Breaking News
light_mode

Situs Patiayam Bukti Kuat Masa Pra Sejarah di Kudus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
  • visibility 295

Patung gajah purba di depan museum purbakala Patiayam/ @ericandoko

Bupati Kudus Hartopo menilai penting membuat roadmap yang jelas, langkah-langkah yang diambil dalam menyikapi situs patiayam. Hal ini mengingat temuan berbagai fosil yang sangat banyak.

KUDUS – Museum
Purbakala Patiayam memiliki situs purba yang terletak di Pegunungan Patiayam,
Dukuh Kancilan, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus. Secara morfologi, situs
Patiayam merupakan sebuah kubah (dome) dengan ketinggian puncak tertingginya
(Bukit Patiayam) 350 mdpl.

Di Patiayam ini ditemukan
berbagai fosil purba dari zaman Plestosen yang mengandung fosil vertebrata dan
manusia purba yang terendap di sungai dan rawa-rawa sekitar gunung Patiayam.
Oleh karena itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus bekerjasama
dengan Tim BPSMP Sangiran, Sragen,  melaksanakan Seminar Hasil Kajian
Koleksi Museum Situs Purbakala Patiayam, di Hotel @Hom pada Rabu (3/11/2021).

Hadir dalam kesempatan
tersebut, Bupati Kudus H.M. Hartopo, Kepala Disbudpar Kudus, Kurator Koleksi
Museum Sangiran, Teknisi Laboratorium Sangiran, serta tamu undangan lainya.

Replika tulang gajah purba yang menjadi koleksi andalan museum purbakala Patiayam/ @wisatapatiayam

Menurut Hartopo, Museum
Patiayam dengan situs arkeologinya merupakan bukti yang jelas bahwa Kabupaten
Kudus mempunyai catatan pra sejarah dimasa lalu yang begitu kuat. Pihaknya
mengatakan pasti timbul berbagai pertanyaan tentang fenomena ini mau dibawa
kearah mana. Sedangkan bukti artefak sudah tidak bisa terbantahkan baik
kualitas maupun kuantitasnya.

“Maka dari itu, acara
semacam ini sangat penting diadakan untuk membuat roadmap yang jelas,
langkah-langkah yang diambil dalam menyikapi patiayam,” terang Bupati
Hartopo dalam rilis di @pemkabkudus.

Selain itu, Bupati Hartopo
berharap dengan terlaksananya kegiatan ini dapat mendorong masyarakat utamanya
anak didik disekolah untuk lebih mengetahui dan mencintai sejarah. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Lepet Jagung Jepara Memikat Hati Puan Maharani

    Ketika Lepet Jagung Jepara Memikat Hati Puan Maharani

    • calendar_month Ming, 16 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

      Lepet jagung manis Ketua DPR RI Puan Maharani jatuh hati dengan jajanan khas Jepara, lepet jagung. Kekagumannya pada jajanan pasar ini diunggah dalam akun fanspage pribadinya.  JEPARA – Pernah mendengar makanan lepet? Sejenis camilan dari beras ketan yang biasa diolah dengan cara dikukus dan dibungkus menggunakan daun kelapa yang mudah ditemui di wilayah Jawa. […]

  • PKB – PPP Satu Suara Ingin Kader NU Maju di Pilkada Pati 2024

    PKB – PPP Satu Suara Ingin Kader NU Maju di Pilkada Pati 2024

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 231
    • 0Komentar

    KOTA – Duo partai ijo menjajaki kerjasama politik untuk menyongsong kontestasi Pilkada 2024. Kedua partai tersebut ingin memunculkan calon bupati dan wakil bupati Pati dari figur Nahdliyyin. Dua partai tersebut adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Jajaran pengurus kedua partai tersebut telah bertemu dalam agenda silaturahmi di kantor DPC PKB (4/5) […]

  • Bupati Pati Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Keterbukaan Informasi

    Bupati Pati Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Visitasi Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 di Ruang Pragola, Setda Kabupaten Pati. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah untuk mengevaluasi transparansi dan akuntabilitas informasi publik di Pemerintah Kabupaten Pati, Selasa (21/10/2025). Dalam acara tersebut, Sudewo menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati menyambut baik penilaian ini dan […]

  • KONI Kudus Menilai Musorkablub Forkom Pengkab Cacat Hukum

    KONI Kudus Menilai Musorkablub Forkom Pengkab Cacat Hukum

    • calendar_month Sab, 20 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Konflik di tubuh KONI Kudus terlihat makin memanas. Forkom Pengkab menghendaki Musorkablub. Namun rencana itu dinilai KONI Kudus cacat hukum. KUDUS – KONI Kabupaten Kudus menyebut musyawarah kabupaten luar biasa (musorkablub) yang bakal diselenggarakan forum komunikasi pengkab cacat hukum. Sebab, musorkablub yang direncanakan diselenggarakan Sabtu (21/2/2021) tak sesuai AD/ART KONI 2020. Kabid Binkum KONI Kudus […]

  • Tim Voli Putra Raih Medali Emas SEA Games 2023 Tanpa Terkalahkan

    Tim Voli Putra Raih Medali Emas SEA Games 2023 Tanpa Terkalahkan

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pemain timnas voli putra berpose dengan medali emas KAMBOJA – Prestasi membanggakan diukir cabang olahraga voli indoor putra di SEA Games 2023 Kamboja, tim voli putra berhasil meraih medali emas dengan catatan sempurna. Dari babak grup hingga final timnas voli putra tak terkalahkan dan tidak pernah kehilangan satu set pun. Hari Senin (08/05/2023), tampil pada […]

  • Tingginya Indikasi Gangguan Mental Anak, Edy Wuryanto Dorong Kemenkes Bertindak

    Tingginya Indikasi Gangguan Mental Anak, Edy Wuryanto Dorong Kemenkes Bertindak

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.078
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyuarakan keprihatinan mendalam atas temuan pemerintah yang menunjukkan tingginya indikasi gangguan kesehatan jiwa pada anak. Data skrining dari program Cek Kesehatan Gratis yang dirilis Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa hampir 10 persen dari sekitar 7 juta anak yang diperiksa menunjukkan gejala kecemasan dan depresi. […]

expand_less