Breaking News
light_mode

Tingkah Mahasiswa UIN Walisongo Jadi Badut Hibur Pasien Corona

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
  • visibility 182

 

Aksi badut yang diperankan mahasiswa UIN Walisongo menghibur para peserta isolasi terpusat di rumah dinas Walikota Semarang.

Gelak tawa pecah di pelataran rumah dinas
Walikota Semarang, Minggu (1/8/2021). Sejumlah pasien Covid-19 yang sedang
menjalani isolasi mandiri terpusat tampak gembira. Hari itu mereka mendapat
hiburan gratis dari para badut  yang
merupakan mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

SEMARANG – Puluhan
pasien Covid-19 itu dikejutkan dengan kedatangan belasan mahasiswa UIN
Walisongo Semarang. Mereka mengira, mahasiswa akan menggelar demonstrasi karena
datang mengenakan atribut jas almamater yang lengkap.

Ternyata para mahasiswa itu
justru hadir memberikan kejutan. Mereka menggelar konser dadakan, dan mengajak
para pasien bernyanyi dan tertawa bersama.

Membawa gitar dan cajon,
aksi panggung dadakan mahasiswa UIN Walisongo itu berhasil membuat pasien
terhibur. Mereka turut bernyanyi dan berjoget dengan iringan musik sederhana
itu. Tentu, dengan pembatasan jarak dan protokol kesehatan sangat ketat

Suasana semakin meriah
ketika ada sesosok badut muncul di hadapan para pasien isoman. Dengan tingkah
lucunya, badut yang juga salah satu mahasiswa UIN Walisongo itu mengajak pasien
untuk joget bersama. Tak ayal, tingkah lucu badut membuat beberapa pasien tak
berhenti tertawa.

“Ayo semuanya joget,
biar sehat. Hari ini kita hadir untuk menghibur bapak ibu semua. Yang isolasi
semoga cepat sembuh, para nakes semoga lebih semangat,” kata salah satu
mahasiswa membuka acara.

Tak hanya pasien, sejumlah
tenaga kesehatan yang sedang bertugas di tempat itu juga begitu antusias.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyaksikan aksi mahasiswa menghibur pasien corona.


Saat konser dadakan
digelar, tiba-tiba muncul Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar yang
sedang gowes pagi mampir karena melihat ada aktivitas menarik di sana.

“Lho ini mahasiswa
dari mana? Kenapa di sini, kok nggak ikut demo?,” seloroh Ganjar.

“Kan kondisinya lagi
susah pak, masa demo. Lebih baik melakukan kegiatan seperti ini. Menghibur
saudara-saudara kita yang sedang isolasi. Lebih bermanfaat,” katanya
sambil diacungi dua jempol oleh orang nomor satu di Jawa Tengah ini.

Koordinator kegiatan, Rina
Purwaningsih mengatakan, mahasiswa yang hadir dalam acara itu adalah mahasiswa
dari jurusan Pemberdayaan Masyarakat Islam (PMI) UIN Walisongo Semarang. Mereka
sengaja datang ke tempat isolasi terpusat itu untuk memberikan hiburan.

“Kami merasa tergerak
untuk mengikuti anjuran pak Ganjar, yang menyarankan agar mahasiswa turun dan
ikut serta dalam penanganan Covid-19. Nah kali ini kami ikut serta, dengan cara
menghibur pasien yang sedang isolasi. Harapannya mereka bisa bahagia,”
katanya dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Semua talent yang
dihadirkan untuk menghibur lanjut Rina adalah mahasiswa. Baik pemain musik,
penyanyi, pembaca puisi termasuk badut yang beraksi lucu di sana.

“Kenapa kami minta ada
teman yang jadi badut, ya itu salah satu media agar pasien di sini terhibur.
Setidaknya, dengan tingkah lucu badut itu, para pasien di sini bisa tersenyum.
Karena kami tahu, mereka pasti bosan selama menjalani isolasi,” jelasnya.

Tak hanya menghibur pasien,
Rina mengatakan mahasiswa UIN Walisongo siap bergerak membantu penanganan
pandemi dengan cara lain. Dalam waktu dekat, mereka sepakat akan turun ke jalan
dan melakukan pendataan pada pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UKM yang terdampak
pandemi.

“Rencana ke depan kita
akan mendata PKL dan pelaku UKM yang terdampak PPKM Darurat. Data itu akan kami
serahkan ke pemerintah agar bisa dibantu dan dicarikan solusi,”
pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur
Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah
tergugah untuk ikut berperan dalam penanganan Covid-19. Dirinya bangga, karena
setelah beberapa waktu lalu banyak kawan-kawan mahasiswa datang ke rumahnya dan
menyatakan siap membantu, mereka langsung eksekusi.

“Eksekusinya ada yang
kemarin mahasiswa Upgris sosialisasi prokes, mahasiswa Polines belanja dan
dibagikan ke yang membutuhkan dan hari ini kawan-kawan UIN datang membawa
hiburan. Mereka bawa badut, bawa musisi, nyanyi bareng menghibur saudara-saudara
kita yang isolasi. Ini top,” katanya.

Cara-cara mahasiswa itu
lanjut Ganjar sangat kreatif. Gerakan mereka dalam membantu penanganan pandemi
sangat kongkret dan terlihat bahwa mereka benar-benar terjun membantu
masyarakat.

“Saya mengajak
mahasiswa di Jateng di kampus manapun. Mari kita terlibat dalam penanganan
Covid ini. Terserah anda mau ambil bagian yang mana, mau bantu mereka yang
isolasi, mau menghibur seperti kawan-kawan UIN ini atau membantu mereka yang
kesulitan ekonomi. Kawan-kawan mahasiswa pasti punya kreasi yang luar biasa dan
mudah-mudahan seluruh Jateng bergerak semua,” pungkasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Jateng Apresiasi RPA Tabarruk: Model Bisnis Ramah Lingkungan dan Halal yang Inspiratif

    Wagub Jateng Apresiasi RPA Tabarruk: Model Bisnis Ramah Lingkungan dan Halal yang Inspiratif

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 241
    • 0Komentar

    KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengungkapkan kekagumannya terhadap Rumah Potong Ayam (RPA) Tabarruk, Kudus, bukan hanya karena produktivitasnya yang tinggi, tetapi terutama karena komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan penerapan prinsip halal yang terintegrasi. Dalam kunjungannya Rabu (16/7/2025), Gus Yasin secara khusus memuji sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah […]

  • DPRD Pati H. Kamari Ungkap Prospek Pertanian Tebu dan Peran Petani Milenial

    DPRD Pati H. Kamari Ungkap Prospek Pertanian Tebu dan Peran Petani Milenial

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, H. Kamari, meyakini bahwa sektor pertanian tebu di Indonesia masih menyimpan potensi besar dan prospektif. Hal ini disampaikannya dalam sebuah pernyataan terkait perkembangan industri gula di Indonesia. “Tebu sangat prospektif karena kebutuhan gula di Indonesia masih kurang. Ini berarti peluang besar terbuka untuk pengembangan tanaman tebu,” ujar Kamari. “Namun, tantangannya […]

  • Babak 16 Besar Ujian Sesungguhnya Persiku Kudus Menuju Liga 2

    Babak 16 Besar Ujian Sesungguhnya Persiku Kudus Menuju Liga 2

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 219
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persiku Kudus akan menghadapi ujian sesungguhnya untuk menyukseskan misi naik kasta ke Liga 2. Karena di babak 16 besar Liga 3 nasional, Macan Muria bakal menghadapi lawan tangguh dan juga bermain di luar kandang. Persiku Kudus akan bermain di Stadion Mini Cibinong Bogor, Jawa Barat. Ya, di babak 16 besar ini Persiku Kudus […]

  • Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.622
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti komposisi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang saat ini mencapai 34 persen. Pihak legislatif mewaspadai potensi kenaikan angka tersebut jika kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu direalisasikan. Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, […]

  • Najeb Yakubu kembali memperkuat Persijap Jepara saat menahan imbang Persik Kediri.

    Persijap Jepara Tahan Imbang Tuan Rumah Persik 0 – 0, Bukti Mentalitas Kuat Laskar Kalinyamat

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    KEDIRI – Skor kacamata menjadi hasil akhir saat Persijap Jepara berjumpa dengan Persik Kediri, Senin (6/4) di Stadion Brawijaya dalam lanjutan pekan ke-26 Super League. Tuan rumah Persik Kediri seharusnya bisa menang, andai hadiah penalti yang diberikan wasit tidak digagalkan oleh kiper Persijap Sendri Johansyah. Persijap Jepara sendiri tampil spartan sepanjang 2×45 menit, Laskar Kalinyamat […]

  • LAZISNU Ngabul Jepara Salurkan 14,7 Juta Untuk Guru TPQ dan Madin

    LAZISNU Ngabul Jepara Salurkan 14,7 Juta Untuk Guru TPQ dan Madin

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Penyerahan secara simbolis bisyaroh dari LAZISNU Ngabul untuk para guru TPQ dan madin. Puluhan guru TPQ dan madrasah diniyah di Desa Ngabul mendapat “THR” dari LAZISNU Ngabul. Total uang yang disalurkan sebesar 14,7 juta. JEPARA – Raut muka para guru TPQ dan madrasah diniyah di Desa Ngabul berseri-seri, menjelang lebaran ini mereka mendapat bisyaroh dari […]

expand_less