Breaking News
light_mode

Rekrutmen PPPK 2024, Ribuan Tenaga Honorer Pemkab Pati Ikuti Tes CAT di UNS

  • account_circle Arif Mohamad
  • calendar_month Jum, 6 Des 2024
  • visibility 258

 

PATI – Ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengikuti seleksi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024. Seleksi ini berlangsung dengan metode Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ujian dilaksanakan di Gedung Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mulai Selasa hingga Jumat, 3-6 Desember 2024. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pati bekerja sama dengan Kantor Regional 1 BKN Yogyakarta dalam pelaksanaan seleksi ini.

Kepala BKPSDM Kabupaten Pati, Muh Saiful Ikmal, menjelaskan bahwa ujian berlangsung dalam tiga sesi per hari, dengan masing-masing sesi diikuti oleh 350 peserta.

“Setiap hari ada tiga sesi, dan total peserta seleksi adalah 3.108 orang. Mereka memperebutkan 1.079 formasi PPPK di lingkungan Pemkab Pati,” ujar Saiful, Kamis (5/12/2024).

Formasi Terbesar untuk Guru

Dari total formasi yang tersedia, alokasi terbesar adalah untuk guru dengan jumlah 500 formasi, diikuti tenaga teknis sebanyak 400 formasi, dan tenaga kesehatan sebanyak 179 formasi. Proses seleksi ini diikuti oleh tenaga honorer yang sudah terdaftar dalam database BKN.

“Peserta merupakan tenaga honorer yang telah masuk dalam database BKN. Ini merupakan tahap pertama untuk tenaga honorer di Pemkab Pati,” kata Saiful.

Tanpa Passing Grade, Hasil Ditentukan oleh Panselnas

Saiful menegaskan bahwa dalam ujian CAT ini tidak diterapkan sistem passing grade. Hasil tes akan diproses oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yang melibatkan kementerian terkait dan BKN, sementara Panitia Seleksi Daerah (Panselda) hanya berperan menyampaikan hasil tersebut.

Peserta yang lolos seleksi akan diangkat sebagai PPPK penuh waktu, sementara peserta yang tidak lolos berpeluang menjadi PPPK paruh waktu. Namun, Saiful menambahkan bahwa aturan teknis terkait status PPPK paruh waktu masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Ini bagian dari penyelesaian status tenaga honorer non-ASN yang akan berakhir tahun ini. Ke depan, tidak akan ada lagi istilah tenaga honorer. Seluruh pegawai hanya terdiri dari ASN PNS dan PPPK,” ungkapnya.

Meningkatkan Kesejahteraan Pegawai

Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, Jumani, menyatakan bahwa program rekrutmen PPPK ini bertujuan untuk meningkatkan status dan kesejahteraan tenaga honorer. Dengan kebijakan ini, tenaga honorer diharapkan mendapatkan kepastian status dan pengakuan yang lebih baik di lingkungan pemerintahan.

EDITOR : M FATWA

  • Penulis: Arif Mohamad

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna Hak Angket DPRD Pati: PDI-P Soroti Indikasi Pelanggaran Etika oleh Bupati Pati 

    Rapat Paripurna Hak Angket DPRD Pati: PDI-P Soroti Indikasi Pelanggaran Etika oleh Bupati Pati 

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 450
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar Rapat Paripurna pada Jumat, 31 Oktober 2025, dengan agenda utama menyatakan pendapat atas laporan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terkait pemakzulan Bupati Pati. Bupati Pati, Sudewo, hadir secara daring dalam rapat tersebut. Rapat Paripurna diawali dengan pembacaan laporan Pansus Hak Angket yang berisi evaluasi terhadap […]

  • Hindari Praktik Pungli, Komisi D DPRD Pati Dorong Pengusulan Program Revitalisasi

    Hindari Praktik Pungli, Komisi D DPRD Pati Dorong Pengusulan Program Revitalisasi

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.278
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati didesak untuk segera mengajukan usulan program perbaikan dan pembangunan gedung sekolah untuk tahun anggaran 2026. Langkah ini dianggap sangat mendesak mengingat masih banyaknya fasilitas pendidikan yang kondisinya sudah memprihatinkan. Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, dalam keterangannya di Gedung DPRD setempat, […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Hardi : Hindari Konflik di Pilkada 2024

    Wakil Ketua DPRD Pati Hardi : Hindari Konflik di Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Hardi, mengingatkan masyarakat untuk tidak berlebihan dalam mendukung salah satu calon dalam Pilkada 2024. Ia mengkhawatirkan adanya oknum yang memanfaatkan situasi tersebut untuk memicu konflik. “Saya berpesan kepada semua masyarakat agar jangan sampai Pilkada 2024 ini dinodai dengan adanya konflik,” ungkapnya. Hardi mengakui […]

  • Hampir Masuk Musim Penghujan, DPRD Pati Minta Pemkab Beri Perhatian ke Sektor Pertanian

    Hampir Masuk Musim Penghujan, DPRD Pati Minta Pemkab Beri Perhatian ke Sektor Pertanian

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 605
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang datangnya musim penghujan, anggota DPRD Pati, Warsiti, mendesak Pemerintah Kabupaten Pati untuk meningkatkan perhatian terhadap sektor pertanian. Hal ini disampaikan Warsiti mengingat pentingnya peran sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat di Kabupaten Pati. “Biasanya, saat musim penghujan tiba, para petani akan memulai penanaman di lahan pertanian,” ujar dia. “Pemerintah harus siap […]

  • Jangan Lengah Tetap Patuhi Prokes di Masa Pandemi

    Jangan Lengah Tetap Patuhi Prokes di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

      Amir Machmud, Ketua PWI Jawa Tengah SEMARANG – Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah Amir Machmud NS mengingatkan, agar para anggotanya di berbagai daerah selalu saling mengingatkan dalam menjaga dan melaksanakan disiplin protokol kesehatan. “Selepas Lebaran lalu terjadi kecenderungan eskalasi penyebaran virus Covid-19, terutama dengan varian baru Delta di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Ini […]

  • DPRD Pati Tekankan Pentingnya Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

    DPRD Pati Tekankan Pentingnya Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 30.179
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati melalui Komisi C menegaskan perlunya membangun sistem pengelolaan persampahan yang dimulai dari tingkat paling bawah, yaitu desa. Menurut pengamatan dewan, penanganan sampah di wilayah pedesaan masih sangat terbatas dan belum berjalan optimal. Padahal, setiap desa seharusnya sudah mampu mengelola limbahnya secara mandiri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada […]

expand_less