Breaking News
light_mode

Meresahkan Warga Tukang Begal Payudara Diciduk Polisi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
  • visibility 765

 

Polisi melakukan interogasi kepada pelaku begal payudara di Margoyoso, Pati.

Pelaku begal payudara di Kecamatan
Margoyoso, Pati berhasil diamankan petugas. Sebelumnya aksi tersebut telah
dilakukan belasan kali. Dengan sasaran karyawan perempuan hingga santri putri
di sekitar Kajen.

PATI – Pelaku begal
payudara berinisial DMR (23) berhasil diamankan Unit Intelkam Polsek
Margoyoso  di Jl. Desa waturoyo Kecamatan
Margoyoso Kab. Pati, Rabu (22/09/2021).

Diketahui pelaku merupakan
warga Desa Gadu RT. 01 RW.02 Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati.

Sampai saat ini diketahui
ada sekitar 8 orang yang melaporkan pengaduan korban kejahatan begal payudara
ini.

Adapun kronologi
penangkapan bermula saat seorang karyawati salah satu korban berinisial SR (27)
tahun melaporkan telah  menjadi korban
pembegalan payudara dengan TKP Jalan desa Waturoyo tepatnya depan PT. Misaja
Mitra Factory, setelah menerima laporan tersebut pihak manajemen security
pabrik mengecek hasil rekaman CCTV yang terpasang mengarah ke jalan depan
pabrik PT. Misaja Mitra dan di temukan hasil rekaman pelaku ketika melakukan
aksinya.

Dari Hasil rekaman CCTV,
diketahui pelaku menggunakan Motor Honda Beat warna Putih striping biru tanpa
tanda plat nomor kendaraan.

Selanjutnya pada hari Rabu
tanggal 22 September 2021 pukul 07.30 Wib Unit Intelkam berhasil mendapat
informasi keberadaan pelaku di sekitar wilayah Ds.  Kajen dan Waturoyo kemudian melakukan  penyisiran dan mendapati pelaku melintas di Jalan
Ds. Waturoyo selanjutnya dilakukan penangkapan di bawa ke Mako Polsek
Margoyoso.

Setelah dilakukan introgasi
pelaku memberikan keterangan bahwa benar telah melakukan pembegalan payudara di
Wilayah Kec. Margoyoso sebanyak 13 TKP antara lain komplek Ponpes Ds. Kajen,
Jalan depan PT. Misaja Mitra, Jalan Raya Pati – Tayu, Jalan Raya Pati-Juwana
serta wilayah Kecamatan Tayu.

Dari hasil pengakuan
pelaku, dikatahui aksi begal payudara sudah dilakoni dari  tahun 2019 di beberapa wilayah Kecamatan
Margoyoso, Tayu dan Gunungwungkal.

Sasaran begal payudara
bukan hanya karyawati, pelaku juga melancarkan aksinya pada beberapa wanita
dibawah umur, mayoritas adalah santriwati ponpes di Kajen.

Kini pelaku masih dilakukan
pemeriksaan lanjutan oleh Unit Reskrim Polsek Margoyoso dan selanjutnya akan
dilimpahkan ke Unit PPA Polres Pati. (nir)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Kajen dan Ceritanya

    Desa Kajen dan Ceritanya

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.   PATI – Komunitas Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba itu mengharuskan pesertanya […]

  • Dewan Pati Minta Even Karnaval di Desa Utamakan Tradisi dan Budaya Lokal

    Dewan Pati Minta Even Karnaval di Desa Utamakan Tradisi dan Budaya Lokal

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PATI – Penggunaan “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa di Kabupaten Pati menjadi sorotan. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menilai penggunaan alat musik keras tersebut tidak mencerminkan kearifan lokal dan malah menimbulkan keresahan di kalangan warga. “Suara keras ‘sound horeg’ seringkali memicu konflik antarwarga, bahkan berujung pada tindak kekerasan,” ujarnya. “Yang lebih memprihatinkan, dengan […]

  • Perekonomian Jepara Masih Bertumpu Bisnis Furnitur Kayu

    Perekonomian Jepara Masih Bertumpu Bisnis Furnitur Kayu

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    jepara.go.id JEPARA – Bisnis furnitur kayu diakui masih menjadi tumpuan perekonomian Jepara di pasar global. Hal itu dilihat dari komoditas produk furnitur kayu yang masih menduduki nilai ekspor tertinggi di Bumi Kartini ini. ”Saat ini tercatat terdapat 398 eksportir yang mengekspor produk furnitur kayu ke 111 negara tujuan,” papar Sekda Kabupaten Jepara, Solih saat menerima […]

  • Modus Baru, Makam Cina Jadi Lahan Transaksi Sabu di Juwana

    Modus Baru, Makam Cina Jadi Lahan Transaksi Sabu di Juwana

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Konferensi pers ungkap kasus narkotika oleh Polres Pati, Selasa (8/3/2022). Sepanjang tanggal 9 sampai 28 Februari Polres Pati berhasil mengungkap belasan kasus peredaran narkotika. Jumlah kasus yang berhasil diungkap ini menjadi yang tertinggi se Jawa Tengah. PATI – Operasi Bersinar (Bersih Narkoba) Candi 2022, 9 hingga 28 Februari 2022 telah selesai. Satresnarkoba Polres Pati berhasil […]

  • Para pemain Persijap Jepara dalam sesi latihan di GBK.

    Juan Cortes Berpacu dengan Waktu Persiapan Persijap Jepara

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 292
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara berpacu dengan waktu untuk mematangkan persiapan menghadapi persaingan Super League 2026/2027. Pelatih anyar Laskar Kalinyamat, Juan Cortes, menyadari timnya memiliki waktu pramusim yang relatif singkat sehingga setiap sesi latihan harus dimanfaatkan secara maksimal. Juan Cortes ditunjuk sebagai pelatih Persijap pada pertengahan Agustus 2026. Sejak saat itu, pelatih asal Spanyol tersebut langsung […]

  • Anggota DPRD Pati Nilai Santri Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    Anggota DPRD Pati Nilai Santri Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Suharmanto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Demokrat, menyatakan bahwa penambahan keterampilan kewirausahaan dapat menjadi bekal yang berharga bagi para santri dalam menghadapi kehidupan di masyarakat. “Santri yang cakap berwirausaha mempunyai peluang yang lebih besar untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat,” terangnya. “Artinya dakwah lebih mudah dilakukan menggunakan pendekatan ekonomi,” lanjut dia. Suharmanto juga […]

expand_less