Breaking News
light_mode

Ada di Pati Nasi Goreng Paling Murah, Cuma Rp 3 Ribu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 28 Mei 2021
  • visibility 299

Penampakan nasi goreng murah yang terbilang cukup lengkap

Meskipun
harganya sangat murah, sepiring “Nasi Goreng Bu Lasmiati” tersaji cukup
lengkap. Ada irisan telur dadar, lalapan kol dan mentimun yang diiris
kecil-kecil, serta taburan bawang goreng. Menambah sedap dan menggugah selera
makan.

PATI – Nasi
goreng di warung-warung kakil lima umumnya dibanderol Rp 10 ribu per porsi.
Tergantung nasi goreng itu menawarkan topping apa. Sosis, ayam, daging, babat,
atau pete. Namun sebuah rumah bercat krem di Dukuh Gilis, Desa Sugiharjo RT 2
RW 3, Kecamatan Pati, menjual menu nasi goreng sangat murah. Hanya Rp 3 ribu
saja.

Di Google Maps,
tempat ini memiliki nama “Nasi Goreng Bu Lasmiati”. Namun, dilihat
dari depan, rumah tersebut tidak tampak seperti warung makan.

Tidak ada
spanduk bertuliskan menu-menu masakan seperti lumrahnya warung makan. Tapi ada
tikar digelar di teras rumah. Ada pula meja dan kursi makan di halaman.

Jika kita masuk
ke dapur rumah melalui jalan di sisi kiri, barulah penataan tempat seperti
lumrahnya warung makan terlihat. Seperti namanya, warung ini menyajikan menu
nasi goreng. Harganya boleh dibilang super murah.

Warung ini juga
menyajikan menu selain nasi goreng, yakni mi ayam seharga Rp 4 ribu, serta mi
instan goreng maupun rebus. Namun, nasi goreng adalah menu special dan paling
laris di warung ini.

“Harganya
Rp 3 ribu. Tapi kalau pembeli mau minta Rp 4 ribu atau Rp 5 ribu juga bisa.
Nanti porsinya saya tambah,” kata Lasmiati, pemilik warung.

Dia mengaku
sudah berjualan nasi goreng semenjak enam tahun lalu. Tiap hari, warungnya bisa
menghabiskan 20 sampai 30 kilogram beras. Setiap 10 kilo beras rata-rata bisa
diolah menjadi 100 piring nasi goreng. Artinya, dalam sehari Lasmiati bisa
menjual 200 sampai 300 piring nasi goreng.

Lasmiati
menuturkan, ia mulai memutuskan berjualan ketika suaminya yang bekerja sebagai
perangkat desa meninggal pada 2014 lalu.

“Anak saya
yang besar waktu itu masih kuliah di UNDIP, yang kecil masih bayi. Jadi saya
memutuskan jualan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Kalau sekaranh anak
pertama saya sudah lulus dan bekerja di salah satu rumah sakit swasta di
Pati,” papar dia. Setiap hari, warung Nasi Goreng Bu Lasmiati buka mulai
pukul 15.00 sore hingga tengah malam. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garap Potensi Keindahan Goa Larangan, DPRD Pati Dorong Libatkan Seniman

    Garap Potensi Keindahan Goa Larangan, DPRD Pati Dorong Libatkan Seniman

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendorong pengembangan Goa Larangan agar lebih menarik minat wisatawan. Goa yang berlokasi di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, wilayah Pegunungan Kendeng, ini memiliki potensi wisata yang besar. “Potensi yang harus digali sebagai tempat wisata, karena memang tempatnya alami,” ujarnya. Goa Larangan memiliki pesona unik dengan jalur air yang memanjang […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh Program Swasembada Pangan Satu Hektar Sepuluh Ton

    DPRD Pati Dukung Penuh Program Swasembada Pangan Satu Hektar Sepuluh Ton

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 398
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap program swasembada pangan Pemerintah Kabupaten Pati yang menargetkan produktivitas padi satu hektar mencapai sepuluh ton. Hal ini didorong oleh status Kabupaten Pati sebagai salah satu penghasil padi terbesar di Jawa Tengah. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. […]

  • Tahapan Pilkades Menunggu Perbup Baru, Atur Domisili Cakades Setelah Terpilih

    Tahapan Pilkades Menunggu Perbup Baru, Atur Domisili Cakades Setelah Terpilih

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    ISTIMEWA PATI – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Pati 2018 masih dilakukan sejumlah persiapan. Salah satunya penggodokan perbup terkait pelaksanaan teknis pilkades yang bakal dilangsungkan pada akhir tahun ini. Kasubbag Pemerintahan Desa Indah Pebriana mengungkapkan, saat ini tahapan pilkades serentak memang sedang menunggu perbup baru. ”Prosesnya sudah dua pekan lalu. Kemungkinan pekan depan […]

  • MA Salafiyah Kajen Dorong Siswa Manfaatkan Media Sosial untuk Hal Positif, Gandeng Karina Moudy untuk Edukasi

    MA Salafiyah Kajen Dorong Siswa Manfaatkan Media Sosial untuk Hal Positif, Gandeng Karina Moudy untuk Edukasi

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 938
    • 0Komentar

    PATI – Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, menggelar training motivasi bertema “Membudayakan Literasi Digital dan Bijak Bermedia Sosial” pada hari Selasa, 11 November 2025. Acara ini menghadirkan Karina Moudy, None Jakarta 2024, sebagai narasumber. Kepala Madrasah, Masrukhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi digital di kalangan siswa serta mengajak mereka bijak […]

  • Sengketa Eks Tanah HGU Karangsari, DPRD Pati Siap Bentuk Pansus Sesuai Aturan

    Sengketa Eks Tanah HGU Karangsari, DPRD Pati Siap Bentuk Pansus Sesuai Aturan

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.533
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati membuka kemungkinan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengawal penyelesaian perselisihan lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak. Pembentukan ini nantinya akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam tata tertib DPRD. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menjelaskan bahwa usulan pembentukan pansus muncul […]

  • Mental Pantang Menyerah Jadi Modal Persijap Hadapi Arema FC

    Mental Pantang Menyerah Jadi Modal Persijap Hadapi Arema FC

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 304
    • 0Komentar

    JEPARA – Tim promosi BRI Super League 2025/26, Persijap Jepara, menunjukkan awal yang positif dengan mengumpulkan empat poin dari tiga laga. Hasil ini menempatkan Laskar Kalinyamat di peringkat ke-10 klasemen sementara. Setelah laga tandang melelahkan melawan Borneo FC Samarinda, Persijap bersiap menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (30/8). Meski kalah 1-3 […]

expand_less