Breaking News
light_mode

Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 24.874

PATI – Rencana pembangunan museum cagar budaya yang digagas oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, meminta agar gagasan tersebut dikaji lebih dalam, terutama terkait seberapa mendesak keberadaan fasilitas tersebut dibutuhkan saat ini.

Joni menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan penjelasan mendetail mengenai tujuan dibangunnya museum serta dampak manfaat yang akan dirasakan langsung oleh warga Kabupaten Pati. Oleh karena itu, ia berharap ada penjelasan lebih lanjut terkait hal tersebut.

“Urgensi museum itu untuk apa harus dilihat dulu tingkat urgensinya. Kami belum tahu, saya juga ingin tahu dulu,” ujar Joni.

Politisi ini juga menegaskan bahwa jika proyek ini memerlukan alokasi dana yang sangat besar, maka rencananya sebaiknya disisihkan atau ditunda terlebih dahulu.

Pasalnya, masih terdapat banyak kebutuhan pembangunan lain yang dinilai lebih mendesak dan harus diutamakan penggunaan anggarannya.

“Kalau biayanya mahal ya jangan dulu. Kalau hanya memanfaatkan (bekas kantor satpol) biaya sedikit tidak masalah. Tapi kalau biayanya banyak janganlah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Joni menyoroti kondisi infrastruktur daerah yang saat ini masih memerlukan perhatian serius. Ia menyebutkan bahwa banyak ruas jalan di Pati yang rusak dan butuh perbaikan segera, serta berbagai program pembangunan lain yang lebih menyentuh kepentingan masyarakat luas.

“Masih banyak jalan yang rusak harus diprioritaskan dulu. Masih banyak pembangunan yang diperlukan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Plt Bupati Risma Ardhi Chandra telah mengusulkan pembangunan museum cagar budaya yang nantinya akan ditempatkan di bekas gedung Kantor Satpol PP Kabupaten Pati. Rencana ini digulirkan sebagai upaya melestarikan nilai sejarah dan kekayaan budaya daerah.

Dijelaskan pula bahwa Pati memiliki kekayaan benda-benda bersejarah yang jumlahnya cukup signifikan, sehingga memerlukan wadah khusus untuk menjaga dan merawatnya.

Ke depannya, museum ini diharapkan dapat berfungsi sebagai sarana edukasi sekaligus destinasi wisata terpadu, yang letaknya berdekatan dengan kawasan pendopo yang selama ini sudah sering digunakan sebagai lokasi kegiatan belajar di luar kelas bagi pelajar sekolah.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Hasil Akhir, Pengalaman Bertanding Lebih Penting

    Bukan Hasil Akhir, Pengalaman Bertanding Lebih Penting

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Presiden Persijap berfoto bersama para pemain Persipura Jayapura. FOTO :  Persijap Jepara Persijap babak belur menghadapi Persipura di laga persahabatan Sabtu (2/3/2019) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Laskar Kalinyamat dihajar 4 gol tanpa balas oleh Boaz Salosa dan kawan-kawan. Meski begitu, pelatih caretaker Persijap Fabio Oliviera tak ambil pusing dengan hasil akhir pertandingan tersebut. ”Kami […]

  • Peduli Abrasi, Kodim Pati Tanam 1500 Mangrove

    Peduli Abrasi, Kodim Pati Tanam 1500 Mangrove

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Dandim Letkol Arm Arief Darmawan ikut menanam mangrove PATI – Jajaran Kodim  0718/Pati turut peduli dengan ancaman abrasi, untuk itu mereka terlibat langsung melakukan penanaman bibit mangrov di sepanjang Pantai Desa Margomulyo Kecamatan Tayu Kabupaten Pati Senin (25/3/2019) kemarin. Total ada 1500 bibit yang ditanam prajurit angkatan darat ini. Penanaman mangrove dengan menggandeng masyarakat dan […]

  • Satgas Anti Balap Liar: Langkah Nyata dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Jepara

    Satgas Anti Balap Liar: Langkah Nyata dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Jepara

    • calendar_month Sel, 18 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 200
    • 0Komentar

    JEPARA – Balap liar yang dilakukan oleh remaja di Jalan Raya Rengging – Ngabul, Pecangaan, Jepara, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat. Pada Sabtu (15/6/2024) malam, warga Desa Rengging hingga Desa Troso menunjukkan penolakan mereka terhadap balap liar yang mengganggu ketenangan dengan kebisingan knalpot brong kendaraan para pembalap jalanan. Sebagai respons terhadap masalah ini, […]

  • Plesiran ke Gunung Menyegarkan Badan dan Fikiran

    Plesiran ke Gunung Menyegarkan Badan dan Fikiran

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Windi saat berpose dengan latar pegunungan di kawasan wisata Umbul Sidomukti  SEMARANG – Akhir pekan dimanfaatkan Windi Febriani dengan liburan. Gadis yang baru lulus jenjang SMA ini memilih wisata alam gunung sebagai pilihan melepas penatnya. Hari Sabtu (7/11/2020) kemarin cuaca cerah di sekitar wilayah Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Langit terlihat membiru dengan paduan gumpalan awan. […]

  • Stadion Joyokusumo akan menjadi tempat Salat Id warga Muhamadiyah di Kota Pati

    PDM Muhammadiyah Pati Umumkan Lokasi Salat Idul Fitri 1447 H di Seluruh Kecamatan

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 3.595
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pati resmi mengumumkan daftar lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan digelar pada Jumat, 20 Maret 2026. Pengumuman tersebut mencakup sejumlah titik pelaksanaan di berbagai kecamatan di Kabupaten Pati, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) setempat. Selain lokasi, turut disampaikan pula nama imam dan khotib yang […]

  • Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

    Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 345
    • 0Komentar

    PATI – Wilayah pesisir di Pati Utara menyimpan kekayaan kuliner khas yang menggugah selera. Di antaranya adalah pecok cambah dan docang pe, dua sajian tradisional yang unik dan jarang ditemukan di daerah lain. Kedua hidangan ini menawarkan cita rasa yang berbeda dari masakan khas Lebaran seperti opor atau semur yang biasanya berbahan santan. Pecok cambah […]

expand_less