Breaking News
light_mode

Full Menyerang Persijap Gagal Kalahkan Persela Lamongan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
  • visibility 266
Statistik pertandingan yang seharusnya membuat Persijap Jepara menang minimal 3 gol lebih.


Tampil agresif sepanjang 90 menit tidak mampu membuat Persijap Jepara mengamankan poin penuh di kandangnya. Bahkan hampir saja tim tamu Persela Lamongan membikin malu Laskar Kalinyamat.

JEPARA – Data statistik di akhir pertandingan menunjukkan dominasi Persijap Jepara atas Persela Lamongan, Sabtu (1/10/2022) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. Tapi hanya hasil seri yang didapat. 

Total Persijap menguasai ball possessions 62 persen, 8 tendangan mengarah ke gawang, dan 7 tendangan melenceng, serta 12 sepak pojok. Sedangkan Persela Lamongan tampil efektif dengan 3 tembakan mengarah ke gawang dan 1 tembakan melenceng, Persela hanya dapat 1 kali sepak pojok.

Bahkan dua kali tuan rumah harus tertinggal. Persela terlebih dulu unggul menit ke-27 melalui Rizqi Utomo, Persijap kemudian membalas melalui gol Indra Arya menit ke-33. Setelah itu Zulham Zamrun membawa Persela kembali unggul pada menit ke-52. Beruntung serangan bertubi-tubi anak-anak Jepara akhirnya membuahkan hasil, pada menit ke-82 Rendy Setiawan berhasil menyamakan kedudukan. Persijap Jepara selamat dari kekalahan. 

Dengan hasil ini, Laskar Kalinyamat terhitung tidak bisa memaksimalkan laga kandangnya, karena dari 4 pertandingan hanya 2 kemenangan, sisanya 1 kali kalah dan 1 kali seri. 

Meskipun mendominasi pertandingan, permainan anak asuh coach Salahudin masih belum memuaskan. Yang paling menonjol adalah lini serang. Banyak peluang yang belum dimaksimalkan menjadi gol tentu menjadi sebuah kerugian besar. Selain itu lini tengah juga terlihat masih belum maksimal utamanya dalam mengalirkan bola-bola ke kotak penalti lawan. 

Karena itu harus ada evaluasi serius dari tim pelatih, agar kemenangan demi kemenangan berhasil didapatkan kembali. Sebab jika ingin bertahan di papan atas, Persijap harus bisa menang dan menang. Karena jarak poin antar tim sangat ketat. (ars) 

  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kritik Tuding Menuding Sesat Beragama Kita

    Kritik Tuding Menuding Sesat Beragama Kita

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Lampu temaram menyinari Gedung FKIP Universitas Muria Kudus, Sabtu (18/5/2019) malam. Hari itu sedang berlangsung pementasan teater oleh kelompok Tetater Gerak 11. Lakon yang dibawakan adalah Masjid Tanpa Sujud, karya Habib Anis Sholeh Ba’asyin. Budayawan dari Bumi Mina Tani. Masjid Tanpa Sujud merupakan refleksi diri, melihat kekacauan antar kelompok. Dimana masing-masing kelompok menganggap dirinya paling […]

  • Ikan lele/ INSTAGRAM 

    Manfaat Mengkonsumsi Ikan Lele: Kaya Nutrisi dan Kesehatan yang Terjamin

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Ikan lele/ INSTAGRAM Mengkonsumsi ikan lele dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan dan nutrisi yang penting bagi tubuh, ikan lele adalah pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh. Pastikan untuk memasak ikan lele dengan cara yang sehat seperti dipanggang, direbus, atau dikukus untuk memaksimalkan manfaatnya. Ikan lele adalah salah satu jenis ikan air tawar yang […]

  • Nawal Arafah Ajak Perempuan Miliki Growth Mindset untuk Bangun Peradaban

    Nawal Arafah Ajak Perempuan Miliki Growth Mindset untuk Bangun Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    KUDUS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, menekankan peran penting perempuan dalam pendidikan karakter anak di tengah tantangan dunia digital yang kompleks. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber Kajian Wanita bertema “Perempuan Sholihah Sebagai Fondasi Karakter dan Madrasah Peradaban” di Gedung Madrasah TBS, Kabupaten Kudus, […]

  • Siti Subiati Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Pati, Langkah Strategis Ikuti Arahan KPK

    Siti Subiati Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Pati, Langkah Strategis Ikuti Arahan KPK

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.248
    • 0Komentar

    PATI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, secara resmi melantik Siti Subiati sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Pati. Acara pelantikan berlangsung di Ruang Pringgitan Pendopo Kabupaten Pati pada Kamis (21/5), setelah pengangkatan ini mendapat persetujuan resmi dari Gubernur Jawa Tengah sebagaimana tertuang dalam Surat Nomor 800.1.3.3/1183. Penunjukan ini merupakan langkah […]

  • DPRD Pati: Penguatan Kelembagaan Kunci Agar Satpol PP, Damkar dan Linmas Bekerja Profesional

    DPRD Pati: Penguatan Kelembagaan Kunci Agar Satpol PP, Damkar dan Linmas Bekerja Profesional

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.617
    • 0Komentar

    PATI – Peringatan hari jadi Satpol PP, Damkar, dan Linmas diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial belaka, namun mampu menjadi momen untuk merenung sekaligus mengevaluasi kinerja dan pengabdian mereka selama ini. Ketiga unsur tersebut memiliki peran vital dalam memelihara ketertiban umum serta memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh […]

  • DPRD Pati : Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Kunci Kemajuan Daerah

    DPRD Pati : Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Kunci Kemajuan Daerah

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.073
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menegaskan komitmennya dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat. Hardi, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, menggarisbawahi bahwa penanganan kemiskinan ekstrem merupakan faktor utama yang menentukan perkembangan daerah. “Penanggulangan kemiskinan harus didorong melalui kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya. Menurutnya, pemberian bantuan sosial yang tepat sasaran, penguatan ekonomi […]

expand_less