Breaking News
light_mode

Peka Muria Rayakan HUT ke-2, Sorot Keselamatan dan Konservasi Gunung Muria

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
  • visibility 274

KUDUS – Komunitas Penggiat Konservasi Muria (Peka Muria) memperingati hari jadinya yang kedua dengan menggelar sarasehan bertema “Sinergi Pendaki dan Konservasi Pegunungan Muria” di Joglo Migunani, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Sabtu (12/7/2025).

Acara ini menjadi ajang refleksi pasca-insiden tragis jatuhnya pendaki di Pegunungan Muria, sekaligus penegasan komitmen Peka Muria dalam pelestarian lingkungan.

Ketua Peka Muria, Teguh Budi Wiyono, menyatakan sarasehan ini sebagai konsolidasi untuk menentukan arah gerakan konservasi setahun ke depan.

Salah satu prioritasnya adalah pendidikan lingkungan melalui program sekolah alam yang akan menyasar sekolah-sekolah di sekitar kawasan hutan, dari SD hingga SMA.

“Kami akan menanamkan nilai pentingnya menjaga alam sejak dini. Program ini mulai dijalankan tahun ini,” ungkap dia.

Sejak berdiri pada 12 Juli 2023, Peka Muria aktif memantau dan melestarikan satwa langka seperti macan Muria dan elang Jawa. Mereka mencatat keberadaan 14 ekor macan Muria dewasa, sementara pemetaan habitat elang Jawa masih berlanjut.

“Tahun lalu kami menemukan delapan titik habitat elang Jawa. Kini kami sedang fokus memetakan wilayah jelajahnya,” tambahnya.

Selain pelestarian satwa, penanaman pohon rutin dua hingga empat kali setahun juga dilakukan di lahan kritis.

Namun, meningkatnya aktivitas pendakian menimbulkan tantangan, terutama kerusakan lingkungan dan sampah.

“Banyak pendaki hanya ingin berfoto lalu meninggalkan sampah. Pendakian saat ini belum terkontrol. Kami berharap ada komunitas khusus yang bisa memberikan edukasi bagi pendaki,” tegasnya.

Anggota DPRD Jawa Tengah, Arif Wahyudi, menekankan pentingnya SOP tegas untuk mengatur aktivitas pendakian demi keselamatan dan kelestarian.

“Kami sudah berdiskusi dengan Disporapar Jateng bahkan sebelum insiden pendaki meninggal. Ke depan, semua pendaki harus mengikuti SOP ketat. Ada pelanggaran, termasuk soal sampah, perlu sanksi tegas,” ujarnya.

Ia juga mendorong pelatihan pemandu gunung untuk pendakian yang lebih aman dan terarah, menyoroti minimnya kesadaran sebagian pendaki yang merusak lingkungan.

Ketua Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Muria Raya, Budi Kusriyanto, menilai insiden pendaki meninggal sebagai tamparan bagi pemandu dan pengelola jalur pendakian.

“Sudah waktunya evaluasi menyeluruh, dari segi regulasi, SOP, hingga kejelasan otoritas pengelolaan setiap jalur. Saat ini, belum ada kepastian siapa yang punya wewenang penuh,” jelasnya.

Budi menyayangkan pengabaian peran pemandu oleh sebagian pendaki dan berharap tragedi ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran pemandu gunung.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Lebih Perhatikan Pengembangan Minat Bakat Anak Muda

    DPRD Pati Dorong Pemkab Lebih Perhatikan Pengembangan Minat Bakat Anak Muda

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PATI – Didin Syafrudin, anggota DPRD Pati, mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan perhatian terhadap bakat anak muda. Menurutnya, hal ini penting untuk mengurangi tingkat kejenuhan dan mendorong anak muda untuk berpikir positif dan produktif. “Sejauh yang saya tahu, perhatian terhadap bakat anak muda masih minim. Kami berharap Pemda dapat menginisiasi,” ujarnya. Didin mencontohkan, anak […]

  • Menuju OST di Brazil, Agung Minta Restu Bupati

    Menuju OST di Brazil, Agung Minta Restu Bupati

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Salah satu pelajar terbaik di Kabupaten Pati, bakal memberi kebanggan. Sebab, pelajar dari SMA PGRI 2 Kayen tersebut akan terbang ke Brazil untuk mengikuti lomba Olimpiade Sains Terapan (OST) dalam waktu dekat. Pelajar itu bernama Agung Wijaya Kusuma, siswa kelas XI SMA PGRI 2 Kayen.  Ditemani kepala sekolah dan guru pembimbingnya, Agung datang ke Pendopo Kabupaten […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, siswa MA Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, berkolaborasi dengan TNI, PT Misaja Mitra, dan Dinas Kehutanan, berhasil menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso, Rabu (14/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema “Hidup Berkelanjutan”. “Penanaman mangrove ini sangat penting […]

  • Firman Soebagyo Puji Respons Cepat Mentan Atasi Krisis DOC di Pati dan Banjir di Grobogan

    Firman Soebagyo Puji Respons Cepat Mentan Atasi Krisis DOC di Pati dan Banjir di Grobogan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.439
    • 0Komentar

    JAWA TENGAH – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas kesigapannya dalam menangani dua isu krusial di Jawa Tengah: krisis Day Old Chick (DOC) di Kabupaten Pati akibat lonjakan harga pakan, serta bencana banjir di Kabupaten Grobogan. Menurut Firman, respons cepat Mentan yang langsung […]

  • Punya Potensi Besar, DPRD Pati Dorong Pemkab Gencar Promosi Investasi

    Punya Potensi Besar, DPRD Pati Dorong Pemkab Gencar Promosi Investasi

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.928
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muslihan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengintensifkan upaya promosi. Tujuannya adalah agar lebih banyak calon investor tertarik melakukan penanaman modal di wilayah tersebut. “Pemerintah Kabupaten Pati wajib meningkatkan promosi sebagai kabupatan ramah investasi,” ungkapnya belum lama ini. Menurut politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) […]

  • Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

    Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

    • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Persijap Jepara meraih hasil seri saat menghadapi HWFC di Stadion Manahan Solo Persijap Jepara gagal memang melawan Hizbul Wathan FC. Peluang tiga poin gagal diambil dari tim “biasa-biasa” saja ini. Harusnya laga perdana ini mendapat hasil positif. Sebagai bekal optimism Persijap berhadapan dengan tim-tim bertabur bintang seperti Persis Solo dan PSG Pati. SOLO – Persijap […]

expand_less