Breaking News
light_mode

Masih Terkesan Kumuh dan Sepi, DPRD Pati Dorong Segera Penataan Ulang Alun-Alun Kembangjoyo

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 43 menit yang lalu
  • visibility 98.779

PATI – Kawasan Alun-Alun Kembang Joyo yang dulunya dirancang dan dibangun sebagai pusat kegiatan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) serta ruang terbuka bagi warga, kini kondisinya tampak terbengkalai dan kurang mendapatkan perawatan.

Tempat yang diharapkan menjadi pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat kecil itu justru terlihat sepi dari pengunjung.

Karena jarang ada warga yang beraktivitas di sana, banyak pedagang yang akhirnya memilih untuk tidak lagi berjualan di lokasi tersebut. Akibatnya, deretan lapak yang disediakan kini tampak kosong dan tidak terurus sama sekali.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai kondisi sepinya kawasan ini menjadi alasan utama mengapa para pedagang enggan kembali membuka usahanya di tempat itu.

“Para PKL enggan berdagang di lokasi Alun-Alun Kembang Joyo karena sepi,” ujarnya.

Menurut penjelasan Joni, pihaknya sebenarnya sudah mendapatkan lampu hijau serta izin baik dari Ketua DPRD maupun Penjabat Sementara Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, untuk melakukan perbaikan dan pembenahan kawasan tersebut.

Namun sampai saat ini, langkah nyata di lapangan belum bisa dilakukan karena masih menunggu penunjukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau SKPD yang nantinya akan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan tempat ini.

“Nanti kita benahi bersama-sama. Rumputnya sudah panjang dan banyak lampu yang mati. Intinya kita menunggu SKPD penanggung jawab,” katanya.

Hasil pemantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa kondisi fisik Alun-Alun Kembang Joyo memang memerlukan perhatian serius dan perbaikan menyeluruh.

Rumput liar terlihat tumbuh tinggi di berbagai sudut, sejumlah titik lampu penerangan jalan tidak berfungsi, serta sampah-sampah masih tampak berserakan di area ruang publik tersebut.

Joni menegaskan, begitu SKPD yang bertanggung jawab sudah ditetapkan secara resmi, Komisi C DPRD Pati akan segera mendorong percepatan pelaksanaan penataan kawasan.

Selain pembenahan fisik lingkungan, pihak legislatif juga akan mengkaji langkah-langkah strategis agar tempat ini kembali hidup, ramai dikunjungi warga, dan bermanfaat maksimal.

“Kawasan ini sebenarnya memiliki potensi besar. Jika dikelola dengan serius dan dibuat nyaman, masyarakat tentu akan datang dan PKL bisa kembali berjualan. Jangan sampai aset publik yang dibangun dengan anggaran besar justru terbengkalai,” tegasnya.

Komisi C DPRD Pati berharap ke depannya Alun-Alun Kembang Joyo dapat berfungsi kembali sebagaimana mestinya, menjadi ruang publik yang layak dan representatif, sekaligus berperan kembali sebagai pusat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat kecil di Kabupaten Pati.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Persipa bukan kesebelasan kemarin sore. Usianya sudah 68 tahun. Persipa terbentuk 19 April 1951 silam. Namun di usianya yang sudah dewasa nan matang tersebut, Persipa belum berprestasi apa-apa. Ketua Umum Persipa, Saiful Arifin mengungkapkan hal tersebut di momen syukuran ulang tahun yang digelar di lantai 11 The Safin Hotel Jumat (19/4/2019) malam. ”Persipa sudah dewas […]

  • Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyambut baik kebijakan pemerintah pusat terkait penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20% di seluruh Indonesia, yang mulai berlaku pada 22 Oktober 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban petani dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan penurunan ini, harga pupuk bersubsidi menjadi lebih terjangkau, yaitu […]

  • Askab PSSI Pati Dorong Klub Bermitra dengan Desa

    Askab PSSI Pati Dorong Klub Bermitra dengan Desa

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

      Kongres tahunan Askab PSSI Pati (10/3/2023) Pengurus Askab PSSI Pati berharap klub anggotanya untuk menjalin kerjasama yang baik dengan stakeholder, khususnya pemerintah desa masing-masing tempat klub bermarkas. Kerjasama itu penting guna kemajuan klub-klub itu sendiri.  PATI – Askab PSSI Pati menggelar kongres tahunan, Jumat (10/3/2023) di Pemancingan Sumber Urip Plangitan. Kongres dihadiri para pengurus, […]

  • Dewan Pati Desak Penegakan Hukum Cepat atas Kasus Korupsi Kades Winong

    Dewan Pati Desak Penegakan Hukum Cepat atas Kasus Korupsi Kades Winong

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 190
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, mendesak penegakan hukum yang cepat dan transparan atas dugaan kasus korupsi yang melibatkan Kepala Desa Winong.  Ia menilai kasus ini telah berjalan terlalu lama tanpa penyelesaian yang jelas, sehingga menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa. Warsiti menekankan bahwa korupsi merugikan masyarakat desa yang seharusnya mendapatkan pelayanan maksimal dari pemerintah […]

  • DPRD Pati Sorot Perbaikan Jalan, Minta DPUPR Hati-hati dan Pastikan Kualitas

    DPRD Pati Sorot Perbaikan Jalan, Minta DPUPR Hati-hati dan Pastikan Kualitas

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti proyek perbaikan jalan di Kabupaten Pati, menekankan pentingnya realisasi perbaikan yang maksimal dan berkualitas. Ketua Komisi C, Joni Kurnianto, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati untuk berhati-hati dalam pelaksanaan proyek ini. “Saya bilang ke DPUPR untuk berhati-hati, karena memang harus bagus, […]

  • Pelanggar Ketertiban di Pati Bakal Dilirik Satpol PP Cantik

    Pelanggar Ketertiban di Pati Bakal Dilirik Satpol PP Cantik

    • calendar_month Jum, 4 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Anggota Satpoltik mengingatkan bapak-bapak agar tak parkir sembarangan PATI – Potret petugas Satpol PP yang kurang ramah dan humanis, dalam menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, coba dikikis. Satpol PP Kabupaten Pati belakangan bikin gebrakan melalui pembentukan regu bertajuk Satpoltik. Satpoltik ini kepanjangannya adalah Satpol PP Simpatik. Namun diplesetkan menjadi Satpol PP cantik. Sebab, isinya memang […]

expand_less