Breaking News
light_mode

Hindari Cuaca Buruk, Sejumlah Kapal Besar Berlindung di Pulau Panjang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
  • visibility 203
Petugas sedang memantau cuaca
JEPARA – Gelombang tinggi akibat
cuaca buruk harus membuat kapal-kapal menepi. Gelombang tinggi terpantau masih
menjadi ancaman pelayaran di perairan Jepara – Karimunjawa. Terlihat kapal-kapal
besar juga berlindung di Pulau Panjang. Sementara para nelayan memilih untuk
libur melaut.
Kepala UPP Syahbandar Jepara, Tri
Jotho, mengatakan sejak 1 hingga 5 Januari, sesuai dengan perkiraan cuaca yang
dikeluarkan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca dinilai
tidak memungkinkan untuk pelayaran kapal-kapal yang ada. “Untuk sementara
waktu, kami tidak mengeluarkan ijin berlayar,” katanya.
Sesuai dengan informasi dari BMKG,
perairan Jepara akan mengalami ombak dengan ketinggian antara 1,5 Meter sampai
2,5 Meter. Sementara kecepatan angin mencapai lebih dari 23 knot. Kondisi ini
menurutnya tidak direkomendasikan bagi pelayaran kapal-kapal yang memiliki
balas air kurang dari 2,5 meter. “Kapal-kapal yang melayani jalur
Jepara-Karimunjawa kebetulan masuk dalam kategori ini, sehingga tidak diberikan
ijin untuk berlayar,” kata dia.

Terlihat kapal besar merapat ke Pulau Panjang

Sesuai informasi dari BMKG, kondisi
ini akan berlangsung hingga tanggal 5 Januari. Sampai cuaca dipastikan
memungkingkan, baru akan ada lagi pelayaran ke Karimunjawa dan sebaliknya.
Buruknya cuaca juga membuat sejumlah kapal harus berlabuh mencari perlindungan.
Pulau Panjang yang berada di
sebelah barat Jepara menjadi salah satu tempat untuk bersandar sejumlah kapal.
Tri Jotho menyebutkan, sedikitnya ada 6 kapal berukuran cukup besar berada di
kawasan Pulau Panjang. Satu kapal tangker dan 5 tongkang- Tag Boat, bersandar
dilaporkan berada di kawasan Pulau Panjang sejak 1 Januari lalu.
Sementara itu terhentinya pelayaran
Jepara-Karimunjawa membuat sejumlah wisatawan di Karimunjawa belum bisa kembali
ke Jepara daratan. Mereka masih menunggu dibukanya kembali pelayaran yang bisa
mengangkut mereka. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Haryanto Rombak 28 Pejabat Struktural

    Bupati Haryanto Rombak 28 Pejabat Struktural

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Para pejabat yang dilantik PATI – Tak Ingin ditempati Plt terlalu lama, Bupati Haryanto akhirnya melantik sejumlah pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati Jumat (5/4/2019). Total ada sebanyak 28 pejabat struktural eselon III dan IV dengan penempatan di berbagai OPD. Usai mengambil sumpah jabatan, Bupati Haryanto mengungkapkan alasan pelantikan yang dilakukan hari ini. “Semua […]

  • Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Membaca novel adik sastrawan kondang Pramoedya Ananto Toer ini kita tak hanya mendapat cerita-cerita belaka. Novel berlabel 18+ ini menyuguhkan realita hidup yang tak selalu mulus. Hidup penuh dengan dinamika yang harus dan mau tidak mau dilakoni manusia. Soes, panggilan akrab penulis novel ini bercerita tentang Thomas. Pemuda yang sedang mereguk ilmu ekonomi politik di […]

  • DPRD Pati Dorong Pengisian Kekosongan Perangkat Desa untuk Tingkatkan Pelayanan 

    DPRD Pati Dorong Pengisian Kekosongan Perangkat Desa untuk Tingkatkan Pelayanan 

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 234
    • 0Komentar

    PATI – Kekosongan ratusan formasi perangkat desa (perades) di Kabupaten Pati menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Pasalnya, kondisi ini dinilai dapat mengganggu efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Menurut data yang ada, saat ini terdapat 601 formasi perades yang kosong di Kabupaten Pati. Rinciannya, 86 formasi sekretaris desa dan 515 formasi perangkat desa […]

  • Sampah plastik menumpuk di pinggir jalan 

    Potensi Kerusakan Lingkungan di Masa Depan Akibat Sampah Plastik

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sampah plastik menumpuk di pinggir jalan      Sampah plastik telah menjadi salah satu masalah lingkungan terbesar di dunia saat ini. Setiap tahun, jutaan ton sampah plastik dibuang ke lingkungan, termasuk lautan dan sungai, yang menyebabkan dampak negatif yang luas terhadap ekosistem alami dan kesehatan manusia. Jika tidak ditangani dengan serius, ada potensi kerusakan lingkungan […]

  • BIN Suntik Vaksin Ratusan Warga di Grobogan

    BIN Suntik Vaksin Ratusan Warga di Grobogan

    • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

      Kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh BIN Daerah Jawa Tengah di Grobogan, Sabtu (5/2/2022) Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah terus menggenjot kegiatan vaksinasi di berbagai daerah. Termasuk di Kabupaten Grobogan. GROBOGAN– Sebanyak 600 dosis vaksin berhasil disuntikkan dalam vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, yang digelar di Balaidesa Depok, Kecamatan Toroh, […]

  • Lesbumi Kudus Gelar Prosesi Simbolik di Situs Patiayam untuk HUT ke-476 Kudus

    Lesbumi Kudus Gelar Prosesi Simbolik di Situs Patiayam untuk HUT ke-476 Kudus

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KUDUS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-476 Kabupaten Kudus, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Kudus menggelar prosesi simbolik di kawasan Situs Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, pada Selasa (23/9/2025). Acara ini ditandai dengan pelepasan 4 burung Dekuku dan 76 burung Perkutut oleh jajaran pengurus Lesbumi bersama Pemerintah Desa Terban. […]

expand_less