Breaking News
light_mode

Komisi IX DPR RI Dorong Perguruan Tinggi Aktif Gerakkan Germas di Daerah, Libatkan Peran Mahasiswa

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
  • visibility 99.328

REMBANG – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengajak seluruh perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) hingga ke tingkat daerah.

Dorongan ini ditegaskan sekaligus ditandai dengan penandatanganan komitmen pelaksanaan program Germas yang berlangsung di Hotel Pollos, Rembang, pada Minggu (24/5).

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyampaikan bahwa kontribusi perguruan tinggi dapat diwujudkan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian masyarakat.

Bentuk nyata yang bisa dilakukan antara lain melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tematik maupun kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Menurut Edy, kehadiran para mahasiswa diharapkan dapat menjadi mitra bagi pemerintah daerah dalam memberikan pemahaman dan edukasi kesehatan kepada masyarakat luas, sehingga tujuan dan sasaran program Germas dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh.

“Mahasiswa yang mengikuti program KKN bisa ikut mempromosikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Misalnya edukasi kesehatan hingga membantu masyarakat menciptakan rumah dengan ventilasi dan pencahayaan yang cukup,” ujarnya.

Ia juga menyoroti keberadaan Poltekkes Kemenkes Semarang yang memiliki program studi kesehatan di wilayah Blora sebagai sebuah potensi besar.

Keberadaan kampus tersebut dinilai sangat strategis dan mampu memberikan dukungan signifikan bagi berbagai program pembangunan kesehatan yang dilaksanakan di Kabupaten Rembang.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang, Dr. Bejo Santoso, menyambut baik dorongan tersebut dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh program Germas. Fokus utama dukungan ini diarahkan pada upaya penanggulangan dua masalah kesehatan utama, yaitu stunting dan penyakit tuberkulosis (TB).

Bejo menjelaskan bahwa institusinya memiliki sembilan program studi dengan lokasi kampus yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Sejak awal, mahasiswa Poltekkes telah rutin diterjunkan ke tengah masyarakat melalui kegiatan magang maupun KKN tematik di sejumlah daerah yang membutuhkan.

“Kami membantu dalam pengentasan stunting dan TB. Salah satu upaya yang dilakukan melalui program magang mahasiswa termasuk KKN tematik,” kata Bejo.

Pada tahun ini, lanjut Bejo, Poltekkes Kemenkes Semarang telah menugaskan sekitar 700 mahasiswanya untuk turun langsung ke Kabupaten Brebes, yang sebelumnya ditetapkan sebagai daerah dengan angka kasus stunting dan TB yang cukup tinggi atau zona merah.

Lebih lanjut, Bejo membuka peluang luas agar penugasan serupa juga dapat dilaksanakan di Kabupaten Rembang, terutama jika pemerintah daerah setempat membutuhkan dukungan tenaga dan ilmu pengetahuan dalam rangka mempercepat perbaikan derajat kesehatan masyarakat.

“Termasuk Rembang, bila diperlukan kami siap bergabung bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang untuk membantu mencegah stunting dan TB melalui Germas,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • KSH Sukses GelarTeknik Operasi Katarak Fakoemulsifikasi

    KSH Sukses GelarTeknik Operasi Katarak Fakoemulsifikasi

    • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) terus melakukan inovasi pelayanan kepada pasiennya. Seperti dalam penanganan pasien katarak. Kini RS KSH telah menerapkan teknik operasi katarak yang paing mutakhir, yaitu Teknik Fakoemulsifikasi. Baru-baru ini sebanyak delapan pasein berhasil dilakukan operasi katarak menggunakan Metode Fakoemulsifikasi. Direktur RS KSH, Kelvin Kurniawan menuturkan, teknik canggih tersebut […]

  • Gedung Kesenian Dikeluhkan, Begini Kondisinya

    Gedung Kesenian Dikeluhkan, Begini Kondisinya

    • calendar_month Rab, 7 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Keberadaan gedung kesenian Pati yang berada di komplek Stadion Joyokusumo mendapat sorotan. Anggota komisi D DPRD Kabupaten Pati, Jamari menyayangkan bangunan yang menelan anggaran sekitar Rp 650 juta tersebut. Sebab bangunan tersebut tak banyak berguna sebagaimana mestinya. ”Desain bangunannya boleh dibilang mengecewakan. Itu tak merepresentasikan sebuah gedung kesenian yang berfungsi sebagai […]

  • Polsek Tlogowungu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Pertunjukan Ketoprak

    Polsek Tlogowungu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Pertunjukan Ketoprak

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 235
    • 0Komentar

    PERISTIWA – Polsek Tlogowungu bersama Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Pati berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor pada sebuah pertunjukan ketoprak di Desa Tlogorejo. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 2 November 2023, sekitar pukul 22.15 WIB, di lokasi pertunjukan ketoprak Agung Budoyo turut Desa Tlogorejo. Pelaku, seorang lelaki berinisial S alias Badengak (49) warga Bangsri, […]

  • Edy Wuryanto: Jangan Biarkan Kebijakan Penonaktifan PBI JKN Rusak Target UHC Nasional

    Edy Wuryanto: Jangan Biarkan Kebijakan Penonaktifan PBI JKN Rusak Target UHC Nasional

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.301
    • 0Komentar

    REMBANG – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Sosial Republik Indonesia, untuk segera mengeluarkan kebijakan afirmatif yang ditujukan bagi kabupaten/kota yang telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC). Desakan ini muncul sebagai langkah antisipasi agar kebijakan penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN tidak justru menurunkan angka kepesertaan di daerah […]

  • DPRD Pati Dorong Pembelajaran Sejarah untuk Bangun Karakter Generasi Muda

    DPRD Pati Dorong Pembelajaran Sejarah untuk Bangun Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 235
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, menekankan pentingnya pembelajaran sejarah bagi generasi muda untuk membangun karakter dan jati diri bangsa. “Pelajaran sejarah juga bisa menumbuhkan moral dan jati diri bangsa,” ujar Muntamah. Menurutnya, mempelajari sejarah, mulai dari sebelum era kolonialisme, era pendudukan Belanda dan Jepang, awal kemerdekaan, hingga saat ini, dapat mengenalkan karakter dan sikap […]

  • MTs Salafiyah Kajen Gelar Matsama, Bentuk Generasi Unggul Berakhlak dan Berprestasi

    MTs Salafiyah Kajen Gelar Matsama, Bentuk Generasi Unggul Berakhlak dan Berprestasi

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Kajen sukses menggelar Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) tahun ajaran 2025/2026 pada Sabtu (12/7). Mengusung tema “Membentuk Generasi Unggul yang Berakhlak, Berbudaya, dan Berprestasi sebagai Bentuk Cinta kepada Madrasah,” acara yang dibuka langsung oleh Kepala Madrasah, K.H. Ahmad Ruman Masyfu’, S.H., M.Si., berlangsung lancar di halaman madrasah. Matsama yang […]

expand_less