Breaking News
light_mode

Hindari Plagiasi Mahasiswa Baru Diajari Membuat Makalah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
  • visibility 232
Dokumen HMJ Syari’ah STAIN Kudus

Lingkar Muria, KUDUS – Dalam dunia akademik, menjiplak sebuah karya hukumnya haram. Baik
secara ilmiah maupun hukmiyah. Ada etika dalam mengutip sebuah karya. Hal itu
disampaikan Kisbiyanto, ketua Jurusan Tarbiyah dalam apel pembukaan pelatihan
makalah yang diadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan  (HMJ) Tarbiyah, di halaman kampus barat STAIN
Kudus Sabtu (9/92017) kemarin.
”Ada yang dinamakan gaya selingkung dalam tradisi akademik sebuah
kampus. Kalau di sini (STAIN Kudus, Red) dalam mengutip sebuah karya
menggunakan footnote, berbeda dengan
kampus lain yang biasanya menggunakan midlenote,
kalau tidak paham kaidah mengutik bisa jadi mengarah ke ranah plagiasi, ” kata
dosen yang juga ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama’ (ISNU) Kudus ini.
M. Taufik Nur Aziz, ketua HMJ Tarbiyah menambahkan, pelatihan ini
sekaligus upaya menanggulangi kebiasaan mahasiswa yang sering copy-paste dalam mengerjakan tugas
makalah. ”Di STAIN Kudus, mulai semester satu hingga semester tujuh, mahasiswa
bakal bersinggungan dengan tugas membuat makalah. Untuk itu pelatihan ini juga
sebagai pembekalan bagi mahasiswa baru dalam menempuh dunia perkuliahan,”
lanjut mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) ini.  
Sebanyak 919 mahasiswa dari 10 prodi di Jurusan Tarbiyah, menjadi
peserta pelatihan makalah. Jumlah ini menjadi yang terbanyak selama
penyelenggaraan pelatihan makalah di STAIN Kudus. Peserta dibagi menjadi delapan
kelas, yang ditempatkan di gedung A, B, Aula Kantor Jurusan, dan Gedung Pusat
Kegiatan Mahasiswa (PKM). Acara berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Penyelenggaraan pelatihan makalah tahun berbeda dengan tahun
sebelumnya. Kali ini peserta diajak praktik langsung di dalam kelas usai
pemaparan teori. Hal  itu dilakukan
karena evaluasi tahun lalu, usai pelatihan masih banyak mahasiswa yang
kebingungan mengerjakan tugas makalah. ”Disamping praktik, HMJ juga
memfasilitasi pendampingan peserta usai pelatihan. Pendampingan itu
dilaksanakan dalam format acara diskusi santai bertajuk “Pekan Pendidikan” yang
bakal membahas seputar dunia perkuliahan,” katanya kepada
Lingkar
Muria
.
Salah satu peserta pelatihan, Nurul Aini mengaku terbantu dengan
kegiatan pelatihan semacam ini. ”Pelatihan ini bisa menjadi bekal berharga.
Tanpa pengetahuan seperti ini, bisa jadi saya terjerumus plagiasi dalam
mengerjakan tugas makalah,” imbuh mahasiswi prodi PAI ini.
Di tempat terpisah, pelatihan yang sama juga dilakukan HMJ Syari’ah
dan Ekonomi Islam, yang bertempat di aula Balaidesa Ngembalrejo. Sebanyak 645 peserta
terbagi menjadi empat gelombang. Dua gelombang mengikuti pelatihan kemarin, dan
dua gelombang hari ini. Metode pelatihan yang diberikan juga sama. Menggunakan
pemaparan teori dan praktik langsung.



”Peserta kami himbau membawa laptop bagi yang punya. Kemudian
praktik langsung di tempat, mulai membuat ukuran kertas hingga format footnote khas STAIN Kudus,” kata
Julianto, ketua HMJ Syari’ah dan Ekonomi Islam ini. (kur
)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhirnya Persijap Lolos 8 Besar Liga 2

    Akhirnya Persijap Lolos 8 Besar Liga 2

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 232
    • 0Komentar

      JEPARA – Hasil seri 0 – 0  saat menjamu Adhyaksa FC memastikan Persijap Jepara lolos ke babak 8 besar Liga 2 dan siap untuk merebut tiket promosi ke Liga 1. Namun Langkah ke babak 8 besar diprediksi bakal lebih berat, karena Laskar Kalinyamat bakal bersaing dengan sejumlah tim kuat lainnya. Dari segi permainan tim […]

  • Trip ke Puncak Sindoro, Wisata Asyik Hujan Meteor, Milky Way, hingga UFO ?

    Trip ke Puncak Sindoro, Wisata Asyik Hujan Meteor, Milky Way, hingga UFO ?

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Foto berlatar belakang milky Semesta alam memang penuh keindahan. Baik pesona alamnya hingga pesona angkasa. Yang satu ini orang belum banyak menyadarinya. Hampran gunung, pantai bahkan langit dibentangkan di atas kita dengan pesonanya masing-masing. Gunung dengan landscape panorama hijau dan negeri diatas awannya. Pantai dengan horizon dan gulungan ombak birunya. Sedangkan angkasa bertaburan bintang-bintang, galaksi, […]

  • Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Ning Sri dan para karyawannya  Gegap gempita Hari Santri Nasional 2019, tak boleh numpang lewat saja. Mesti ada nilai-nilai yang dipetik untuk mencipta sebuah perubahan. Sri Handayani, pengusaha asal Pati yang pernah menimba ilmu di pesantren menyebut, santri harus mampu berperan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Dalam rangka menghadapi tantangan global. *** Kabupaten Pati, sebagai […]

  • Lawan Rasa Takut dengan Belajar

    Lawan Rasa Takut dengan Belajar

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Quinta Fitri Maulani Quinta/DOKUMEN PRIBADI Kebanyakan rasa takut terhadap sesuatu mesti dihindari. Sepeti takut dalam hal pelajaran, namun berbeda dengan Quinta Fitri Maulani. Perempuan kelahiran Pati, 3 Mei 1996 ini mengaku, dulunya saat sekolah ia tak bisa dan cenderung takut terhadap Bahasa Inggris, maka dari itu perempuan yang tinggal di Dosoman Pati ini memilih melawan […]

  • Kader Ansor Jati Kudus Dapat Pencerahan Demokrasi

    Kader Ansor Jati Kudus Dapat Pencerahan Demokrasi

    • calendar_month Sen, 7 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Suasana rutinan GP Ansor PAC Jati Kudus bersama Abdul Jalil KUDUS – Obrolan yang sedang aktual digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Jati. Menghadirkan cendekiawan muslim sekaligus budayawan Kudus, Abdul Jalil, kader-kader muda NU ini mengupas perihal sistem demokrasi yang semakin populer di akhir dasawarsa abad ke 20 ini. Seperti diketahui, demokratisasi menjadi salah […]

  • DPRD Pati Dukung Gerakan Pangan Murah untuk Bantu Masyarakat

    DPRD Pati Dukung Gerakan Pangan Murah untuk Bantu Masyarakat

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 21 kecamatan pada Sabtu (30/08/2025) dengan tujuan menstabilkan harga pangan. GPM ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 500.1/5790/SJ tentang Gerakan Pangan Murah (GPM) Kecamatan Serentak se-Indonesia, yang bertujuan menjaga stabilitas harga pangan dan memeriahkan Hari […]

expand_less