Breaking News
light_mode

Full Menyerang Persijap Gagal Kalahkan Persela Lamongan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
  • visibility 188
Statistik pertandingan yang seharusnya membuat Persijap Jepara menang minimal 3 gol lebih.


Tampil agresif sepanjang 90 menit tidak mampu membuat Persijap Jepara mengamankan poin penuh di kandangnya. Bahkan hampir saja tim tamu Persela Lamongan membikin malu Laskar Kalinyamat.

JEPARA – Data statistik di akhir pertandingan menunjukkan dominasi Persijap Jepara atas Persela Lamongan, Sabtu (1/10/2022) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. Tapi hanya hasil seri yang didapat. 

Total Persijap menguasai ball possessions 62 persen, 8 tendangan mengarah ke gawang, dan 7 tendangan melenceng, serta 12 sepak pojok. Sedangkan Persela Lamongan tampil efektif dengan 3 tembakan mengarah ke gawang dan 1 tembakan melenceng, Persela hanya dapat 1 kali sepak pojok.

Bahkan dua kali tuan rumah harus tertinggal. Persela terlebih dulu unggul menit ke-27 melalui Rizqi Utomo, Persijap kemudian membalas melalui gol Indra Arya menit ke-33. Setelah itu Zulham Zamrun membawa Persela kembali unggul pada menit ke-52. Beruntung serangan bertubi-tubi anak-anak Jepara akhirnya membuahkan hasil, pada menit ke-82 Rendy Setiawan berhasil menyamakan kedudukan. Persijap Jepara selamat dari kekalahan. 

Dengan hasil ini, Laskar Kalinyamat terhitung tidak bisa memaksimalkan laga kandangnya, karena dari 4 pertandingan hanya 2 kemenangan, sisanya 1 kali kalah dan 1 kali seri. 

Meskipun mendominasi pertandingan, permainan anak asuh coach Salahudin masih belum memuaskan. Yang paling menonjol adalah lini serang. Banyak peluang yang belum dimaksimalkan menjadi gol tentu menjadi sebuah kerugian besar. Selain itu lini tengah juga terlihat masih belum maksimal utamanya dalam mengalirkan bola-bola ke kotak penalti lawan. 

Karena itu harus ada evaluasi serius dari tim pelatih, agar kemenangan demi kemenangan berhasil didapatkan kembali. Sebab jika ingin bertahan di papan atas, Persijap harus bisa menang dan menang. Karena jarak poin antar tim sangat ketat. (ars) 

  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Revitalisasi Jalur Kereta Api

    DPRD Pati Dorong Revitalisasi Jalur Kereta Api

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, mendesak revitalisasi jalur kereta api di wilayah Pati. Menurutnya, revitalisasi ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan kementerian. “Kita sudah ada setplay, kalau revitalisasi kereta api kita menunggu kolaborasi antara pemda, pemprov, juga kementrian,” ujarnya. Danu menekankan pentingnya revitalisasi jalur kereta […]

  • DPRD Pati Dorong Kemajuan Sektor UMKM Melalui Kecanggihan Teknologi Digital

    DPRD Pati Dorong Kemajuan Sektor UMKM Melalui Kecanggihan Teknologi Digital

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 595
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat, khususnya kaum muda di Kabupaten Pati untuk berwirausaha, sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) semakin mendapat perhatian. Anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong kemajuan UMKM di wilayah tersebut. “Kami mendorong para pelaku UMKM di Kabupaten Pati untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi yang […]

  • Daftar Pemain Baru Persijap Jepara, Ada Pemain Timnas

    Daftar Pemain Baru Persijap Jepara, Ada Pemain Timnas

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Arya Putra Gerryan rekrutan baru Persijap/@persijap_jepara SOLO – Persijap Jepara mendapat tambahan amunisi. Total ada tiga pemain baru yang telah resmi dikenalkan oleh manajemen. Salah satu pemain pernah menjadi bagian timnas kelompok umur. Tiga pemain itu adalah M Faturahman. Pemain ini berposisi sebagai sayap kanan/kiri. Pemain kelahiran 2000 ini berasal dari Borneo FC. Pemain kedua […]

  • Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 218
    • 0Komentar

    JEPARA – Situasi sulit dialami Persijap Jepara untuk menjaga asa promosi ke Liga 1. Ada berlapis rintangan yang harus disingkirkan sendiri. Tanpa mengharap “bantuan” dari pihak lain. Ya itulah yang dialami oleh tim berjuluk Laskar Kalinyamat jelang laga pemungkas babak 8 besar menghadapi Persela Lamongan pada Selasa 18 Februari 2025. Persijap Jepara harus menentukan nasibnya […]

  • Bupati Pati Tekankan Kesiapsiagaan DPUTR Hadapi Bencana 

    Bupati Pati Tekankan Kesiapsiagaan DPUTR Hadapi Bencana 

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 226
    • 0Komentar

    PATI  – Bupati Pati, Sudewo, Senin (28/4/2025), memberikan pengarahan kepada seluruh staf Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati di Aula DPUTR. Pengarahan tersebut dihadiri oleh Kepala DPUTR, Riyoso, pejabat struktural, dan seluruh staf DPUTR. Sudewo menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan responsivitas staf DPUTR, terutama dalam menghadapi kondisi darurat seperti banjir atau kerusakan jalan. […]

  • LDJ Ajari Pelajar NU Jati Tangkal Bahaya Radikalisme

    LDJ Ajari Pelajar NU Jati Tangkal Bahaya Radikalisme

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Dokumentasi PAC IPNU IPPNU Jati-Kudus Lingkar Muria, KUDUS – Dengan memiliki pemikiran yang kritis dan berimbang, peserta Latihan Dasar Jurnalistik (LDJ) IPNU dan IPPNU Jati diharapkan menjadi generasi yang anti radikalisme. Hal ini dikemukakan M. Farid dalam materi berita yang disampaikannya kemarin, di TPQ Al Qudsy Jetiskapuan. ”Kebanyakan, pemikiran radikal itu lahir dari propaganda media. […]

expand_less