Breaking News
light_mode

Peka Muria Rayakan HUT ke-2, Sorot Keselamatan dan Konservasi Gunung Muria

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
  • visibility 238

KUDUS – Komunitas Penggiat Konservasi Muria (Peka Muria) memperingati hari jadinya yang kedua dengan menggelar sarasehan bertema “Sinergi Pendaki dan Konservasi Pegunungan Muria” di Joglo Migunani, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Sabtu (12/7/2025).

Acara ini menjadi ajang refleksi pasca-insiden tragis jatuhnya pendaki di Pegunungan Muria, sekaligus penegasan komitmen Peka Muria dalam pelestarian lingkungan.

Ketua Peka Muria, Teguh Budi Wiyono, menyatakan sarasehan ini sebagai konsolidasi untuk menentukan arah gerakan konservasi setahun ke depan.

Salah satu prioritasnya adalah pendidikan lingkungan melalui program sekolah alam yang akan menyasar sekolah-sekolah di sekitar kawasan hutan, dari SD hingga SMA.

“Kami akan menanamkan nilai pentingnya menjaga alam sejak dini. Program ini mulai dijalankan tahun ini,” ungkap dia.

Sejak berdiri pada 12 Juli 2023, Peka Muria aktif memantau dan melestarikan satwa langka seperti macan Muria dan elang Jawa. Mereka mencatat keberadaan 14 ekor macan Muria dewasa, sementara pemetaan habitat elang Jawa masih berlanjut.

“Tahun lalu kami menemukan delapan titik habitat elang Jawa. Kini kami sedang fokus memetakan wilayah jelajahnya,” tambahnya.

Selain pelestarian satwa, penanaman pohon rutin dua hingga empat kali setahun juga dilakukan di lahan kritis.

Namun, meningkatnya aktivitas pendakian menimbulkan tantangan, terutama kerusakan lingkungan dan sampah.

“Banyak pendaki hanya ingin berfoto lalu meninggalkan sampah. Pendakian saat ini belum terkontrol. Kami berharap ada komunitas khusus yang bisa memberikan edukasi bagi pendaki,” tegasnya.

Anggota DPRD Jawa Tengah, Arif Wahyudi, menekankan pentingnya SOP tegas untuk mengatur aktivitas pendakian demi keselamatan dan kelestarian.

“Kami sudah berdiskusi dengan Disporapar Jateng bahkan sebelum insiden pendaki meninggal. Ke depan, semua pendaki harus mengikuti SOP ketat. Ada pelanggaran, termasuk soal sampah, perlu sanksi tegas,” ujarnya.

Ia juga mendorong pelatihan pemandu gunung untuk pendakian yang lebih aman dan terarah, menyoroti minimnya kesadaran sebagian pendaki yang merusak lingkungan.

Ketua Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Muria Raya, Budi Kusriyanto, menilai insiden pendaki meninggal sebagai tamparan bagi pemandu dan pengelola jalur pendakian.

“Sudah waktunya evaluasi menyeluruh, dari segi regulasi, SOP, hingga kejelasan otoritas pengelolaan setiap jalur. Saat ini, belum ada kepastian siapa yang punya wewenang penuh,” jelasnya.

Budi menyayangkan pengabaian peran pemandu oleh sebagian pendaki dan berharap tragedi ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran pemandu gunung.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Dewan Pati Muslihan : Sound Horeg Rawan Konflik di Acara Karnaval Desa, Aturan Harus Jelas

    Anggota Dewan Pati Muslihan : Sound Horeg Rawan Konflik di Acara Karnaval Desa, Aturan Harus Jelas

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 291
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyoroti penggunaan “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa yang dinilai tidak mencerminkan kearifan lokal dan malah menimbulkan keresahan di kalangan warga. “Suara keras ‘sound horeg’ seringkali memicu konflik antarwarga, bahkan berujung pada tindak kekerasan,” ujarnya. “Yang lebih memprihatinkan, dengan adanya ‘sound horeg’ dijadikan kesempatan berpesta bahkan sampai […]

  • Jadwal Padat Sering Mandi di SPBU

    Jadwal Padat Sering Mandi di SPBU

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Andra Kharisma Andra Kharisma siap-siap menyongsong tur lebaran yang bakal lebih padat dari tahun lalu. Sebelumnya, Andra yang ikut orkes dari Jawa Timur harus berkeliling di 20 tempat usai lebaran. Tahun ini setidaknya dia bakal manggung di 60 titik di Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan. ”Tahun ini lebih banyak. Ya tentunya persiapan matang dilakukan. Selain […]

  • Wagub Jateng Ajak Masyarakat Kudus Perkuat Cinta Nabi Lewat Sholawat

    Wagub Jateng Ajak Masyarakat Kudus Perkuat Cinta Nabi Lewat Sholawat

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 189
    • 0Komentar

    KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak masyarakat Kudus menjadikan sholawat sebagai momentum untuk memperkuat cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan menumbuhkan semangat persatuan serta kedamaian. Hal ini disampaikan Gus Yasin dalam acara New Shantika Bersholawat di Desa Puyoh, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Sabtu (26/7/2025). Ribuan masyarakat dan siswa anggota […]

  • PWI Pati Gelar Motion Infographic Contest Berhadiah Jutaan Rupiah

    PWI Pati Gelar Motion Infographic Contest Berhadiah Jutaan Rupiah

    • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

      PATI – Dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional tahun 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati menggelar sejumlah agenda. Diantaranya Motion Infographic Contest (MIC) untuk umum, orientasi kewartawan, serta virtual expo. Khusus untuk lomba Motion Infographic Contest,  panitia menyediakan hadiah jutaan rupiah. “Periode lombanya mulai hari ini, 10 Maret -23 maret 2021. Objeknya bisa berupa […]

  • Melihat Optimisnya Sang Presiden Meski Terus Dicaci

    Melihat Optimisnya Sang Presiden Meski Terus Dicaci

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    FOTO : TOPSKOR Sekitar musim 2008  hingga 2011, atau tepatnya ketika Indonesian Super League bergulir menjadi kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Persijap boleh dikatakan pernah mengalami saat-saat mentereng. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini menjadi salah satu kontestan yang disegani. Era itu kita mengenal nama-nama beken sekelas Johan Juansyah, Pablo Frances, Amarildo Souza, Danang Wihatmoko, Isdiantono, A […]

  • Museum Kretek dan Patiayam Rekomendasi Wisata Edukasi di Kudus

    Museum Kretek dan Patiayam Rekomendasi Wisata Edukasi di Kudus

    • calendar_month Kam, 20 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

      Bangunan museum kretek tampak dari depan KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus merilis dua tempat wisata edukasi rekomended. Dua tempat wisata itu adalah museum yang saat ini dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus, yaitu Museum Kretek dan Museum Situs Purbakala Patiayam.   1. Museum Kretek Secara Administratif Museum Kretek terletak di […]

expand_less