Breaking News
light_mode

Hindari Plagiasi Mahasiswa Baru Diajari Membuat Makalah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
  • visibility 119
Dokumen HMJ Syari’ah STAIN Kudus

Lingkar Muria, KUDUS – Dalam dunia akademik, menjiplak sebuah karya hukumnya haram. Baik
secara ilmiah maupun hukmiyah. Ada etika dalam mengutip sebuah karya. Hal itu
disampaikan Kisbiyanto, ketua Jurusan Tarbiyah dalam apel pembukaan pelatihan
makalah yang diadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan  (HMJ) Tarbiyah, di halaman kampus barat STAIN
Kudus Sabtu (9/92017) kemarin.
”Ada yang dinamakan gaya selingkung dalam tradisi akademik sebuah
kampus. Kalau di sini (STAIN Kudus, Red) dalam mengutip sebuah karya
menggunakan footnote, berbeda dengan
kampus lain yang biasanya menggunakan midlenote,
kalau tidak paham kaidah mengutik bisa jadi mengarah ke ranah plagiasi, ” kata
dosen yang juga ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama’ (ISNU) Kudus ini.
M. Taufik Nur Aziz, ketua HMJ Tarbiyah menambahkan, pelatihan ini
sekaligus upaya menanggulangi kebiasaan mahasiswa yang sering copy-paste dalam mengerjakan tugas
makalah. ”Di STAIN Kudus, mulai semester satu hingga semester tujuh, mahasiswa
bakal bersinggungan dengan tugas membuat makalah. Untuk itu pelatihan ini juga
sebagai pembekalan bagi mahasiswa baru dalam menempuh dunia perkuliahan,”
lanjut mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) ini.  
Sebanyak 919 mahasiswa dari 10 prodi di Jurusan Tarbiyah, menjadi
peserta pelatihan makalah. Jumlah ini menjadi yang terbanyak selama
penyelenggaraan pelatihan makalah di STAIN Kudus. Peserta dibagi menjadi delapan
kelas, yang ditempatkan di gedung A, B, Aula Kantor Jurusan, dan Gedung Pusat
Kegiatan Mahasiswa (PKM). Acara berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Penyelenggaraan pelatihan makalah tahun berbeda dengan tahun
sebelumnya. Kali ini peserta diajak praktik langsung di dalam kelas usai
pemaparan teori. Hal  itu dilakukan
karena evaluasi tahun lalu, usai pelatihan masih banyak mahasiswa yang
kebingungan mengerjakan tugas makalah. ”Disamping praktik, HMJ juga
memfasilitasi pendampingan peserta usai pelatihan. Pendampingan itu
dilaksanakan dalam format acara diskusi santai bertajuk “Pekan Pendidikan” yang
bakal membahas seputar dunia perkuliahan,” katanya kepada
Lingkar
Muria
.
Salah satu peserta pelatihan, Nurul Aini mengaku terbantu dengan
kegiatan pelatihan semacam ini. ”Pelatihan ini bisa menjadi bekal berharga.
Tanpa pengetahuan seperti ini, bisa jadi saya terjerumus plagiasi dalam
mengerjakan tugas makalah,” imbuh mahasiswi prodi PAI ini.
Di tempat terpisah, pelatihan yang sama juga dilakukan HMJ Syari’ah
dan Ekonomi Islam, yang bertempat di aula Balaidesa Ngembalrejo. Sebanyak 645 peserta
terbagi menjadi empat gelombang. Dua gelombang mengikuti pelatihan kemarin, dan
dua gelombang hari ini. Metode pelatihan yang diberikan juga sama. Menggunakan
pemaparan teori dan praktik langsung.



”Peserta kami himbau membawa laptop bagi yang punya. Kemudian
praktik langsung di tempat, mulai membuat ukuran kertas hingga format footnote khas STAIN Kudus,” kata
Julianto, ketua HMJ Syari’ah dan Ekonomi Islam ini. (kur
)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menebas Pegunungan Sampah

    Menebas Pegunungan Sampah

    • calendar_month Sab, 28 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Foto bersama usai diskusi soal penanganan sampah  Malam tadi saya belajar banyak dari para petugas sampah. Mereka berpikir sangat sederhana, jika dengan gerobak kecil saja bisa mengelola sampah dan menghasilkan uang, apalagi dengan armada truk yang bisa mengangkut lebih banyak sampah, pasti lebih menguntungkan. Bertemu mereka jangan pernah berharap akan mendengar pemikiran-pemikiran muluk. Kepada wakil […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Targetkan Panggil Sekda dan Pejabat Kunci Lainnya

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Targetkan Panggil Sekda dan Pejabat Kunci Lainnya

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PATI – Pansus Hak Angket DPRD Pati terus menunjukkan progres signifikan dalam penyelidikan mereka. Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pekerjaan mereka telah mencapai 60-70 persen. “Berikutnya, target kami adalah memanggil Pak Sekda. Ke depan, bila disepakati bersama, kami juga akan mengundang Pak Wakil Bupati dan Bupati,” ujarnya. Pernyataan ini disampaikan […]

  • Temui Perwakilan Massa Demo, DPRD Pati Komitmen Kawal Pansus Hak Angket

    Temui Perwakilan Massa Demo, DPRD Pati Komitmen Kawal Pansus Hak Angket

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 118
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menunjukkan komitmennya untuk mengawal Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket dengan sungguh-sungguh. Hal ini ditegaskan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, saat audiensi dengan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu pada Jumat (19/9/2025). “Kesepakatannya jelas, DPRD akan mengawal pansus dengan sungguh-sungguh. Terkait kebijakan Pak Bupati, yang diboikot hanyalah […]

  • Bupati Pati Apresiasi Sinergi DPRD dalam Pembahasan RPJMD 2025-2030

    Bupati Pati Apresiasi Sinergi DPRD dalam Pembahasan RPJMD 2025-2030

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 135
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Selasa (10/6/2025) untuk penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati Tahun 2025-2030. Rapat yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pati tersebut berjalan lancar. Sudewo mengapresiasi kelancaran proses rapat paripurna, menyebutnya berjalan sesuai mekanisme dan tahapan perencanaan […]

  • Anggota DPRD Pati Narso : Pemuda Motor Perubahan Bangsa

    Anggota DPRD Pati Narso : Pemuda Motor Perubahan Bangsa

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 162
    • 0Komentar

    PATI – Narso, anggota DPRD Kabupaten Pati, menyerukan kepada masyarakat, terutama para pemuda, untuk menjadi motor penggerak perubahan menuju Indonesia yang lebih baik. “Dalam momen ini, kita mengajak para pemuda untuk bersemangat dan menjadi motor penggerak bangsa kita, agar segera bisa menjadi negara maju,” ujarnya. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menekankan pentingnya […]

  • Dana Desa di Pati Tahun 2025: Rp 380 Miliar untuk 401 Desa

    Dana Desa di Pati Tahun 2025: Rp 380 Miliar untuk 401 Desa

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 144
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati akan menerima alokasi Dana Desa (DD) sebesar Rp 380 miliar pada tahun 2025 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Namun, distribusi dana tersebut menunjukkan disparitas yang signifikan antara desa-desa penerima. Desa Pasucen di Kecamatan Trangkil menjadi penerima DD tertinggi dengan anggaran mencapai Rp 1.870.060.000, terdiri dari alokasi dasar Rp 741.136.000, alokasi formula Rp […]

expand_less