Breaking News
light_mode

DPRD Pati Minta Sungai Selok Segera Dikeruk, Pengairan Lahan Warga Terganggu

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
  • visibility 102.144

PATI – Kondisi Sungai Selok yang berada di Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, menjadi perhatian DPRD Pati. Debit air yang menyusut ditambah pendangkalan sungai mulai berdampak terhadap kebutuhan pengairan lahan pertanian dan tambak milik masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Pati, Haryono, meminta pemerintah daerah segera melakukan langkah penanganan, salah satunya melalui normalisasi sungai. Menurutnya, keberadaan Sungai Selok cukup vital karena menjadi salah satu sumber pengairan bagi petani di sejumlah desa di Kecamatan Juwana.

“Sungai Selok ini sangat penting. Fungsinya untuk kebutuhan petani di beberapa desa di Kecamatan Juwana. Kalau kering, dampaknya luas,” ujar Haryono.

Haryono menjelaskan, kondisi kemarau yang berlangsung panjang membuat ketersediaan air untuk lahan pertanian dan tambak semakin terbatas. Di sisi lain, sedimentasi yang menyebabkan sungai mengalami pendangkalan turut mempersempit kapasitas aliran.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat kegiatan pertanian dan usaha tambak, termasuk tambak ikan maupun garam. Dampaknya pun berpotensi dirasakan masyarakat yang mengandalkan sektor tersebut sebagai sumber penghasilan.

“Para petani tambak, garam, dan ikan sangat bergantung pada sungai ini. Kalau airnya tidak ada, mereka tidak bisa beraktivitas dan ekonomi warga terganggu,” jelasnya.

Normalisasi Sungai Jadi Langkah Antisipasi

Haryono menilai normalisasi Sungai Selok perlu segera direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Pati. Pengerukan material sedimentasi dinilai dapat mengembalikan kapasitas sungai sehingga fungsi pengairan bagi lahan pertanian dan tambak dapat berjalan lebih baik.

Menurutnya, penanganan sungai tidak seharusnya hanya dilakukan ketika musim kemarau. Normalisasi juga diperlukan untuk menghadapi musim hujan, terutama guna mengantisipasi potensi luapan akibat kapasitas sungai yang berkurang.

Pendangkalan membuat daya tampung sungai menjadi lebih rendah. Ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko air meluap. Sebaliknya, ketika kemarau, sungai yang dangkal juga lebih sulit menyimpan serta mengalirkan air.

“Harus ada solusi dua arah. Sungai dijaga agar saat hujan tidak banjir, saat kemarau tetap ada air untuk mengairi pertanian,” katanya.

Ia berharap aspirasi warga Langgenharjo dan desa-desa di sekitarnya dapat segera mendapat perhatian dari pemerintah. Normalisasi Sungai Selok dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian, tambak, sekaligus perekonomian masyarakat di wilayah Juwana.

“Fokus kami adalah normalisasi Sungai Selok. Kalau ini dilakukan, petani di beberapa desa di Juwana bisa lebih tenang dan hasil pertanian bisa terjaga,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geram Pembuang Sampah Sembarangan, Bupati Pati Intruksikan Tim Pengintai

    Geram Pembuang Sampah Sembarangan, Bupati Pati Intruksikan Tim Pengintai

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI – Masih ditemukannya perilaku buang sampah sembarangan, terutama di jalanan, membuat geram banyak pihak. Termasuk Bupati Haryanto, rencananya akan ada pengintaian di tempat-tempat yang dijadikan sasaran buang sampah sembarangan. ”Perda kita sudah ada yang jelas mengatur tentang sampah. Namun masih saja ada yang buang sampah sembarangan. Padahal sudah dipasang papan peringatan tetap saja tak […]

  • Membangun Budaya Keselamatan di Negeri Rawan Bencana

    Membangun Budaya Keselamatan di Negeri Rawan Bencana

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    LINGKARMURIA.COM – Indonesia adalah negeri dengan keindahan alam yang luar biasa, tetapi juga salah satu wilayah paling rawan bencana di dunia. Letak geografis yang berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik, kondisi tropis, serta dinamika cuaca ekstrem menjadikan gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, dan erupsi gunung api sebagai bagian dari siklus alam yang tidak dapat dihindari. […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Targetkan Panggil Sekda dan Pejabat Kunci Lainnya

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Targetkan Panggil Sekda dan Pejabat Kunci Lainnya

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PATI – Pansus Hak Angket DPRD Pati terus menunjukkan progres signifikan dalam penyelidikan mereka. Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pekerjaan mereka telah mencapai 60-70 persen. “Berikutnya, target kami adalah memanggil Pak Sekda. Ke depan, bila disepakati bersama, kami juga akan mengundang Pak Wakil Bupati dan Bupati,” ujarnya. Pernyataan ini disampaikan […]

  • Gagal Beraksi Satu Pelaku Curanmor di Tambakromo Diamankan

    Gagal Beraksi Satu Pelaku Curanmor di Tambakromo Diamankan

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    DITAHAN : Pelaku pencurian sepeda motor diamankan polisi usai aksinya kepergok di pinggir jalan persawaan Jalan  Sungsang  turut Desa Karangawen Kecamatan  Tambakromo  Senin (27/11) petang lalu Lingkar Muria, PATI – Seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berhasil diamankan kepolisian. Hal ini terjadi usai aksi pelaku curanmor yang bernama Suprapto, 50, diketahui warga. Tersangka yang tinggal […]

  • Peringatan Hari Pers Nasional 2026 oleh PWI Pati dan Pemkab Pati.

    Peringati HPN 2026, PWI Pati Santuni Anak Yatim dan Salurkan Bantuan Sekolah untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.210
    • 0Komentar

    PATI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati menyalurkan bantuan peralatan sekolah kepada anak-anak terdampak banjir serta memberikan santunan kepada anak yatim dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Sebanyak 25 anak yatim menerima santunan dari PWI Pati. Selain itu, sebanyak 50 paket peralatan sekolah juga dibagikan kepada anak korban banjir. Paket tersebut berisi […]

  • Persipa Pati Bidik Tiga Poin di Kandang Persikas Subang

    Persipa Pati Bidik Tiga Poin di Kandang Persikas Subang

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 291
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menatap laga tandang melawan Persikas Subang di Stadion Persikas Subang, Selasa (28/1/2025), dengan tekad bulat untuk meraih kemenangan. Pertandingan lanjutan babak playoff degradasi Liga 2 Nasional ini menjadi penentu bagi kedua tim untuk bertahan di kompetisi berikutnya. Laskar Saridin mengincar puncak klasemen Grup K yang saat ini dipegang oleh Persipura Jayapura. […]

expand_less