Breaking News
light_mode

Situs Patiayam Bukti Kuat Masa Pra Sejarah di Kudus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
  • visibility 176

Patung gajah purba di depan museum purbakala Patiayam/ @ericandoko

Bupati Kudus Hartopo menilai penting membuat roadmap yang jelas, langkah-langkah yang diambil dalam menyikapi situs patiayam. Hal ini mengingat temuan berbagai fosil yang sangat banyak.

KUDUS – Museum
Purbakala Patiayam memiliki situs purba yang terletak di Pegunungan Patiayam,
Dukuh Kancilan, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus. Secara morfologi, situs
Patiayam merupakan sebuah kubah (dome) dengan ketinggian puncak tertingginya
(Bukit Patiayam) 350 mdpl.

Di Patiayam ini ditemukan
berbagai fosil purba dari zaman Plestosen yang mengandung fosil vertebrata dan
manusia purba yang terendap di sungai dan rawa-rawa sekitar gunung Patiayam.
Oleh karena itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus bekerjasama
dengan Tim BPSMP Sangiran, Sragen,  melaksanakan Seminar Hasil Kajian
Koleksi Museum Situs Purbakala Patiayam, di Hotel @Hom pada Rabu (3/11/2021).

Hadir dalam kesempatan
tersebut, Bupati Kudus H.M. Hartopo, Kepala Disbudpar Kudus, Kurator Koleksi
Museum Sangiran, Teknisi Laboratorium Sangiran, serta tamu undangan lainya.

Replika tulang gajah purba yang menjadi koleksi andalan museum purbakala Patiayam/ @wisatapatiayam

Menurut Hartopo, Museum
Patiayam dengan situs arkeologinya merupakan bukti yang jelas bahwa Kabupaten
Kudus mempunyai catatan pra sejarah dimasa lalu yang begitu kuat. Pihaknya
mengatakan pasti timbul berbagai pertanyaan tentang fenomena ini mau dibawa
kearah mana. Sedangkan bukti artefak sudah tidak bisa terbantahkan baik
kualitas maupun kuantitasnya.

“Maka dari itu, acara
semacam ini sangat penting diadakan untuk membuat roadmap yang jelas,
langkah-langkah yang diambil dalam menyikapi patiayam,” terang Bupati
Hartopo dalam rilis di @pemkabkudus.

Selain itu, Bupati Hartopo
berharap dengan terlaksananya kegiatan ini dapat mendorong masyarakat utamanya
anak didik disekolah untuk lebih mengetahui dan mencintai sejarah. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Mus Bicara Pendidikan

    Gus Mus Bicara Pendidikan

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

      ISTIMEWA : GUS MUS Namanya KH Ahmad Mustofa Bisri, orang akrab menyebutnya Gus Mus. Kiai yang juga budayawan ini tak sepakat dengan konsep pendidikan nasional, Ia menyebut pendidikan nasional yang merupakan warisan kolonial Belanda masih sebatas pengajaran, belum melaksanakan pendidikan. Menurutnya, mendidik atau melakukan pendidikan, masih terbatas dilakukan atau setidaknya dijumpai di Raudlatul Athfal […]

  • Refleksi Indonesia yang Ini

    Refleksi Indonesia yang Ini

    • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Habib Anis Sholeh Ba’asyin membuka Suluk Maleman Sabtu (18/3/2018) malam lalu dengan sebuah pertanyaan soal pemahaman tema ngaji budaya malam itu. Tiga jamaah dipersilahkannya berbicara sesuai pandangan masing-masing soal tema “Bukan Indonesia yang Ini” beserta ilustrasi gambar jangkrik yang berhadap-hadapan. Beberapa yang mengemukakan, menganggap potret Indonesia sekarang atau Indonesia yang ini tak sesuai yang dicita-citakan […]

  • Jurnalis Pati Potong Kue HPN Bareng Artis Ibukota

    Jurnalis Pati Potong Kue HPN Bareng Artis Ibukota

    • calendar_month Kam, 21 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PATI – Hari Pers Nasional sebenarnya jatuh pada 9 Februari lalu, namun di Kabupaten Pati diperingati dengan gembira Rabu (20/2/2019). Dalam momen peringatan tersebut, pers bersama para pekerja seni saling menguatkan di hari rayanya para wartawan itu. Pukul 15.00, bersama beberapa artis kenamaan, para wartawan di Pati yang tergabung dalam Forum Jurnalis Independen (ForJIP) menggelar […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PATI – Menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, siswa MA Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, berkolaborasi dengan TNI, PT Misaja Mitra, dan Dinas Kehutanan, berhasil menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso, Rabu (14/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema “Hidup Berkelanjutan”. “Penanaman mangrove ini sangat penting […]

  • Masjid Agung Pati Gelar Ngaji Budaya, Makin Meriah dengan Wayang dan Dagelan

    Masjid Agung Pati Gelar Ngaji Budaya, Makin Meriah dengan Wayang dan Dagelan

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BUDAYA – Kegiatan ngaji budaya digelar Masjid Agung Baitunnur Pati, Kamis (28/3). Ngaji budaya ini bertajuk Ngaji Cangkrukan. Kegiatan ini bertepatan dengan malam Nuzulul Qur’an. Ngaji Cangkrukan di Masjid Agung Baitunnur Pati memadukan mengaji agama dan bershalawat dengan wayang, serta dagelan, dan kesenian lain. Acara tersebut dimeriahkan gamelan Kalimosodo, Ahbabul Musthofa Pucakwangi, OSBand Pelajar NU […]

  • DPUTR Pati Respons Aksi Warga, Jalan Kayen Ditingkatkan Beton

    DPUTR Pati Respons Aksi Warga, Jalan Kayen Ditingkatkan Beton

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.166
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati memastikan perbaikan permanen ruas Jalan Kayen menuju RSUD telah masuk dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1,25 miliar untuk menangani kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, […]

expand_less