Breaking News
light_mode

Identitas Mayat di Ladang Tebu Desa Mulyoharjo Terungkap, Korban Tuna Wicara

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
  • visibility 238

PATI – Warga Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pati, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di area ladang tebu milik warga pada Rabu (24/9/2025) sore.

Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh seorang pencari rumput yang mencium aroma tidak sedap di tengah kebun tebu.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota, IPTU Heru Purnomo, membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Benar, pada Rabu sore sekitar pukul 16.30 WIB telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia di ladang tebu milik warga bernama Legiman yang berada di Dukuh Sukun RT 07 RW 02 Desa Mulyoharjo,” ungkapnya.

Korban diketahui bernama Sudarti (53), warga Desa Sidokerto, Kecamatan Pati. Identitas korban dipastikan oleh adik kandungnya yang datang ke lokasi setelah menerima kabar penemuan jasad tersebut.

“Dari keterangan keluarga, korban sudah meninggalkan rumah sejak 9 September 2025 lalu dengan kondisi memiliki keterbelakangan mental dan tuna wicara,” jelasnya.

Kronologi penemuan bermula ketika saksi Warsidi, seorang sopir warga setempat, diberitahu oleh pencari rumput tentang bau menyengat di kebun tebu. Setelah dicek, bau tersebut berasal dari mayat manusia.

“Saksi kemudian melapor ke perangkat desa dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas, hingga akhirnya informasi masuk ke Polsek Pati Kota,” imbuh dia.

Polisi bersama tim medis segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD RAA Soewondo Pati untuk pemeriksaan medis.

“Hasil pemeriksaan luar oleh dokter dari Puskesmas Pati 2 menyebut korban telah meninggal sekitar lebih dari satu minggu, dalam kondisi tubuh sudah membusuk, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tegsnya.

IPTU Heru menambahkan bahwa proses evakuasi di TKP dibantu oleh Tim Relawan BPBD Kabupaten Pati yang dikoordinasi oleh Sdr. David.

“Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga sudah menerima dengan ikhlas dan membuat surat pernyataan resmi,” tuturnya.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian ini.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, kami tidak menemukan adanya tanda penganiayaan. Jadi kuat dugaan korban meninggal karena faktor lain, bukan karena tindak kriminal,” jelasnya.

Sebagai penutup, IPTU Heru Purnomo mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi anggota keluarga, terutama yang memiliki keterbatasan mental atau fisik.

“Kami mengajak warga agar lebih peduli dan tidak membiarkan anggota keluarga yang rentan pergi tanpa pengawasan, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skor Akhir 0-0 Persijap Jepara Masih Selamat dari Persis Solo

    Skor Akhir 0-0 Persijap Jepara Masih Selamat dari Persis Solo

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.906
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persijap Jepara hanya mampu bermain seri 0-0 saat menjamu Persis Solo (5/3/2026) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. Hasil seri ini sekaligus memutus rekor menang di laga kandang Persijap pada putaran kedua ini. Sebelumnya Persijap menang 2-0 saat menjamu PSM, menang 1-0 atas Madura United dan menang 3-1 atas Persebaya. Sementara itu jalannya […]

  • Pemkab Pati Tegaskan Pengangkatan Direktur RSUD RAA Soewondo Sesuai Aturan

    Pemkab Pati Tegaskan Pengangkatan Direktur RSUD RAA Soewondo Sesuai Aturan

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Polemik pengangkatan dr. Rini sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo Pati telah mendapat klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Pati. Plt Sekretaris Daerah Pati, Riyoso, Jumat (4/7), menegaskan bahwa proses pengangkatan tersebut sepenuhnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Klarifikasi disampaikan langsung Riyoso di Ruang Sekda Pati menanggapi pemberitaan yang beredar di masyarakat. “Pengangkatan dr. […]

  • Audiensi Bareng Menteri Teten Masduki, Dorong Inovasi Koperasi

    Audiensi Bareng Menteri Teten Masduki, Dorong Inovasi Koperasi

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Kebersamaan antara aktivis koperasi dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Aktivis dan praktisi muda koperasi dari sejumlah daerah berkunjung ke kantor Kementrian Koperasi dan UKM di Jakarta (15/11/2019). Kedatangan mereka untuk melakukan audiensi dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Mereka membicarakan tentang pembaruan konsep ekonomi kerakyatan ala Bung Hatta tersebut. Delegasi dari Kudus, […]

  • Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Membaca novel adik sastrawan kondang Pramoedya Ananto Toer ini kita tak hanya mendapat cerita-cerita belaka. Novel berlabel 18+ ini menyuguhkan realita hidup yang tak selalu mulus. Hidup penuh dengan dinamika yang harus dan mau tidak mau dilakoni manusia. Soes, panggilan akrab penulis novel ini bercerita tentang Thomas. Pemuda yang sedang mereguk ilmu ekonomi politik di […]

  • Fasilitas Kesenian juga Mendesak Perbaikan

    Fasilitas Kesenian juga Mendesak Perbaikan

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Mengenai kelayakan fasilitas kesenian di Kabupaten Pati rencananya juga akan diakomodir Komisi D DPRD Kabupaten Pati, dalam rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pelestarian seni dan budaya daerah. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati Musalam Mas’ul. Menurutnya, pihaknya akan berupaya total mendukung kelestarian sekaligus kemajuan seni dan budaya tradisional Pati dari […]

  • Siara Jurnalistik Diharap Mampu mencerahkan

    Siara Jurnalistik Diharap Mampu mencerahkan

    • calendar_month Rab, 13 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI  – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah meminta lembaga-lembaga penyiaran menyebarkan siaran jurnalistik yang mencerahkan. Di sisi lain, KPID tegas menegur lembaga penyiaran publik yang melanggar kaidah jurnalistik dalam menyiarkan beritanya. Belakangan ini, baru satu statisun televisi lokal yang mendapat teguran keras dari KPID Provinsi Jawa Tengah, dalam penyiaran beritanya. […]

expand_less