Breaking News
light_mode

Kemenag Pati Tanggapi Video Viral Dugaan Gangguan Ibadah, Beri Imbauan Tabayun dan Penelusuran Lokasi Kejadian

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
  • visibility 2.586

PATI  Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, buka suara terkait video viral yang menampilkan aksi tidak pantas sekelompok anak-anak dan remaja saat berlangsungnya ibadah salat di masjid.

Video tersebut memperlihatkan jemaah yang sedang sujud, termasuk imam salat, disodok menggunakan tongkat kayu oleh pelaku.

“Satu penyuluh itu ada yang dapat (wilayah kerjanya) tiga desa, ada yang empat desa. Dalam rangka bagaimana agar pelaksanaan bulan Ramadan ini berjalan dengan baik,” ujar Syaiku saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (23/2/2026).

Video ini telah memicu perdebatan di kalangan netizen. Beberapa akun media sosial menarasikan kejadian ini di salah satu masjid di Kabupaten Pati, namun banyak warganet meragukannya.

Video serupa diketahui pernah viral pada tahun 2025, dan lokasi aslinya masih belum jelas. Bahkan, ada dugaan bahwa video tersebut adalah hasil rekayasa digital atau buatan AI, mengingat adanya kejanggalan visual seperti pelaku dan tongkat yang menembus tubuh jemaah.

Ahmad Syaiku menjelaskan bahwa Kemenag Pati telah menyiagakan sekitar delapan penyuluh agama di setiap kecamatan di Kabupaten Pati.

Para penyuluh ini bertugas memantau setiap desa untuk memastikan ibadah di bulan Ramadan berjalan kondusif, serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa.

Terkait video viral tersebut, Syaiku menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari lapangan.

“Kalau memang itu di Pati, itu akan kami perintahkan untuk bisa mendeteksi langsung. Harapan kami sudah menemukan ini letaknya di mana, aktivitasnya seperti apa,” tegasnya.

Laporan dari para penyuluh menunjukkan situasi yang normal. Meskipun demikian, Kemenag Pati akan segera menginstruksikan para penyuluh Agama Islam di seluruh kabupaten untuk melakukan penelusuran lebih lanjut guna mendapatkan informasi valid mengenai lokasi kejadian.

Mengakhiri keterangannya, Ahmad Syaiku mengimbau masyarakat dan warganet agar lebih bijak dalam menyikapi konten di media sosial. Ia meminta masyarakat untuk mengedepankan prinsip tabayun atau verifikasi sebelum menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Minta tolong untuk tabayun dululah ya, untuk dicari kebenarannya. Jangan sampai spontan kita memberikan predikat negatif, karena belum tentu ini betul-betul di Pati,” pungkasnya, mengingatkan warga untuk berhati-hati dalam berpendapat maupun mengunggah konten di media sosial.

Sebagai informasi, salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut, Lintang Kejora 5758 (@medsos_meledak789), telah mengunggah video klarifikasi.

“SAYA ATAS NAMA ADMIND MEDSOS_MELEDAK789 MEMINTA MAAF ATAS KEGADUHAN YANG SUDAH SAYA BUAT. Dalam video unggahan yang sebelunya saya posting terdapat kekeliruan dan kelalaian atas kurangnya ketelitian dalam mencari dan membuat narasi tersebut. Mohon Sekiranya Keluasan Hati Pemirsa Memaafkan Kesalahan Yang Telah Admind Perbuat.”

Begitu tulis admin @medsos_meledak789 dalam unggahannya, Senin (23/2/2026), mengakui kesalahan dalam penyebaran informasi.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Angket DPRD Pati: Fokus 12 Poin Kebijakan Bupati, Bukan Hanya PBB-P2

    Pansus Angket DPRD Pati: Fokus 12 Poin Kebijakan Bupati, Bukan Hanya PBB-P2

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus menjalankan tugas Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket, yang dibentuk sebagai respons terhadap desakan masyarakat terkait kebijakan Bupati Sudewo. Pansus ini berpotensi membawa implikasi serius, termasuk pemakzulan bupati. Bupati Pati Sudewo sebelumnya menyampaikan harapannya agar Pansus fokus pada isu Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan […]

  • Diberikan ke Siswa SMA, Jadi Bekal Bentengi Diri dari Radikalisasi

    Diberikan ke Siswa SMA, Jadi Bekal Bentengi Diri dari Radikalisasi

    • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Mengupas Buku Islam Agama Cinta dan Damai karya PC ISNU Pati Buku karya ISNU Kabupaten Pati Sudah terang benderang. Kampus-kampus besar di kota memiliki basis pengkaderan organisasi keagamaan (Red, Islam) dengan paham eksklusif yang mengarah kepada gerakan radikalisme. Sasarannya jelas. Mahasiswa-mahasiswa baru dari latar belakang pemahaman agama yang belum kuat. Dengan iming-iming kajian keagamaan di […]

  • Warga Jepara Bisa Cetak KTP Mandiri

    Warga Jepara Bisa Cetak KTP Mandiri

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

      Bupati Jepara Dian Kristiandi mencoba mesin Anjungan Dukcalil Mandiri yang ada di Mal Pelayanan Publik JEPARA – Warga Kabupaten Jepara semakin dimudahkan dalam mengurus administrasi kependudukan. Hal itu karena adanya Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang ada di Mal Pelayanan Publik. ADM  bisa digunakan untuk mencetak lima dokumen adminduk. Antara lain KK, KTP, Akta Kelahiran, […]

  • Menggali Kembali Kebesaran Dr Tjipto Mangoenkoesoemo, Putera Asli Jepara

    Menggali Kembali Kebesaran Dr Tjipto Mangoenkoesoemo, Putera Asli Jepara

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

      Dialog budaya ngobrolin dr Tjipto  Jepara tidak hanya RA Kartini dan Sosrokartono. Ada nama besar Dr Tjipto. Putra kelahiran Pecangaan Kulon. Tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia ini terkenal sebagai tiga serangkai. Bersama Ki Hajar Dewantara dan Douwes Dekker. Kiprahnya pada masa pergerakan dulu patut diteladani generasi masa kini.   Di balaidesa Pecangaan Kulon, Kabupaten Jepara, […]

  • Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan DPRD Pati Ditargetkan Selesai Pekan Ini, Rapat Paripurna Segera Digelar

    Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan DPRD Pati Ditargetkan Selesai Pekan Ini, Rapat Paripurna Segera Digelar

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, memberikan update terkait pembentukan alat kelengkapan dewan. Ia menjelaskan bahwa proses pembentukan alat kelengkapan dewan masih menunggu finalisasi susunan kepengurusan fraksi. Hingga saat ini, baru lima fraksi yang telah menyerahkan susunan kepengurusannya kepada pimpinan sementara. Dua fraksi yang belum menyerahkan, yaitu PKB dan Demokrat. “Kami masih […]

  • Komunitas Panahan CAT, Diikuti Lintas Profesi, Miliki Motto Sunah

    Komunitas Panahan CAT, Diikuti Lintas Profesi, Miliki Motto Sunah

    • calendar_month Jum, 7 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Bukan hanya para atlet prestasi saja yang tergabung di komunitas Cendekia Archery Team (CAT). Komunitas pecinta olahraga panahan ini diikuti lintas profesi. Ada pegawai swasta, pelajar, hingga pensiunan pegawai negeri pun ikut.   Hal itu lantaran ada motto menarik yang diselipkan di komunitas ini. Dimana, CAT memiliki motto yaitu Sunah, Sportif, dan Berjaya. Sunnah menjadi […]

expand_less