Breaking News
light_mode

Slametan Labuhan Ala Warga Bungu Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 11 Des 2020
  • visibility 109

 


Bambang
Prawoto dengan khusyuk memimpin pembacaan tahlil di depan sebuah punden pada
Jumat Legi (11/12/2020). Kiai kampung itu memimpin sebuah ritual slametan yang
menjadi kearifan lokal di desanya yang berada di lereng Pegunungan Muria.

Peralihan
musim kemarau ke musim penghujan ditandai khusus dengan slametan. Warga Dukuh
Pagir-Tumut, Desa Bungu Kecamatan Mayong menyebutnya Slametan Labuhan.

Kearifan
lokal warga di lereng Pegunungan Muria ini melengkapi satu dari sekian tradisi
slametan di Indonesia yang sangat beragam jenis dan tata caranya. Namun
memiliki tujuan sama, tradisi slametan bertujuan untuk tolak balak, menolak
marabahaya yang akan datang.

Bahaya
atau balak yang dimaksud bisa berupa bencana alam, pagebluk, dan lainnya.
Labuhan sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya saat awal-awal peralihan
dari musim panas ke musim hujan.

Waktu
labuhan ini bagi sebagian orang sangat ditunggu, karena merupakan waktu yang
terbaik untuk bercocok tanam. Menanam pohon-pohon seperti pohon buah.

Namun
juga menjadi kewaspadaan sendiri dengan adanya hujan disertai angin kencang,
dan tanah longsor. Khususnya warga yang tinggal di pegunungan.

Di
Dukuh Pagir-Tumut wilahnya pegunungan berupa tebing-tebing tinggi. Banyak
kejadian bencana alam di masa lalu yang membuat trauma.Terkahir yang sangat
mengejutkan, yakni longsor dan tanah terbelah di tahun 2014. Warga terpaksa mengungsi
ke tempat yang aman.

Menurut
warga kejadian semacam itu seakan bentuk teguran Tuhan Yang Maha Esa melalui
alamnya.

Karena
itu warga di sini selalu melaksanakan slametan labuhan untuk meminta
perlindungan Sang Maha Pencipta dari segala bencana.

Dalam
tradisi labuhan ini, warga akan menyembelih kambing sebagai sodaqohan. Mereka
secara sukarela iuran. Masing-masing Rp15 ribu per rumah.

Slametan
ini digelar di sebuah punden setempat. Yang konon diyakini sebagai cikal bakal
dukuh yang mereka tempati. Punden ini bernama Mbah Jomblo.

Kambing
akan diolah di area punden Mbah Jomblo, dari pagi sampai siang. Jika sudah
matang, masyarakat akan berbondong-bondong mendatangi makam itu untuk
selanjutnya mengadakan ritual selametan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkades di Rembang Surat Suara Dilebihkan Lima Persen

    Pilkades di Rembang Surat Suara Dilebihkan Lima Persen

    • calendar_month Sab, 2 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    CEK SURAT SUARA: Panitia Pilkades Logung, Sumber mengecek surat suara ketika simulasi pencoblosan di Polres Rembang belum lama ini. KOTA – Jumlah surat suara yang didistribusikan ke panitia Pilkades untuk setiap desa dilebihkan lima persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hal itu untuk mengantisipasi jika ada surat suara yang cacat. Kasubbag Penataan Pemerintahan Desa, […]

  • Pemkab Jepara siap memecahkan rekor kegiatan bakar ikan bandeng kartini khas Jepara.

    Pemkab Jepara Siap Pecahkan Rekor Bakar Bandeng Khas

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Pemkab Jepara siap memecahkan rekor kegiatan bakar ikan bandeng kartini khas Jepara.

  • Kibarkan Sang Merah Putih di Sungai Juwana

    Kibarkan Sang Merah Putih di Sungai Juwana

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 94
    • 0Komentar

      Pengibaran bendera merah putih di Sungai Juwana ini bertujuan untuk membangkitkan semangat bersama dalam mewujudkan Sungai Juwana yang lestari. Pasalnya, ia menilai masyarakat sekitar masih abai tentang kepedulian lingkungan. PATI – Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan) Pati memiliki cara unik dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-78. Komunitas ini menggelar […]

  • Persib Putri Raih Juara Tambaharjo Pati Cup 2022

    Persib Putri Raih Juara Tambaharjo Pati Cup 2022

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Persib putri juara Tambaharjo Cup 2022 PATI – Turnamen sepakbola putri digelar di Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo, 13-14 Agustus 2022. Dalam turnamen bertajuk Tambaharjo Cup 2022 tersebut tim Persib Bandung Putri berhasil keluar sebagai juara. Turnamen sepakbola putri pertama di Kabupaten Pati ini menyedot animo penonton yang luar biasa banyak. Terlihat penonton duduk mengitari lapangan […]

  • Ketua Pansus Hak Angket Minta Masyarakat Logis Tanggapi Seruan Demo Pembubaran DPRD Pati

    Ketua Pansus Hak Angket Minta Masyarakat Logis Tanggapi Seruan Demo Pembubaran DPRD Pati

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 157
    • 0Komentar

    PATI – Beredarnya selebaran digital di media sosial yang menyerukan aksi unjuk rasa menuntut pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menuai tanggapan dari berbagai pihak. Selebaran bertajuk “Serukan Pati Bubarkan DPRD” itu mencantumkan nama Cahaya Basuki alias Yayak Gundul sebagai pemimpin aksi, dan mengajak warga untuk turun ke jalan pada 10 November 2025. […]

  • Polresta Pati Berhasil Tindak 13 Kasus Premanisme dalam Patroli Skala Besar

    Polresta Pati Berhasil Tindak 13 Kasus Premanisme dalam Patroli Skala Besar

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 123
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati, bersama TNI dan Satpol PP, menggelar patroli skala besar pada Sabtu (10/5) hingga Minggu (11/5) dini hari. Patroli melibatkan 344 personel dan menyasar lokasi rawan kriminalitas seperti Stadion Joyo Kusumo, Jalan Lingkar Selatan, dan Alun-alun Simpang Lima Pati. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Candi 2025 dan bertujuan menciptakan situasi […]

expand_less