Breaking News
light_mode

Festival Wulan Merindu di Bendungan Wilalung yang Syahdu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 27 Nov 2019
  • visibility 286

Suasana asik di bendungan tua
FOTO Instagram Bidadari Kota Kudus

Di bawah gagah bendungan bangunan Belanda,
gadis-gadis muda itu berlenggak-lenggok manja. Menguarkan pesona kecantikan
diri. Melengkapi eksotisnya Bendungan Wilalung kala senja.

KUDUS Ratusan warga dari Desa Babalan,
Kecamatan Undaan dan sekitarnya memenuhi Bendungan Wilalung
, Sabtu (23/11/2019). Mereka menikmati suguhan acara yang bertajuk “Wulan Merindu”.

Acara ini
khusus dibikin anak-anak muda di Undaan.
 Mereka
ingin
mengenalakan kembali bendungan
tertua di Kabupaten Kudus
itu.

Kemeriahaan
acara ini diawali
dengan Fashion
Show
. Pesertanya
belasan
. Mereka
datang dari
Kudus, Jepara, Demak, dan Pati. Mereka
melenggak-lenggok
di balik bangunan
bendungan yang menjulang tinggi
dengan sembilan
pintu ini.

Kami sengaja
membuat acara di lokasi Bendungan Wilalung
,
dengan harapan bisa memperkenalkan
bangunan
bersejarah ini sebagai
objek wisata itu kepada khalayak luas. Sebab,
sejauh ini, Bendungan Wilalung hanya dikenal sebagai bendungan biasa yang kerap
dijadikan masyarakat untuk menggembala
,” kata
Tri Sindu, ketua panitia kegiatan ini.

Padahal, Bendungan Wilalung
memiliki daya pikat cukup kuat.
Bendungan ini
memiliki semacam padang sabana
hijau yang membentang luas di
sepanjang
sungai yang menjadi penanda batas antara Kabupaten Demak dan Kabupaten Kudus. Dan
senja adalah
saat tepat
untuk menikmati suasana
di alam lepas itu.

”Dengan acara ini kami
berupaya untuk memperkenalkan Bendungan Wilalung sebagai objek wisata
alternatif yang sebenarnya tak kalah dengan objek-objek wisata lainnya,”
imbuhnya.  
bendungan wilalung menjadi tempat menggelar festival
Gadis-gadis mempesona di Bendungan Wilalung

Selain Fashion Show, dalam acara yang dihelat selama semalam itu juga
terdapat penampilan sejumlah
grub band
dengan berbagai genre dari dalam dan
luar Kudus. Bukan hanya itu, di tengah malamnya, terdapat festival lampion.
Sedikitnya ada 200 lampion yang diterbangkan oleh pengunjung malam itu.
 (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Single Gusti Allah Mboten Sare, Persembahan untuk Bangsa Indonesia

    Single Gusti Allah Mboten Sare, Persembahan untuk Bangsa Indonesia

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Video klip Gusti Allah Mboten Sare  Gusti Allah mboten sare.. Kito sedoyo ingkang supe.. Teng donya mung mampir ngombe.. kados ngimpi sak kedepan wae.. Lirik itu menjadi penggalan dari lagu terbaru Sampak GusUran yang diberi judul “Gusti Allah Mboten Sare”. Selain dimainkan secara live, peluncuran single itupun dilakukan dengan memutarkan video klip yang telah diunggah […]

  • Stop kekerasan terhadap jurnalis.

    KKJ Jateng DIY Kecam Arogansi Ormas, Intimidasi Jurnalis Tribun Jateng di Kudus

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Peristiwa intimidasi yang menimpa seorang jurnalis di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kudus dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya di Desa Demaan, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendapat perhatian luas. Sejumlah pihak mengecam tindakan intimidasi tersebut, dan menyebut hal itu berpotensi melanggar UU Pers. Hal itu terungkap dalam siaran pers dari […]

  • Hindari Pungli Sertifikat Tanah, Begini Caranya

    Hindari Pungli Sertifikat Tanah, Begini Caranya

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    rimanews.com Lingkar Muria, REMBANG – Pemerintah desa didorong menetapkan biaya pengurusan sertifikat tanah di luar program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Penetapan biaya itu untuk menghindari pungutan liar bagi warga pemohon program tersebut. Bupati Rembang Abdul Hafidz mengakui program Prona memang belum bisa mengakomodir keinginan masyarakat yang akan mengurus sertifikat tanah. Namun, setiap tahun pemerintah […]

  • Jelang Lebaran, DPRD Pati Minta Pemkab Segera Tangani Jalan Rusak dan Drainase

    Jelang Lebaran, DPRD Pati Minta Pemkab Segera Tangani Jalan Rusak dan Drainase

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.972
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti kondisi ruas jalan yang rusak di sejumlah wilayah daerahnya, dengan mengingatkan pentingnya penanganan segera agar tidak mengganggu pergerakan masyarakat, terutama menjelang momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Oleh karena itu, pihak DPRD Kabupaten Pati mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Medali Emas di Kompetisi Internasional

    Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Medali Emas di Kompetisi Internasional

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PATI – Lima siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, telah meraih prestasi gemilang di tingkat internasional. Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Yoga Dimas Saputra, Dwi Erfiyan Sadewa, Achmad Najmi Zidan, dan Muhammad Jihaduddin Lathif, yang duduk di kelas XI dan XII, berhasil menyabet medali emas pada Asean Innovative Science, Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2024. […]

  • Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto Harap Pengisian Perangkat Desa Tak Dimanfaatkan Oknum 

    Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto Harap Pengisian Perangkat Desa Tak Dimanfaatkan Oknum 

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Kembalinya pengisian perangkat desa menjadi kewenangan pihak desa merupakan dorongan dari DPRD Pati. Diharapkan dengan kewenangan penuh itu pihak pemerintah desa dapat lebih leluasa dan mantap dalam memilih perangkat desanya masing-masing. “Supaya desa ini lebih mantap mencari perangkat desanya, harapannya jangan sampai ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” papar anggota DPRD Pati […]

expand_less