Breaking News
light_mode

Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 24.838

PATI – Rencana pembangunan museum cagar budaya yang digagas oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, meminta agar gagasan tersebut dikaji lebih dalam, terutama terkait seberapa mendesak keberadaan fasilitas tersebut dibutuhkan saat ini.

Joni menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan penjelasan mendetail mengenai tujuan dibangunnya museum serta dampak manfaat yang akan dirasakan langsung oleh warga Kabupaten Pati. Oleh karena itu, ia berharap ada penjelasan lebih lanjut terkait hal tersebut.

“Urgensi museum itu untuk apa harus dilihat dulu tingkat urgensinya. Kami belum tahu, saya juga ingin tahu dulu,” ujar Joni.

Politisi ini juga menegaskan bahwa jika proyek ini memerlukan alokasi dana yang sangat besar, maka rencananya sebaiknya disisihkan atau ditunda terlebih dahulu.

Pasalnya, masih terdapat banyak kebutuhan pembangunan lain yang dinilai lebih mendesak dan harus diutamakan penggunaan anggarannya.

“Kalau biayanya mahal ya jangan dulu. Kalau hanya memanfaatkan (bekas kantor satpol) biaya sedikit tidak masalah. Tapi kalau biayanya banyak janganlah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Joni menyoroti kondisi infrastruktur daerah yang saat ini masih memerlukan perhatian serius. Ia menyebutkan bahwa banyak ruas jalan di Pati yang rusak dan butuh perbaikan segera, serta berbagai program pembangunan lain yang lebih menyentuh kepentingan masyarakat luas.

“Masih banyak jalan yang rusak harus diprioritaskan dulu. Masih banyak pembangunan yang diperlukan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Plt Bupati Risma Ardhi Chandra telah mengusulkan pembangunan museum cagar budaya yang nantinya akan ditempatkan di bekas gedung Kantor Satpol PP Kabupaten Pati. Rencana ini digulirkan sebagai upaya melestarikan nilai sejarah dan kekayaan budaya daerah.

Dijelaskan pula bahwa Pati memiliki kekayaan benda-benda bersejarah yang jumlahnya cukup signifikan, sehingga memerlukan wadah khusus untuk menjaga dan merawatnya.

Ke depannya, museum ini diharapkan dapat berfungsi sebagai sarana edukasi sekaligus destinasi wisata terpadu, yang letaknya berdekatan dengan kawasan pendopo yang selama ini sudah sering digunakan sebagai lokasi kegiatan belajar di luar kelas bagi pelajar sekolah.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Grobogan Soroti Empati Tenaga Kesehatan di RSUD, Edy Wuryanto Siap Tindak Lanjuti

    Warga Grobogan Soroti Empati Tenaga Kesehatan di RSUD, Edy Wuryanto Siap Tindak Lanjuti

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 240
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menerima sejumlah aspirasi dari warga terkait pelayanan di RSUD Grobogan saat melakukan advokasi dan sosialisasi pengembangan pelayanan kesehatan rujukan Desa Pakis, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, pada hari Minggu (12/10). Warga mengapresiasi peningkatan fasilitas dan akses layanan, namun kualitas pelayanan tenaga kesehatan dinilai masih perlu ditingkatkan. Menurut […]

  • Jelang Pilgub PKS Panaskan Mesin, Dukung Penuh Dirman-Ida

    Jelang Pilgub PKS Panaskan Mesin, Dukung Penuh Dirman-Ida

    • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    DILANTIK : Tim pemenangan untuk pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah dikukuhkan di Rumah Khidmat berbarengan dengan agenda Rakerda DPD PKS Kabupaten Pati sore kemarin. Lingkar Muria, PATI – Jelang pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah pada pertengahan tahun mendatang, DPD PKS Kabupaten Pati turut memanaskan mesin partai untuk memenangkan pasangan nomor urut dua Sudirman Said […]

  • Ingin Rasakan Sensasi Muncak

    Ingin Rasakan Sensasi Muncak

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Ariska Elviyana Berlibur selalu menjadi agenda wajib Ariska Elviyana. Apalagi perempuan kelahiran Pati, 12 April 1999 ini sudah mulai bekerja. Kesibukan pekerjaan itulah yang menjadikan alasan berlibur selalu menjadi agenda wajib. Berlibur bagi Ariska merupakan caranya menyegarkan pikiran. ”Penat kerja ya mesti berlibur, itu wajib. Bahkan sejak sekolah dulu, ketika penat menghadapi berbagai macam mata […]

  • Gembiranya Siswa MI Miftahul Huda Tegalsambi Gelar Fun Camping

    Gembiranya Siswa MI Miftahul Huda Tegalsambi Gelar Fun Camping

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kegembiraan anak-anak MIMiftahul Huda Tegalsambi saat acara Fun Camping Acara Fun Camping digelar MI Miftahul Huda Tegalsambi. Anak-anak tampak senang dengan kegiatan rutin tahunan setelah pelaksanaan ujian akhir semesteran ini. Acara ini menjadi momen mendidik anak untuk mandiri sekaligus berlatih kerjasama dalam satu kelompok.   JEPARA – Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Miftahul Huda Tegalsambi Tahunan Jepara menggelar […]

  • Warga Pati Menanti Garudafood dan Dua Kelinci Sponsor Utama Persipa

    Warga Pati Menanti Garudafood dan Dua Kelinci Sponsor Utama Persipa

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

      Para pemain Persipa Pati di Liga 3 nasional musim 2021/2022 Setelah tampil apik di Liga 3 musim 2021/2022 dan memastikan diri promosi ke Liga 2, warga Kabupaten Pati menaruh harapan besar perusahaan-perusahaan besar di kota ini bisa menjadi sponsor utama klub Persipa Pati. Seperti Dua Kelinci dan Garudafood. PATI – Penampilan Persipa Pati cukup […]

  • Sosialisasi Bangga Kencana, Edy Wuryanto Ingatkan Risiko Nikah Dini dan Stunting

    Sosialisasi Bangga Kencana, Edy Wuryanto Ingatkan Risiko Nikah Dini dan Stunting

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 940
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, kembali menegaskan pentingnya pencegahan pernikahan dini dalam upaya menurunkan angka stunting di Indonesia. Penegasan ini disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Program Bangga Kencana di GOR Tlogomulyo, Kecamatan Kedungjati, Grobogan. Dalam acara tersebut, Edy Wuryanto menyampaikan bahwa pernikahan usia dini memiliki dampak serius terhadap kesehatan perempuan dan bayi […]

expand_less