Breaking News
light_mode

Diberikan ke Siswa SMA, Jadi Bekal Bentengi Diri dari Radikalisasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
  • visibility 131

Mengupas Buku Islam Agama Cinta
dan Damai karya PC ISNU Pati
Buku karya ISNU Kabupaten Pati
Sudah terang benderang.
Kampus-kampus besar di kota memiliki basis pengkaderan organisasi keagamaan
(Red, Islam) dengan paham eksklusif yang mengarah kepada gerakan radikalisme.
Sasarannya jelas.
Mahasiswa-mahasiswa baru dari latar belakang pemahaman agama yang belum kuat.
Dengan iming-iming kajian keagamaan di kampus-kampus biasanya mereka terjerumus
dalam pusaran gerakan keagamaan yang eksklusif-ekstrimis-radikalis.
Dari sana keprihatinan bermula.
Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pati lantas menulis buku.
Judulnya Islam Agama Cinta Damai, Upaya Menepis Radikalisme Beragama.
Ditulis lima kader intelektual
NU. Diantaranya menjadi dosen di kampus islam, IAIN Kudus dan juga Ipmafa Pati.
Buku setebal 76 halaman ini menyuguhkan prespektif islam yang ramah kepada
pembaca.
Wakil Ketua PC NU Kabupaten Pati
Achmad Choiron menyebut, buku kecil tersebut cukup penting bagi para pelajar.
”Makanya kami akan bagi kepada para pelajar tingkat SMA sederajat. Sebagai
bekal pemahaman beragama yang tidak kaku, memahami islam sebagai ajaran cinta
dan damai,” katanya di hadapan peserta bedah buku yang diluncurkan bersamaan
dengan Konfercab ISNU di Ruang Penjawi Setda Pati kemarin.
”Kampus-kampus besar di kota
sudah menjadi sarangnya. Maka harus disikapi dengan seksama. Dan ini penting
bagi pelajar untuk memahami problem ini. Perlu digarisbawahi, anak-anak SMA
rentan akan hal tersebut,” terang dosen IAIN Kudus ini.
Sepakat dengan Choiron, Ketua
ISNU Pati, Ali Muhtarom, mengutip sebuah penelitian dari Litbang Agma Semarang
mengungkapkan, adanya pemahaman dan sikap keagamaan siswa SMA negeri di Jawa
Tengah yang bersifat radikal.
Radikalisme, kata Ali Muhtarom,
tidak muncul secara tiba-tiba. Ada faktor yang memengaruhi dan mendorongnya
muncul. Namun yang paling disoroti adalah kedangkalan pengetahuan agama.
Misalnya, lemah pengetahuan tentang hakikat agama. (has)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pati Futsal League 2024 Sukses Digelar, Lahirkan Bibit Atlet Berbakat

    Pati Futsal League 2024 Sukses Digelar, Lahirkan Bibit Atlet Berbakat

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 129
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pati Futsal League (PFL) 2024 sukses digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Pati. Turnamen yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 16 hingga 20 Oktober 2024, ini mempertandingkan dua kategori, yaitu tingkat SMP dan SMA sederajat Di tingkat SMP sederajat, SMPN 1 Juwana keluar sebagai juara pertama, disusul SMP It Ittihadul Muwahidun […]

  • DPRD Pati Narso Ungkap Alasan Generasi Muda Kurang Minat ke Pertanian

    DPRD Pati Narso Ungkap Alasan Generasi Muda Kurang Minat ke Pertanian

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 133
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, menyoroti minimnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian di wilayah Kabupaten Pati. Ia menuding kurangnya edukasi dari Pemkab Pati sebagai salah satu penyebabnya. “Generasi muda enggan bertani karena selalu dihantui ancaman banjir di beberapa wilayah seperti Jakenan, Kayen, dan Gabus,” ujarnya. Selain banjir, fenomena kekeringan juga menjadi […]

  • Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Persipa bukan kesebelasan kemarin sore. Usianya sudah 68 tahun. Persipa terbentuk 19 April 1951 silam. Namun di usianya yang sudah dewasa nan matang tersebut, Persipa belum berprestasi apa-apa. Ketua Umum Persipa, Saiful Arifin mengungkapkan hal tersebut di momen syukuran ulang tahun yang digelar di lantai 11 The Safin Hotel Jumat (19/4/2019) malam. ”Persipa sudah dewas […]

  • Spirit Wani Ngeyel Persipa Pati Curi Satu Poin di Cilacap

    Spirit Wani Ngeyel Persipa Pati Curi Satu Poin di Cilacap

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Riski Novriansyah tampil sebagai penyelamat Persipa Pati dari kekalahan. Spirit wani ngeyel membawa Persipa Pati meraih satu poin penting dalam lanjutan Liga 2 menghadapi PSCS Cilacap, Senin (5/9/2022) malam. Laskar Saridin berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1. Hasil ini memupus kemenangan tuan rumah yang sudah ada di depan mata.  CILACAP – Tuan rumah mendominasi […]

  • Kepala Dispermades Pati Tri Haryama.

    Kepala Dispermades Pati Ikut Dipanggil KPK Soal OTT Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa, Begini Ceritanya

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.545
    • 0Komentar

    PATI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Hariyama, mengaku turut dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan. Pemanggilan tersebut berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo, dalam dugaan kasus jual beli jabatan perangkat desa. Tri mengatakan, pemeriksaan dilakukan di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang, pada Senin […]

  • Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati bakal berlangsung (7/2/2019) pekan depan. Acara reorganisasi itu bakal digelar di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Pakis Kecamatan Tayu, dengan mengusung tema “Satu Abad Menuju Kemandirian NU”, dalam konferensi itu isu-isu penting bakal dibahas. Diantaranya soal kemandirian ekonomi dan pendidikan. Ketua Konfercab PCNU 2019, Jamal Ma;mur […]

expand_less