Breaking News
light_mode

Tanggapi Desakan Masyarakat, Ketua DPRD Pati Tegaskan Siap Terima Pemotongan Tunjangan Perumahan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 99.477

PATI – Isu besaran tunjangan perumahan bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pati yang menuai sorotan publik akhirnya mendapat tanggapan resmi.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyikapi desakan masyarakat yang meminta pemotongan nilai tunjangan tersebut dengan sikap terbuka.

Ia menegaskan bahwa pihak legislatif tidak akan keberatan jika pemerintah daerah memutuskan untuk menyesuaikan atau mengurangi besaran fasilitas yang diterima.

“Pihak legislatif sama sekali tidak keberatan jika fasilitas tunjangan tersebut harus dikurangi,” ujar Ali.

Menurut penjelasannya, pemberian hak berupa tunjangan perumahan ini sebenarnya telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 yang kemudian diperbarui melalui PP Nomor 1 Tahun 2023.

Dasar aturan ini memberikan kewenangan bagi pemerintah daerah untuk memberikan tunjangan, khususnya jika daerah tersebut belum mampu menyediakan bangunan rumah jabatan resmi bagi para anggota dewan.

Ali juga menegaskan bahwa DPRD tidak memiliki wewenang untuk mengatur besaran uang yang diterima. Penetapan nilai nominal hingga kebijakan perubahan atau pemotongan tunjangan tersebut sepenuhnya menjadi ranah eksekutif, yang dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati.

“Penentuan nominal serta kebijakan pemotongan tunjangan tersebut sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah melalui SK Bupati, bukan domain DPRD,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ali mengingatkan bahwa setiap penyesuaian nilai tunjangan harus didasarkan pada hasil penilaian atau appraisal yang objektif dan terukur.

Ia menjelaskan bahwa istilah tunjangan perumahan memiliki cakupan makna yang luas, tidak sekadar biaya sewa tempat tidur atau kamar saja, melainkan mencakup fasilitas lengkap sebuah hunian.

“Kalau memang mau dikurangi sesuai dengan kehendak masyarakat, kemudian Plt Bupati mau mengurangi, ya monggo kami persilahkan. Tentunya dilakukan dengan appraisal. Karena kita bicara bukan sewa kamar, tapi tunjangan perumahan,” katanya.

Ia merinci bahwa komponen yang diperhitungkan dalam tunjangan tersebut meliputi kebutuhan ruang yang layak seperti kamar tidur, ruang tamu, hingga ruang keluarga.

Oleh karena itu, perubahan nilai tidak bisa dilakukan secara sembarangan namun harus tetap masuk akal dan sesuai standar kelayakan hunian.

Meski demikian, Ali menegaskan seluruh elemen DPRD siap menerima keputusan apa pun yang diambil pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran daerah.

Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Bupati Pati Nomor 26 Tahun 2025, rincian tunjangan perumahan yang diterima saat ini adalah sebesar Rp41 juta per bulan untuk Ketua DPRD, Rp29 juta per bulan bagi Wakil Ketua, dan Rp21 juta per bulan untuk setiap anggota DPRD.

Isu ini sebelumnya mencuat ke permukaan saat audiensi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) bersama Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada Sabtu (23/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan AMPB, Supriyono Botok, secara tegas menyoroti nilai tunjangan yang dinilai terlalu besar dan membebani keuangan daerah.

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kado Hari Santri PWI Pati Peduli Berbagi Bahan Makanan ke Pesantren

    Kado Hari Santri PWI Pati Peduli Berbagi Bahan Makanan ke Pesantren

    • calendar_month Ming, 24 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Ketua PWI Pati Moch Noor Efendi menyalurkan sedekah untuk pondok pesantren Riyadlotus Solihin Jatisari Jakenan. PATI – Dalam momen hari santri, organisasi Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Pati membagikan bahan makanan untuk salah satu pondok pesantren yang sedang berkembang di Desa Jatisari Kecamatan Jakenan. Pondok pesantren tersebut adalah Riyadlotus Solihin yang menampung 60-an santri dari kalangan […]

  • Muhammad Ulin Nuha, Peraih Juara Lomba Matematika Internasional di Singapura

    Muhammad Ulin Nuha, Peraih Juara Lomba Matematika Internasional di Singapura

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Atasi Soal Sulit, Anggap Semua Soal Itu Unik Matematika memang sulit, namun Muhammad Ulin Nuha punya cara mengatasinya. Dia menganggap soal-soal itu memiliki keunikan. Itulah kunci, hingga dia moncer di bidang matematika dan menjuarai berbagai kejuaraan Dari kejauhan, siapa sangka dia anak jenius. Seperti diketahui, jenius dalam lakon film-film digambarkan berkaca mata tebal, dan berpakaian […]

  • PSG Pati Tantang Klub Liga 1

    PSG Pati Tantang Klub Liga 1

    • calendar_month Sel, 18 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Pelatih PSG Pati saat memberikan intruksi ke pemainnya     Tak main-main, tim pelatih Laskar Kembangjoyo terus mematangkan skuadnya. Klub-klub 1 dibidik menjadi lawan uji coba pasca libur lebaran ini. Sebelumnya klub ini sudah dua kali menjajal kekuatan klub Liga 1, Bhayangkara Solo FC dan Persipura. PATI – Klub Liga 2, PSG (Putra Safin Grup) Pati […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Perbaiki Alun-alun Kembang Joyo agar Tak Sepi Pengunjung

    DPRD Pati Minta Pemkab Perbaiki Alun-alun Kembang Joyo agar Tak Sepi Pengunjung

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.017
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mendukung revitalisasi Alun-alun Kembang Joyo di Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati. Tujuan utama adalah agar kawasan yang pernah ramai tersebut tidak terus ditinggalkan oleh masyarakat dan para pedagang. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto mengungkapkan bahwa kondisi kawasan saat ini […]

  • Suasana rapat paripurna DPRD Pati 

    Viral Ketua DPRD Pati Kecewa karena Anggota Bolos Paripurna

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Suasana rapat paripurna DPRD Pati PATI – Kedisiplinan anggota DPRD Pati masih menjadi sorotan, hal ini terlihat dari tingkat kehadiran dalam rapat paripurna. Ketua DPRD Pati Ali Badrudin sampai kesal dengan hal itu. Kekesalannya dilontarkan saat memimpin Rapat Paripurna dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), (13/6/2023). Untuk diketahui pada rapat paripurna tersebut sebanyak 22 anggota […]

  • Pagu Dana Desa Pati 2026 Berkurang Sekitar Rp 60 Miliar Dibanding 2025

    Pagu Dana Desa Pati 2026 Berkurang Sekitar Rp 60 Miliar Dibanding 2025

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.564
    • 0Komentar

    PATI – Pagu Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk Kabupaten Pati pasti akan menurun dibanding tahun lalu. Hal itu dikonfirmasi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Hariyama. Menurut Tri Hariyama, alokasi Dana Desa 2026 untuk Kabupaten Pati berkurang sekitar Rp 60 miliar dibanding 2025. “Dibanding tahun kemarin, untuk Kabupaten Pati mengalami […]

expand_less