Breaking News
light_mode

Bahas Rencana Pembangunan Museum, AMIDA Dorong Pati Miliki Wadah Pelestarian Sejarah dan Budaya

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 99.233

PATI – Sebuah pertemuan audiensi telah dilangsungkan antara perwakilan Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) Jawa Tengah dan AMIDA Wilayah II Pakudjembaran – yang meliputi wilayah Pati, Kudus, Jepara, Rembang, serta Grobogan – dengan Pelaksana Tugas Bupati Pati, Kamis (21/5/2026).

Pertemuan ini berfokus pada pembahasan rencana strategis pembangunan gedung museum di Kabupaten Pati.

Sejak tahun 2024 silam, AMIDA Jawa Tengah beserta jajaran wilayah II telah gencar mendorong berdirinya museum di Pati. Langkah ini diambil mengingat Pati merupakan satu-satunya kabupaten di kawasan pesisir utara Jawa yang belum memiliki wadah khusus untuk menyimpan dan merawat kekayaan sejarahnya.

Kehadiran museum nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengumpulan benda bersejarah semata, melainkan menjadi ruang penting bagi memori kolektif masyarakat guna memperkokoh jati diri dan identitas budaya lokal.

Ketua AMIDA Pakudjembaran, Sancaka Dwi Supani, menjelaskan bahwa Kabupaten Pati menyimpan banyak sekali peninggalan artefak yang tersebar dari masa praaksara hingga masa kini. Berbagai temuan tersebut meliputi fosil-fosil di kawasan Pati Ayam, figurin terakota, prasasti, yoni, hingga sisa bangunan candi.

Warisan sejarah juga tercatat dari masa perkembangan Islam berupa naskah kuno, sampai pada masa perjuangan kemerdekaan.

Ia menegaskan bahwa sejarah panjang ratusan tahun yang dimiliki Pati akan sangat disayangkan jika tidak terdokumentasi dengan baik melalui keberadaan museum, sebab nilai sejarah tersebut berisiko hilang atau tidak diketahui generasi penerus akibat peninggalan yang masih terserakan di berbagai tempat.

Sementara itu, Wakil Ketua AMIDA Pakudjembaran yang juga menjabat sebagai Kepala Museum RA. Kartini Rembang, Retna Dyah Radityawati, menyampaikan bahwa keberadaan museum di setiap wilayah merupakan sebuah kewajiban negara.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 yang menegaskan tanggung jawab pemerintah daerah dalam melestarikan warisan budaya dan sejarah lokal.

Setiap kabupaten atau kota diwajibkan memiliki museum yang berfungsi sebagai sarana edukasi, dokumentasi, serta pelestarian identitas budaya daerah.

Tujuannya adalah agar nilai-nilai sejarah yang ada tetap terjaga keberlanjutannya dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Ia juga menegaskan bahwa AMIDA Jawa Tengah dan AMIDA Pakudjembaran berkomitmen memberikan bantuan dan dukungan penuh demi terwujudnya museum di tanah Pati.

Menyikapi usulan dan dukungan tersebut, Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Pati untuk mewujudkan pembangunan museum tersebut.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh AMIDA Jawa Tengah maupun AMIDA Pakudjembaran.

Rencananya, pembangunan fasilitas ini akan dimasukkan ke dalam rencana anggaran perubahan tahun 2026 serta anggaran murni tahun 2027.

Nantinya, museum ini akan menampilkan berbagai ikon budaya dan sejarah khas Pati yang dikemas secara menarik, sekaligus berfungsi sebagai sarana pembelajaran bagi kalangan pelajar maupun masyarakat luas.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Tekankan SPPG Harus Bertanggung Jawab dan Amanah dalam Penyelenggaraan Program MBG

    DPRD Pati Tekankan SPPG Harus Bertanggung Jawab dan Amanah dalam Penyelenggaraan Program MBG

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.859
    • 0Komentar

    PATI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati yang dilaksanakan pada bulan puasa lalu menarik perhatian luas masyarakat, bahkan menjadi viral. Hal ini disebabkan beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai tidak sesuai standar, dengan menu dan porsi yang dianggap tidak sebanding dengan anggaran resmi yang telah dikeluarkan pemerintah. Menanggapi kondisi tersebut, Anggota […]

  • DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan dan Jaminan Sosial

    DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan dan Jaminan Sosial

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.995
    • 0Komentar

    PATI – Pada kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati Ir. Bambang Susilo mengangkat isu mengenai kebutuhan untuk meningkatkan layanan kesehatan dan jaminan sosial bagi warga daerah, pada hari Selasa (31/03/2026). Beliau menyampaikan bahwa kesempatan untuk mengakses layanan kesehatan yang baik dan merata masih menghadapi hambatan di beberapa daerah. Tak hanya […]

  • Lapak Baru Pasar Kalinyamatan Belum Diminati Pedagang

    Lapak Baru Pasar Kalinyamatan Belum Diminati Pedagang

    • calendar_month Jum, 1 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    KOSONG: Lapak baru di depan Pasar Kalinyamatan hingga kemarin belum ditempati pedagang kaki lima. KALINYAMATAN – Lapak baru di bagian timur pasar Kalinyamatan belum ditempati. Lapak tesebut diperuntukkan kepada pedagang kaki lima (PKL). Sebelum dibangun lapak baru, tempat itu tak tertata. Dari pantauan Lingkar Muria Sabtu (2/12/17), lapak baru ini memang belum ditempati pedagang. Namun […]

  • Insya Lailatul Qodriyah, Pelajar MA Darun Najah Sabet Juara 1 Lomba Konten Video AI Polresta Pati

    Insya Lailatul Qodriyah, Pelajar MA Darun Najah Sabet Juara 1 Lomba Konten Video AI Polresta Pati

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.157
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar dari MA Darun Najah Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, dalam ajang lomba konten video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diselenggarakan oleh Polresta Pati. Insya Lailatul Qodriyah, siswi sekolah tersebut, berhasil meraih posisi teratas setelah karya kreatif yang ia buat dinilai istimewa dan mendapat apresiasi tinggi dari […]

  • Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

    Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.940
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak instansi terkait untuk terus memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada para korban kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu. Langkah pendampingan ini dinilai sangat krusial guna mendukung proses pemulihan kondisi mental dan psikologis korban di tengah berjalannya proses hukum saat ini. […]

  • Dodol Pamelo Go Internasional, Dipesan TKI Korea dan Taiwan

    Dodol Pamelo Go Internasional, Dipesan TKI Korea dan Taiwan

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Produk dodol Jeruk Pamelo  Panganan dodol termasuk jenis olahan baru untuk Jeruk Pamelo yang banyak tumbuh di Desa Bageng Kecamatan Gembong, Pati. Meski baru, rasa khas dodol berbahan dasar buah Jeruk Pamelo ini mulai memikat lidah penggemar dodol. Sejak dua pekan lalu, pesanan dodol ini mulai mengalami kenaikan. Pemesan dodol Jeruk Pamelo ini datang dari […]

expand_less