Breaking News
light_mode

Keamanan Pangan MBG Prioritas, Edy Wuryanto Ingatkan Pentingnya Kontrol Silang

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
  • visibility 163

GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan bahwa penerapan standar kesehatan dan keselamatan pangan pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Pernyataan ini disampaikan Edy saat lawatannya di Desa Simo, Kecamatan Kradenan, Minggu (28/9), menanggapi perdebatan mengenai dapur mitra MBG yang belum sepenuhnya mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) atau Sertifikat Penjamah Makanan.

“Keamanan pangan adalah garis pertama perlindungan kesehatan anak. Kita tidak bisa kompromi terhadap standar higiene dan sanitasi dapur. Tapi cara penegakannya juga harus adil dan manusiawi,” tegas Edy.

Menurutnya, kualitas higiene dan sanitasi dapur memiliki korelasi langsung dengan kesehatan jutaan anak sekolah sebagai penerima manfaat utama program MBG.

Oleh karena itu, pemenuhan standar melalui SLHS bukan hanya kewajiban administratif sesuai Permenkes No. 14 Tahun 2021 tentang Standar Usaha Jasa Boga, melainkan tanggung jawab etik dan kesehatan publik.

Meski demikian, Edy menolak pendekatan ekstrem berupa penutupan dapur secara sepihak hanya karena keterlambatan pemenuhan sertifikat.

“Regulasi boleh wajib, tetapi pendekatan tidak boleh semata-mata administratif. Jangan sampai karena surat belum beres, dapur langsung ditutup dalam waktu satu bulan tanpa pendampingan. Itu tidak adil,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa proses penerbitan SLHS sebenarnya relatif cepat, sekitar 1-2 minggu, jika dokumen lengkap dan kondisi lapangan sesuai standar.

Untuk itu, Edy mendorong pemerintah daerah agar memberikan pendampingan teknis intensif dan fasilitasi percepatan, bukan sekadar menjatuhkan sanksi.

“Kebijakan yang bijak adalah membimbing dulu, mempercepat sertifikasi dengan sistematis, dan pengawasan ketat. Penutupan penuh tetap diperlukan, tapi itu harus jadi opsi terakhir, bukan langkah pertama,” tambahnya.

Selain aspek administratif, Edy juga meminta agar pengawasan lapangan dilakukan secara berkelanjutan.

Kontrol mutu makanan, menurutnya, tidak cukup hanya saat sertifikasi, tetapi harus dipastikan setiap hari.

“Saya minta BPOM dan dinas kesehatan dilibatkan dalam kontrol silang. Audit berkala, sidak, hingga pengujian sampel makanan perlu jadi rutinitas. Jangan tunggu ada anak keracunan baru bergerak,” tegasnya.

Edy mengingatkan bahwa program MBG adalah bagian dari pemenuhan hak dasar anak atas pangan bergizi.

Oleh karena itu, penegakan aturan jangan sampai justru menyebabkan anak kehilangan akses gizi.

“Terlalu berisiko jika dapur ditutup begitu saja. Anak-anak bisa kehilangan asupan harian yang penting untuk tumbuh kembangnya. Pelanggaran administratif jangan sampai memicu kerugian kesehatan jangka panjang,” kritik Edy.

Menutup pernyataannya, Edy kembali menegaskan dukungannya terhadap penegakan standar kesehatan dapur MBG dengan pendekatan yang tegas sekaligus membangun kapasitas mitra.

“Saya tidak menolak penegakan aturan. Tapi penegakannya harus proporsional. Negara tidak boleh hanya menagih kepatuhan, tetapi juga wajib hadir untuk membina,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Ajak Milenial Berperan Aktif dalam Pilkada 2024

    Anggota DPRD Pati Ajak Milenial Berperan Aktif dalam Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan semakin dekatnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pati dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah pada tahun 2024, Anggota DPRD Pati, Muntamah, mengajak generasi milenial untuk berperan aktif dalam proses demokrasi. Muntamah menekankan pentingnya suara pemuda dalam menentukan arah masa depan daerah. Ia melihat populasi generasi milenial yang besar memiliki pengaruh signifikan […]

  • Musrenbang RKPD 2027 : DPRD Pati Soroti Konektivitas Wilayah

    Musrenbang RKPD 2027 : DPRD Pati Soroti Konektivitas Wilayah

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.855
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati Bambang Susilo menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pati Tahun 2027 pada Selasa (31/03/2026). Sebagai politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ia menggantikan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin yang tidak dapat hadir. Dalam pertemuan tersebut, Bambang Susilo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti […]

  • Lomba Cipta Menu B2SA: Solusi Kreatif Atasi Stunting di Pati

    Lomba Cipta Menu B2SA: Solusi Kreatif Atasi Stunting di Pati

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 196
    • 0Komentar

    PATI – Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, membuka Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Non Beras Non Terigu Berbahan Dasar Ikan di Pendopo Kabupaten Pati kemarin, Rabu (16/7/2025) Lomba yang diikuti peserta dari seluruh kecamatan ini bertujuan meningkatkan konsumsi ikan dan membentuk pola makan sehat. Dalam sambutannya, Atik menekankan pentingnya […]

  • Sekda Dicecar Dewan Minta Pengisian Perangkat Desa Ditunda

    Sekda Dicecar Dewan Minta Pengisian Perangkat Desa Ditunda

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

      Rapat kordinasi antara DPRD Pati dengan Sekda dan Bagian Tata Pemerintahan Setda/ FOTO : Saiful DPRD Kabupaten Pati merekomendasikan penundaan pengisian perangkat desa tahun 2022. Para wakil rakyat menilai ada yang “tidak beres” dalam proses pengisian perangkat desa tahun ini.   PATI – Suasana rapat kordinasi pengisian perangkat desa di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD […]

  • Tim Persijap Jepara.

    Peluang Persijap Jepara Bertahan di Liga 2 Hanya 50 Persen

    • calendar_month Kam, 4 Jan 2024
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Peluang Persijap Jepara untuk bertahan di Liga 2 hanya 50 persen saja, butuh semangat dan kerja keras untuk menang.

  • Komitmen Pelajar NU Keling Tingkatkan Kualitas Kader

    Komitmen Pelajar NU Keling Tingkatkan Kualitas Kader

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kader-kader PAC IPNU dan IPPNU Keling JEPARA – PAC IPNU dan IPPNU Keling mengirimkan 10 kadernya untuk mengikuti pra Latihan Kader Utama (Lakut), yang diselenggarakan PC IPNU dan IPPNU Jepara. Hal itu sudah menjadi komitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) kader. ”Harapan, kader-kader yang didelegasikan setelah mengikuti acara Lakut, mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan […]

expand_less