Breaking News
light_mode

Festival Wulan Merindu di Bendungan Wilalung yang Syahdu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 27 Nov 2019
  • visibility 338

Suasana asik di bendungan tua
FOTO Instagram Bidadari Kota Kudus

Di bawah gagah bendungan bangunan Belanda,
gadis-gadis muda itu berlenggak-lenggok manja. Menguarkan pesona kecantikan
diri. Melengkapi eksotisnya Bendungan Wilalung kala senja.

KUDUS – Ratusan warga dari Desa Babalan,
Kecamatan Undaan dan sekitarnya memenuhi Bendungan Wilalung
, Sabtu (23/11/2019). Mereka menikmati suguhan acara yang bertajuk “Wulan Merindu”.

Acara ini
khusus dibikin anak-anak muda di Undaan.
 Mereka
ingin
mengenalakan kembali bendungan
tertua di Kabupaten Kudus
itu.

Kemeriahaan
acara ini diawali
dengan Fashion
Show
. Pesertanya
belasan
. Mereka
datang dari
Kudus, Jepara, Demak, dan Pati. Mereka
melenggak-lenggok
di balik bangunan
bendungan yang menjulang tinggi
dengan sembilan
pintu ini.

Kami sengaja
membuat acara di lokasi Bendungan Wilalung
,
dengan harapan bisa memperkenalkan
bangunan
bersejarah ini sebagai
objek wisata itu kepada khalayak luas. Sebab,
sejauh ini, Bendungan Wilalung hanya dikenal sebagai bendungan biasa yang kerap
dijadikan masyarakat untuk menggembala
,” kata
Tri Sindu, ketua panitia kegiatan ini.

Padahal, Bendungan Wilalung
memiliki daya pikat cukup kuat.
Bendungan ini
memiliki semacam padang sabana
hijau yang membentang luas di
sepanjang
sungai yang menjadi penanda batas antara Kabupaten Demak dan Kabupaten Kudus. Dan
senja adalah
saat tepat
untuk menikmati suasana
di alam lepas itu.

”Dengan acara ini kami
berupaya untuk memperkenalkan Bendungan Wilalung sebagai objek wisata
alternatif yang sebenarnya tak kalah dengan objek-objek wisata lainnya,”
imbuhnya.  
bendungan wilalung menjadi tempat menggelar festival
Gadis-gadis mempesona di Bendungan Wilalung

Selain Fashion Show, dalam acara yang dihelat selama semalam itu juga
terdapat penampilan sejumlah
grub band
dengan berbagai genre dari dalam dan
luar Kudus. Bukan hanya itu, di tengah malamnya, terdapat festival lampion.
Sedikitnya ada 200 lampion yang diterbangkan oleh pengunjung malam itu.
 (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Lab Temukan E. Coli dan Bacillus, DPRD Pati Kawal Tindak Lanjut Keracunan MBG di Gembong

    Hasil Lab Temukan E. Coli dan Bacillus, DPRD Pati Kawal Tindak Lanjut Keracunan MBG di Gembong

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.602
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 1 menunjukkan adanya sejumlah bakteri. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan bakteri Escherichia coli (E. coli), Bacillus sp, dan Bacillus cereus pada sampel menu nasi bakar serta […]

  • Anggota DPRD Pati Sudi Rustanto Dukung Pelestarian Budaya Tradisi Sedekah Laut di Juwana

    Anggota DPRD Pati Sudi Rustanto Dukung Pelestarian Budaya Tradisi Sedekah Laut di Juwana

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Sedekah Laut kembali digelar dengan penuh khidmat dan kemeriahan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 2 Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati (13/4/2025). Acara yang merupakan warisan budaya turun-temurun ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat serta dukungan penuh dari anggota DPRD Kabupaten Pati. Sudi Rustanto, anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PDIP […]

  • 21 Rumah Rusak di Desa Kebowan Akibat Puting Beliung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

    21 Rumah Rusak di Desa Kebowan Akibat Puting Beliung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.392
    • 0Komentar

    PATI — Angin puting beliung tiba-tiba menerjang Desa Kebowan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Bencana alam mendadak ini menyebabkan kerusakan pada atap dan genting 21 rumah warga di beberapa RT, dengan total estimasi kerugian materiil mencapai sekitar Rp30 juta. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. Peristiwa ini bermula […]

  • Persipa Pati Nih Bos! Datang Diintimidasi, Pulang Bawa 3 Poin

    Persipa Pati Nih Bos! Datang Diintimidasi, Pulang Bawa 3 Poin

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 346
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati berhasil meraih kemenangan yang mengejutkan saat melawan tuan rumah Sulut United di Stadion Klabat pada sore hari kemarin (27/1). Pertandingan berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Laskar Saridin. Kemenangan ini juga membuka peluang bagi Persipa Pati untuk bertahan di Liga 2 semakin lebar. Saat ini, kedua tim memiliki koleksi 7 poin […]

  • Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama Dilepas dengan Tradisi Pedang Pora

    Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama Dilepas dengan Tradisi Pedang Pora

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menggelar tradisi pedang pora untuk melepas Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, S.I.K., M.H., yang mendapat tugas baru sebagai Direktur Lalu Lintas Polda Kepulauan Riau. Acara penuh haru ini berlangsung Jumat (18/4/2025), dihadiri pejabat utama, personel, PNS, dan purnawirawan Polri. Pengalungan bunga dan penyerahan buket bunga kepada Kombes Andhika dan istri menambah […]

  • Setelah Imbang di Kandang, Persijap Bertekad Raih Poin Penuh saat Lawan PSIM Yogyakarta

    Setelah Imbang di Kandang, Persijap Bertekad Raih Poin Penuh saat Lawan PSIM Yogyakarta

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.961
    • 0Komentar

    JEPARA – Laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/26 antara Persijap Jepara dan Persis Solo berakhir dengan skor imbang 0-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada malam Kamis (5/3). Upaya Laskar Kalinyamat untuk meraih kemenangan penuh ternyata tidak tercapai. Meskipun hasilnya belum sesuai harapan, pelatih Persijap Jepara Mario Lemos memberikan apresiasi pada performa timnya. […]

expand_less