Breaking News
light_mode

Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 98.865

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak instansi terkait untuk terus memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada para korban kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu.

Langkah pendampingan ini dinilai sangat krusial guna mendukung proses pemulihan kondisi mental dan psikologis korban di tengah berjalannya proses hukum saat ini.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menegaskan bahwa penanganan pascakejadian harus menjadi prioritas utama, khususnya yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial melalui Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak. Tujuannya agar hak-hak para santri yang menjadi korban dapat terpenuhi dan kondisi mereka pulih kembali.

“Penanganan pasca kejadian harus diperhatikan oleh dinas terkait, khususnya Dinas Sosial dan Perlindungan Anak dan Perempuan, supaya hak para santri yang menjadi korban bisa dipulihkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peristiwa pelecehan seksual ini menjadi catatan penting bagi DPRD Pati untuk meningkatkan kualitas komunikasi serta pengawasan terhadap seluruh lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren. Hal ini diperlukan sebagai langkah pencegahan agar kasus serupa tidak pernah terulang kembali di masa mendatang.

Menurutnya, perhatian yang sangat besar diberikan karena kejadian ini justru terjadi di lingkungan pendidikan berbasis agama, tempat yang selama ini dipercaya masyarakat sebagai tempat yang aman dan penuh nilai luhur.

“Ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Secara aturan agama maupun norma yang ada, kejadian seperti ini tentu tidak diharapkan. Namun fakta yang terjadi harus menjadi bahan evaluasi bersama,” katanya.

Ia menjelaskan lebih lanjut, DPRD Pati mendorong agar sistem pengawasan yang diterapkan ke depan benar-benar berjalan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku agar lebih efektif.

“Harapan kami ke depan, komunikasi dan pengawasan dapat dilakukan dengan sistem serta mekanisme yang benar sesuai tata cara yang berlaku,” lanjut politisi dari Partai Golkar tersebut.

Selain aspek pemulihan korban, DPRD juga mendesak aparat kepolisian untuk segera menuntaskan proses hukum yang sedang berjalan dan menjatuhkan sanksi tegas kepada tersangka sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia menyayangkan peristiwa ini, yang menurutnya telah melukai perasaan para pengasuh dan pendidik pesantren, serta para santri yang datang dengan niat tulus untuk menuntut ilmu agama dan memperbaiki diri.

“Kasus ini sangat melukai hati para pendidik pondok pesantren, termasuk para santri dan santriwati yang benar-benar ingin menuntut ilmu agama,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benih Damai Suporter Muria Raya Pasca Tragedi Kanjuruhan

    Benih Damai Suporter Muria Raya Pasca Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Suporter Persijap Persipa dan Persiku Kudus berkumpul. Suporter Persijap Jepara, Persiku Kudus, dan Persipa Pati sepakat berdamai. Suporter di tiga kabupaten yang masuk kawasan Muria ini mengambil pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan. Sepak bola untuk kemanusiaan digaungkan. Karena itu tidak ada lagi alasan untuk bertikai.  KUDUS – Puluhan suporter se-Muria Raya berkumpul di gedung olahraga kompleks […]

  • DPRD Pati Dengar Aspirasi Cabor, Dorong Penguatan Pembinaan Atlet

    DPRD Pati Dengar Aspirasi Cabor, Dorong Penguatan Pembinaan Atlet

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan KONI dan 50 pengurus cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Pati, Jumat (20/6/2025). RDP ini bertujuan untuk menampung aspirasi, kendala, dan kebutuhan dunia olahraga di Pati. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinporapar Rekso Suhartono, Ketua KONI Kabupaten Pati Sutarto Oenthersa, dan para pengurus […]

  • Ketua Komisi D DPRD Pati Dorong Perhatian Lebih untuk Sektor Pertanian Lain

    Ketua Komisi D DPRD Pati Dorong Perhatian Lebih untuk Sektor Pertanian Lain

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Pati, Muslihan, menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga memperhatikan sektor pertanian lainnya. Hal ini disampaikan sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang lebih komprehensif. Muslihan mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mencanangkan program panen 10 ton padi per hektare. Menurutnya, program […]

  • DPRD Pati Apresiasi Apel Sabuk Kamtibmas Polresta Pati Jaga Stabilitas Keamanan

    DPRD Pati Apresiasi Apel Sabuk Kamtibmas Polresta Pati Jaga Stabilitas Keamanan

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PATI – Guna memastikan situasi di wilayahnya tetap aman dan tertib, Polresta Pati menyelenggarakan Apel “Sabuk Kamtibmas” di halaman kantornya pada Selasa (28/4/2026). Upaya yang dilakukan kepolisian ini mendapatkan tanggapan positif dan apresiasi dari jajaran DPRD Kabupaten Pati. Danu Ikhsan, Anggota Komisi A DPRD Pati, menilai kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan seremonial […]

  • Bikin Bangga Cabor Sepatu Roda Persembahkan Medali Pertama Bagi Pati

    Bikin Bangga Cabor Sepatu Roda Persembahkan Medali Pertama Bagi Pati

    • calendar_month Jum, 19 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    SOLO – Cabor sepatu roda menyumbang medali perunggu. Perolehan medali tersebut tercatat menjadi medali pertama bagi kontingen Kabupaten Pati di ajang Porprov Surakarta 2018.   Bertanding di Velodrome Stadion Manahan  Laurainsya Putri Lilianti berhasil menyabet perunggu di kelas ITT 500 meterdengan catatan waktu 47.372 detik Atlet asal SMP 2 Pati yang bertempat tinggal di Desa Sugihrejo […]

  • Para pemain timnas Indonesia yang turun sejak awal menghadapi Jepang. (INSTAGRAM TIMNAS INDONESIA)

    Timnas Indonesia Dihajar Jepang 6 – 0, Pelajaran Berharga di Osaka

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 225
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Kekalahan telak 0‑6 dari Jepang dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Osaka pada Selasa, 10 Juni 2025, bisa terasa menyakitkan. Namun jika ditarik ke dalam perspektif yang tepat, hasil ini justru menawarkan banyak pembelajaran penting bagi Timnas Indonesia. Jarak Kualitas Tim Masih Terang Jepang tampil sangat dominan, mencatat 22 tembakan—setengahnya on target—sementara […]

expand_less