Breaking News
light_mode

Gongcik: Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
  • visibility 300

PATI – Kesenian bela diri Gongcik, yang pernah masyhur di Kabupaten Pati, kini mulai meredup. Namun, upaya pelestarian terus dilakukan, salah satunya melalui pertunjukan yang melibatkan berbagai generasi. Warga Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, misalnya, masih aktif melestarikan Gongcik secara turun-temurun.

“Seperti menjelang bulan Syuro ini kami mengadakan pertunjukan Gongcik dari berbagai lintas generasi, mulai dari usia SD, SMP, remaja, hingga orang tua. Mereka berasal dari Kecamatan Trangkil, Tlogowungu, Wedarijaksa, dan Margoyoso. Pertunjukan ini juga dalam rangka memperingati Haul Mbah Wiro Padi, dahulu beliau yang mengajarkan Gongcik kepada masyarakat Pasucen khususnya,” jelas Ahmad Faozi, salah seorang pelestari Gongcik, usai pertunjukan Selasa (24/6/2025).

Pertunjukan lintas generasi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, dan membangkitkan rasa bangga generasi muda terhadap kesenian ini. Faozi menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelangsungan Gongcik.

“Kami memberikan kebebasan dalam berkreasi agar mereka merasa bangga dan merasa memiliki kesenian ini,” tambahnya.

Gongcik sendiri memiliki sejarah panjang di Desa Pasucen sejak sekitar tahun 1835, bermula dari Mbah Wiro Padi. Dahulu, Gongcik bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai pertahanan diri dari penjajah dan media dakwah Islam.

“Itu berkembang pesat di era penjajahan karena bisa membekali masyarakat untuk melindungi diri sendiri. Biar tidak ketahuan (penjajah), makanya diiringi dengan tabuhan musik,” terang Faozi.

Hingga kini, puluhan warga Desa Pasucen masih menekuni Gongcik. Kesenian bela diri ini dimainkan berpasangan dengan pakaian serba hitam, diiringi gong, ning nong, kendang, dan jidor.

Gerakannya yang seperti tari-tarian membuat Gongcik tetap menarik dan sering ditampilkan dalam acara hajatan atau sedekah bumi. Upaya pelestarian seperti pertunjukan di Desa Pasucen diharapkan dapat menghidupkan kembali kejayaan Gongcik di Kabupaten Pati.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keliling Desa, Sambut Ramadan dengan Ceria

    Keliling Desa, Sambut Ramadan dengan Ceria

    • calendar_month Sel, 15 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    JEPARA – Menghadapi bulan Ramadan, PAC IPNU dan IPPNU Keling tampil beda. Bulan yang dianggap suci bagi umat Islam itu disambut dengan keceriaan melalui karnaval berkeliling desa se Kecamatan Keling Senin siang kemarin (14/5/2018). Ketua PAC IPNU Keling, Nur Khasan menuturkan, pihaknya memang sengaja melakukan pawai ke desa-desa untuk mengabarkan keceriaan menyambut Ramadan kepada khalayak […]

  • Pertandingan Persijap vs Bekasi City/INSTAGRAM PERSIJAP JEPARA 

    Gagal Menang Performa Persijap Belum Memuaskan

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Pertandingan Persijap vs Bekasi City/INSTAGRAM PERSIJAP JEPARA JEPARA – Hasil pertandingan uji coba antara Persijap Jepara melawan Bekasi City  (20/8/2023) menjadi sorotan. Sebab dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara itu Persijap gagal menang. Permainan tim Laskar Kalinyamat juga belum meyakinkan.  Dalam pertandingan tersebut Persijap ditahan imbang 1-1 oleh Bekasi City. Persijap […]

  • Jelajah Cita Rasa : Kuliner Khas yang Wajib Dicoba di Blora

    Jelajah Cita Rasa : Kuliner Khas yang Wajib Dicoba di Blora

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 211
    • 0Komentar

    BLORA – Blora, sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang terkenal dengan hutan jatinya, masyarakat samin dan sastrawan besar Pramoedya Ananta Toer ternyata juga menyimpan kekayaan kuliner yang menggugah selera. Jika Anda berkunjung ke Blora, jangan lewatkan untuk mencicipi beberapa hidangan khas yang otentik dan lezat berikut ini: 1. Sate Blora Pak Daman Sate Blora terkenal […]

  • Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman, (17/9/2022) Bukan seberapa banyak jumlah tentara atau canggihnya alutsista. Namun kedaulatan pangan dan kesadaran budayalah yang menjadi sumber utama kekuatan bangsa.  Masalah kebangsaan kembali dibahas dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman pada Sabtu (17/9/2022) malam. Dalam forum ngaji budaya itu dibahas tentang pentingnya posisi kedaulatan pangan serta kesadaran budaya sebagai sumber utama […]

  • Peduli Warisan Leluhur, Desa Sirahan Bangun Pagar Besar

    Peduli Warisan Leluhur, Desa Sirahan Bangun Pagar Besar

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Kepala Desa Sirahan Sutiyono sedang menunjukkan bangunan pagar makam yang baru selesai dibangun Lingkar Muria, PATI – Pemerintah Desa Sirahan total dalam membangunan pagar yang mengelilingi makam desa yang berada di tepi Jalan Tayu – Pati. Hal ini lantaran kesadaran masyarakat desa, sebab makam merupakan warisan dan pengingat akan leluhur mereka. Kepala Desa Sirahan, Sutiyono […]

  • Jumlah Anggota DPRD Perempuan di Jepara Naik

    Jumlah Anggota DPRD Perempuan di Jepara Naik

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    KPU Jepara KPU Kabupaten Jepara telah menetapkan 50 kursi calon anggota DPRD Kabupaten Jepara periode 2019. Hasilnya, PPP menjadi parpol terbanyakyang memeroleh suara dengan total mengamankan 10 kursi di Taman Sari (Red, Gedung DPRD Jepara). Selain itu kabar baik bagi kaum perempuan. Dari 50 anggota DPRD Jepara yang bakal duduk di kursi legislatif periode mendatang, […]

expand_less