Breaking News
light_mode

Masih Terkesan Kumuh dan Sepi, DPRD Pati Dorong Segera Penataan Ulang Alun-Alun Kembangjoyo

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 98.911

PATI – Kawasan Alun-Alun Kembang Joyo yang dulunya dirancang dan dibangun sebagai pusat kegiatan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) serta ruang terbuka bagi warga, kini kondisinya tampak terbengkalai dan kurang mendapatkan perawatan.

Tempat yang diharapkan menjadi pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat kecil itu justru terlihat sepi dari pengunjung.

Karena jarang ada warga yang beraktivitas di sana, banyak pedagang yang akhirnya memilih untuk tidak lagi berjualan di lokasi tersebut. Akibatnya, deretan lapak yang disediakan kini tampak kosong dan tidak terurus sama sekali.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai kondisi sepinya kawasan ini menjadi alasan utama mengapa para pedagang enggan kembali membuka usahanya di tempat itu.

“Para PKL enggan berdagang di lokasi Alun-Alun Kembang Joyo karena sepi,” ujarnya.

Menurut penjelasan Joni, pihaknya sebenarnya sudah mendapatkan lampu hijau serta izin baik dari Ketua DPRD maupun Penjabat Sementara Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, untuk melakukan perbaikan dan pembenahan kawasan tersebut.

Namun sampai saat ini, langkah nyata di lapangan belum bisa dilakukan karena masih menunggu penunjukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau SKPD yang nantinya akan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan tempat ini.

“Nanti kita benahi bersama-sama. Rumputnya sudah panjang dan banyak lampu yang mati. Intinya kita menunggu SKPD penanggung jawab,” katanya.

Hasil pemantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa kondisi fisik Alun-Alun Kembang Joyo memang memerlukan perhatian serius dan perbaikan menyeluruh.

Rumput liar terlihat tumbuh tinggi di berbagai sudut, sejumlah titik lampu penerangan jalan tidak berfungsi, serta sampah-sampah masih tampak berserakan di area ruang publik tersebut.

Joni menegaskan, begitu SKPD yang bertanggung jawab sudah ditetapkan secara resmi, Komisi C DPRD Pati akan segera mendorong percepatan pelaksanaan penataan kawasan.

Selain pembenahan fisik lingkungan, pihak legislatif juga akan mengkaji langkah-langkah strategis agar tempat ini kembali hidup, ramai dikunjungi warga, dan bermanfaat maksimal.

“Kawasan ini sebenarnya memiliki potensi besar. Jika dikelola dengan serius dan dibuat nyaman, masyarakat tentu akan datang dan PKL bisa kembali berjualan. Jangan sampai aset publik yang dibangun dengan anggaran besar justru terbengkalai,” tegasnya.

Komisi C DPRD Pati berharap ke depannya Alun-Alun Kembang Joyo dapat berfungsi kembali sebagaimana mestinya, menjadi ruang publik yang layak dan representatif, sekaligus berperan kembali sebagai pusat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat kecil di Kabupaten Pati.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati Selesaikan TC di Jakarta, Evaluasi Menjelang Liga Nusantara

    Persipa Pati Selesaikan TC di Jakarta, Evaluasi Menjelang Liga Nusantara

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 889
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persipa Pati telah merampungkan pemusatan latihan (TC) selama sepekan di Jakarta, dari 6 hingga 15 November. Selama TC, Laskar Saridin menjalani serangkaian uji coba dengan hasil yang beragam. Dalam uji coba tersebut, Persipa Pati kalah 2-1 dari Batavia FC, menang 2-1 atas Dejan FC, dan kalah telak 7-0 dari Persija Jakarta. Pelatih Persipa […]

  • Melihat Pentas Tujuh Purnama dan Rukti Lakuna

    Melihat Pentas Tujuh Purnama dan Rukti Lakuna

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Penampilan Rukti Lakuna di Desa Jimbaran Kayen Pati  Puncak pertunjukan Rukti Lakuna dari Teater Mina Tani berlangsung di halaman Sendang Simbar Dodo pada Sabtu (2/9/2023) malam. Sendang yang berada Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen penampilan penutup Rukti Lakuna yang sudah berkeliling dari berbagai tempat.  PATI – Di bawah rimbun tiga pohon beringin yang ada di sendang tersebut, tampak dihiasi […]

  • Mabuk, Pengendara Motor Seruduk Mobil di Perempatan Juwana

    Mabuk, Pengendara Motor Seruduk Mobil di Perempatan Juwana

    • calendar_month Sab, 14 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    JUWANA – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kamis (12/4/18) malam lalu, di Perempatan Alun-alun Juwana Jalan Panglima Sudirman turut Desa Kauman Kecamatan Juwana, seorang pengendara sepeda motor menyeruduk sebuah mobil di dekat traffict light. Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, pengendara sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi K […]

  • Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    KUDUS– Jurnalisme mampu jadi alat untuk mengisahkan peristiwa keseharian bernafas budaya dan sosial menjadi isu penting. Cerita di sekeliling Kota Kudus yang mudah dijumpai ini digubah para penulis buku Yang Asing di Kampung Sendiri (2018) dengan teknik prosa berpedoman fakta. Salah satu penulis buku antologi, Zakki Amali mengatakan, teknik narasi memang sedang digemari akhir-akhir ini […]

  • Kurang Dari 24 Jam Polres Kendal Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan

    Kurang Dari 24 Jam Polres Kendal Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan

    • calendar_month Rab, 8 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Konferensi pers Polres Kendal atas kasus pembunuhan. Jajaran Sat Reskrim Polres Kendal yang dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Kendal AKP Daniel Tambunan patut diapresiasi karena berhasil membekuk pelaku pembunuhan kurang dari 24 jam lamanya. KENDAL- Kasus pembunuhan itu menewaskan korban seorang pemuda berinisial IAM (21) yang ditemukan tergeletak dengan posisi tertelungkup di selokan jalan Balok Kecamatan […]

  • Makanan kukusan seperti jagung dan ubi semakin diminati.

    Tren Sehat: Makanan Kukusan Seperti Jagung dan Ubi Kian Diminati

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 752
    • 0Komentar

      PATI – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, tren sajian makanan pada acara-acara resmi seperti rapat mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya snack rapat identik dengan kue-kue manis dan makanan olahan tinggi gula serta lemak, kini pilihan makanan kukusan seperti jagung rebus dan ubi rebus semakin populer sebagai alternatif yang lebih sehat […]

expand_less