembali kepada khayalak tentang keteladanan salah satu kyai yang masyhur di Kudus tersebut. Direktur Mubarok Food Delecia, Muhammad […]

  • Pansus Angket DPRD Pati: Penugasan Guru Harus Berdasarkan Aturan yang Jelas!

    Pansus Angket DPRD Pati: Penugasan Guru Harus Berdasarkan Aturan yang Jelas!

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PATI – Kebijakan penugasan guru oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, kasus yang menimpa Yuli Istianah, seorang guru Bahasa Inggris yang sempat ditugaskan di SMPN 1 Tayu sebelum ditarik kembali ke sekolah asalnya, memicu pertanyaan serius. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan keprihatinannya […]

  • Suasana bedah buku kumpulan cerpen Antawacana di SUnyi Kurusetra karya Achiar M Permana.

    Kritik Kang Putu untuk Kumcer Antawacana di Sunyi Kurusetra

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Bedah buku kumpulan cerpen Antawacana di Sunyi Kurusetra karya Achiar M Permana. Kang Putu sebagai pembedah mengkritik masih terlalu monoton cerita yang disajikan.

  • DPRD Pati Gelar Halal Bihalal 1447 H, Saling Memaafkan untuk Pemerintahan yang Lebih Baik

    DPRD Pati Gelar Halal Bihalal 1447 H, Saling Memaafkan untuk Pemerintahan yang Lebih Baik

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.669
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, bersama Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Pati menyelenggarakan acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Pati, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Ali Badrudin […]

  • Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    SOLO – Skuad Persis Solo yang bakal berlaga di Liga 2 musim ini bakal semakin kuat. Pasalnya, kesebelasan berjuluk Laskar Sambernyawa ini mendapat suntikan amunisi baru di lini tengahnya. Adalah Mohamad Dyan Aulia Burhanudin. Pesepak bola asal Kabupaten Pati ini resmi bergabung setelah meneken kontrak selama semusim baru-baru ini. Setelah resmi bergabung dengan skuad asuhan […]

  • Nama Unik Tiga Armada Damkar Pati, Ini Filosofinya

    Nama Unik Tiga Armada Damkar Pati, Ini Filosofinya

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 200
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati resmi mengoperasikan tiga unit armada pemadam kebakaran (Damkar) baru. Ketiga armada ini diberi nama oleh Bupati Pati, Sudewo, dengan mengambil nama-nama tokoh pewayangan: Ontoseno, Gatotkaca, dan Ontorejo. Bupati Pati Sudewo mengungkapkan alasan di balik pemberian nama tersebut saat diwawancarai media. “Dengan filosofi yang terkandung dalam nama-nama itu, diharapkan ketiga armada […]

expand_less