Breaking News
light_mode

Khitan Gratis untuk Warga Kurang Mampu dari Lazisnu Pucakwangi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
  • visibility 198

 

Program khitan gratis untuk anak dari keluarga kurang mampu di Pucakwangi, Pati. Ini merupakan program kerja bareng Lazisnu dan Rumah Khitan As Syifa.

Anak-anak kecil itu nampak ceria. Mereka
baru saja dikhitan gratis. Khitan ini disponsori penuh Lazisnu Pucakwangi yang
bekerja sama dengan Rumah Khitan As Syifa, Tegalwero Pucakwangi.

PATI, Pucakwangi – Khitan gratis
merupakan program dari Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama
(Lazisnu) Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati melalui NU Care. Kegiatan itu
dalam rangka memberikan bantuan sosial kepada keluarga kurang mampu. 

Semenjak diluncurkan pada
awal tahun ini, program tersebut telah menangani belasan anak untuk dikhitankan
tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Program khitan gratis ini telah
mendapatkan sambutan baik masyarakat di wilayahnya. 

“Tak hanya membebaskan
seluruh biaya khitan lengkap dengan obat-obatnya, NU Care juga menyiapkan
sarana transportasi,  yakni mobil layanan umat yang lebih dulu kami
kelola. Mobil tersebut dibeli dari dana umat yang dihimpun dari donatur yang
ada di ranting. Armada kami siap menjemput dari rumahnya untuk dikhitan
kemudian diantar pulang kembali,” terang Ketua Lazisnu Pucakwangi Ahmad Rozi,
dalam rilis yang diterima Lingkar Muria, (28/6/2021).

Rozi menjelaskan, program
tersebut tak akan terlaksana tanpa dukungan dari banyak pihak. Baik para
relawan maupun donatur yang menitipkan sumbangan untuk keberlangsungan
programnya.

“Biaya mengkhitankan anak
tidak bisa dibilang sedikit. Belum tentu semua keluarga mampu menanggung saat
waktunya anak dikhitankan,” kata dia.

Koordinator relawan NU Care
Pucakwangi Syaiful Ma’arif menambahkan, keluarga calon peserta bisa mengikuti
program itu dengan cara sederhana, yakni pihak keluarga mendaftarkan diri
kepada pengurus ranting NU setempat  dengan menyetorkan nama calon
peserta, alamat lengkap dan identitas kedua orang tua.

“Kriterianya satu, untuk
keluarga tidak mampu. Pengurus ranting yang lebih memahami situasi di
wilayahnya. Melalui mereka, kita bisa mendapatkan rekomendasi dan informasi
tentang keadaan keluarga yang bersangkutan. Hal ini dilakukan agar program bisa
berjalan tepat sasaran,” ungkap dia.

Berbeda dengan program
khitan massal, peserta yang telah terdaftar dapat memilih hari baik sesuai
dengan keinginan keluarga bersangkutan. Maka pihaknya membuka kesempatan
tersebut seluas-luasnya untuk diakses masyarakat. 

Ia menyebut, untuk
sementara program khitan gratis akan dijalankan selama 1 tahun ke depan.
Kemudian pihaknya akan melakukan evaluasi terkait efisiensi dan kondisi
pendanaan dari para donatur pendukung. 

“Kegiatan ini akan
dievaluasi lagi nanti setelah satu tahun. Sebab berhubungan dengan prioritas
dari manajemen Lazisnu dan juga keterlibatan para dermawan yang ada,” tandas
dia. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendes PDTT Luncurkan Inisiatif “Menteri Desa Cup” di Gelora Soekarno Mojoagung: Dorongan untuk Pariwisata Olahraga Desa

    Mendes PDTT Luncurkan Inisiatif “Menteri Desa Cup” di Gelora Soekarno Mojoagung: Dorongan untuk Pariwisata Olahraga Desa

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 204
    • 0Komentar

    PATI – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto, mengunjungi Kabupaten Pati pada Kamis (24/7/2025). Salah satu kunjungannya adalah ke Gelora Soekarno Mojoagung, di mana ia didampingi langsung oleh Bupati Pati, Sudewo. Dalam kunjungan tersebut, Mendes PDTT berencana akan menginisiasi penyelenggaraan “Menteri Desa Cup” di stadion tersebut. “Alhamdulillah, sebagai Menteri Desa, […]

  • Bangun Komitmen Bersama dari Stakeholder, DPRD Pati Pastikan MBG Berjalan Sesuai Harapan

    Bangun Komitmen Bersama dari Stakeholder, DPRD Pati Pastikan MBG Berjalan Sesuai Harapan

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.934
    • 0Komentar

    PATI – Guna memastikan penyelenggaraan program berjalan optimal, DPRD Kabupaten Pati menggelar rapat kerja gabungan yang melibatkan dua komisi serta instansi terkait. Kegiatan yang diprakarsai Komisi B dan Komisi D ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Koordinator Wilayah SPPG. Rapat dilaksanakan di ruang rapat gabungan DPRD Pati pada Kamis […]

  • Menyedihkan, Banyak Media Iklan Ditempel di Pohon-pohon

    Menyedihkan, Banyak Media Iklan Ditempel di Pohon-pohon

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    MERUSAK LINGKUNGAN : Sungguh disayangkan sebatang pohon di pinggir Jalan Juwana – Margoyoso turut Desa Bakaran Kulon menjadi sasaran tempel berbagai jenis iklan. (has)

  • Pansus II DPRD Pati Gelar Rapat Bahas Raperda Perikanan dan Pergaraman

    Pansus II DPRD Pati Gelar Rapat Bahas Raperda Perikanan dan Pergaraman

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 209
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melalui Panitia Khusus (Pansus) II menggelar rapat penting pada Jumat (10/10/2025), yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menekankan bahwa Raperda ini merupakan langkah strategis untuk melindungi dan memberdayakan pelaku usaha perikanan dan pergaraman. “Kami berharap Raperda ini […]

  • Wacana Sampah jadi Energi : Komisi C DPRD Pati : Sampah Harus Ditangani

    Wacana Sampah jadi Energi : Komisi C DPRD Pati : Sampah Harus Ditangani

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.129
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tengah merancang terobosan baru dalam pengelolaan limbah. Rencana strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, kini telah diajukan ke tingkat pusat untuk mendapatkan persetujuan. Langkah ini mendapatkan apresiasi positif dari legislatif. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai inisiatif […]

  • Modus Baru, Makam Cina Jadi Lahan Transaksi Sabu di Juwana

    Modus Baru, Makam Cina Jadi Lahan Transaksi Sabu di Juwana

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Konferensi pers ungkap kasus narkotika oleh Polres Pati, Selasa (8/3/2022). Sepanjang tanggal 9 sampai 28 Februari Polres Pati berhasil mengungkap belasan kasus peredaran narkotika. Jumlah kasus yang berhasil diungkap ini menjadi yang tertinggi se Jawa Tengah. PATI – Operasi Bersinar (Bersih Narkoba) Candi 2022, 9 hingga 28 Februari 2022 telah selesai. Satresnarkoba Polres Pati berhasil […]

expand_less