Breaking News
light_mode

Tarian Kolosal Cikgongsir Tampil di Opening Ceremony Porprov Pati Raya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
  • visibility 85
Pementasan tarian kolosal Cikgongsir beberapa waktu yang lalu. Pada 5 Agustus bakal disajikan dalam pembukaan Porprov.

 

Opening ceremony Porprov Jawa Tengah di Pati Raya bakal dimeriahkan dengan tarian kolosal Cikgongsir. Tarian ini berakar dari kesenian tradisional asli Pati Gong Cik yang sudah eksis sejak zaman kolonial Belanda dulu. 

PATI – Pesta pembukaan multievent Porprov di Kabupaten Pati bakal ramai, meriah dan unik. Hal ini karena sajin kesenian rakyat khas Kabupaten Pati bakal memeriahkan pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) XVI 2023. Pembukaan ajang multievent empat tahunan tersebut dipusatkan di Stadion Joyokusumo Pati pada 5 Agustus.

“Nanti akan ada ratusan penari cikgongsir saat pembukaan. Itu penampilan yang khas dan menarik dalam perhelatan besar Poprov Jateng,” ubgkap Ketua KONI Pati Mustamaji.

Pemilihan kesenian tersebut didasarkan atas alasan mendasar. Selain memberi hiburan spesial bagi peserta dan ofisial Porprov serta pemangku kepentingan yang datang dari seluruh daerah di Jateng, penampilan cikgongsir juga menyimpan tujuan lain.

Angkat budaya

“Cikgongsir ini kesenian tradisional yang hampir punah. Jadi, perlu diangkat dan dimotivasi agar tetap lestari,” kata pria yang juga wakil ketua III Panitia Sub PB Porprov Jateng XVI 2023 ini.c

Mustamaji menjelaskan cikgongsir merupakan paduan pencak pencik (pencak silat) dengan tetabuhan alat musik tradisional gong. Gerakan dan iringan gong tersebut berkarakter pesisir. Kesenian ini disebut sudah sejak lama ada di Pati. Menurutnya, Cikgongsir tempo dulu relatif populer. Namun, keberadaannya kian tergerus zaman lantaran tidak banyak masyarakat tertarik menekuni.

Belakangan, sejumlah pihak mulai memberi ruang ekspresi untuk pelaku seni cikgongsir. Tidak sebatas penampilan dalam ajang khusus kesenian, tetapi juga kerap ditampilkan di acara-acara formal.

“Jadi, cikgongsir ini menjadi sajian unik yang tidak ada di daerah lain sehingga menjadi spesial. Apalagi penampilannya secara kolosal. Ini sekaligus ajang pamer potensi daerah dari aspek kesenian,” tandasnya.

Selain tarian cikgongsir, Mustamaji mengungkapkan ada penampilan potensi lain berupa tarian batik dan bazar produk khas daerah. Karenanya, Porprov Jateng bukan sebatas event olahraga tetapi sekaligus menjadi ajang promosi daerah. (ftw)

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    BUKU : Trevita Puspita Hadi menunjukkan buku hasil pendataan cagar budaya di salah satu kecamatan Lingkar Muria, PATI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati melalui Kasi Cagar Budaya dan Tradisi, gencar melakukan inventarisasi benda cagar budaya yang ada di Kabupaten Pati. Sampai saat ini di Kabupaten Pati ada sebanyak 205 benda cagar budaya. ”Sebanyak […]

  • Hakim Terpal Resmi Support Persipa Pati

    Hakim Terpal Resmi Support Persipa Pati

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Penandatangan kerjasama antara Persipa Pati dengan Hakim Terpal untuk menjadi sponsor tim di Liga 3 putaran nasional 2022. PATI – Persipa Pati kembali mendapat suntikan modal mengarungi Liga 3 putaran nasional tahun 2022. Setelah disokong dana dari Charlie Hospital Kendal, sebuah perusahaan terpal asli Pati turut serta membantu pendanaan tim berjuluk Laskar Saridin ini. Perusahaan […]

  • DPRD Pati Dorong Revitalisasi Jalur Kereta Api

    DPRD Pati Dorong Revitalisasi Jalur Kereta Api

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, mendesak revitalisasi jalur kereta api di wilayah Pati. Menurutnya, revitalisasi ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan kementerian. “Kita sudah ada setplay, kalau revitalisasi kereta api kita menunggu kolaborasi antara pemda, pemprov, juga kementrian,” ujarnya. Danu menekankan pentingnya revitalisasi jalur kereta […]

  • DPRD Pati: Program Cek Kesehatan Gratis, Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

    DPRD Pati: Program Cek Kesehatan Gratis, Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 115
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati mendapat apresiasi dari DPRD atas program cek kesehatan gratis yang digencarkan. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menilai langkah Dinkes sudah bagus, terutama dengan mendatangi langsung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengajak para pegawai memanfaatkan program tersebut. “Upaya ini sudah bagus, terutama dengan menjangkau OPD dan nantinya […]

  • Pekerja Difabel Dilibatkan Rakit 22.076 Kotak Suara Pemilu di Pati

    Pekerja Difabel Dilibatkan Rakit 22.076 Kotak Suara Pemilu di Pati

    • calendar_month Sel, 12 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Seorang pekerja difabel sedang merakit kotak suara di gudang KPU Desa Kutoharjo PATI – KPU Kabupaten Pati mulai pagi kemarin merakit kotak suara untuk pemilu 2019. Jumlah kotak suara yang dirakit sebanyak 22.076, yang dikerjakan sebanyak 25 pekerja. Lima diantaranya, merupakan warga penyandang disabilitas. Target pengerjaan perakitan kotak suara selesai dalam waktu 12 hari kerja. […]

  • Slametan Labuhan Ala Warga Bungu Jepara

    Slametan Labuhan Ala Warga Bungu Jepara

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

      Bambang Prawoto dengan khusyuk memimpin pembacaan tahlil di depan sebuah punden pada Jumat Legi (11/12/2020). Kiai kampung itu memimpin sebuah ritual slametan yang menjadi kearifan lokal di desanya yang berada di lereng Pegunungan Muria. Peralihan musim kemarau ke musim penghujan ditandai khusus dengan slametan. Warga Dukuh Pagir-Tumut, Desa Bungu Kecamatan Mayong menyebutnya Slametan Labuhan. […]

expand_less