Breaking News
light_mode

Warga Pati Menanti Garudafood dan Dua Kelinci Sponsor Utama Persipa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
  • visibility 329

 

Para pemain Persipa Pati di Liga 3 nasional musim 2021/2022

Setelah tampil apik di Liga 3 musim 2021/2022 dan memastikan diri promosi ke Liga 2, warga Kabupaten Pati menaruh harapan besar perusahaan-perusahaan besar di kota ini bisa menjadi sponsor utama klub Persipa Pati. Seperti Dua Kelinci dan Garudafood.

PATI – Penampilan Persipa Pati cukup memikat kalangan pecinta bola. Apalagi setelah Persipa Pati berhasil menjadi juara Liga 3 Jawa Tengah dan lolos ke babak 8 besar Liga 3 nasional sekaligus memastikan tiket promosi ke Liga 2, nama Persipa Pati semakin berkibar.

Tidak hanya di lokal Pati dan Jawa Tengah saja, nama Persipa Pati menjadi perbincangan di tingkat nasional. Sebab penampilannya yang luar biasa, serta perjuangan para fans yang tergabung dalam Patifosi yang juga total dalam mendukung Persipa Pati.    

Karena itu sejumlah orang menyakini dalam mengarungi Liga 2 nanti Persipa Pati bakal banyak didukung lagi. Utamanya kalangan dunia usaha dengan menjadi sponsor. Hal ini seperti yang iungkapkan oleh Ketua Umum Persipa Pati Joni Kurnianto.

“Kami sangat berharap perusahaan besar seperti Garudafood dan Dua Kelinci punya kebanggaan dengan tim Persipa ini, harusnya bisa bergabung. Karena ini adalah sepakbola asli Pati. Kalau bisa perusahaan asli Pati harus punya empati terhadap tim ini apalagi kemarin telah menunjukkan prestasi yang luar biasa,” papar pria yang juga menjabat sebagai anggota Exco PSSI Jawa Tengah ini.

Persiapan

Di sisi lain, Joni menginformasikan, saat ini pihaknya tengah menggeber persiapan Persipa menuju Liga 2. Proses pembentukan badan hukum PT Laskar Saridin Pati, targetnya Maret selesai. Selain itu pihaknya juga sedang menurunkan tim untuk melakukan verifikasi terhadap Persatuan Sepakbola (PS) atau klub anggota Persipa Pati untuk kepemilikan saham di PT Laskar Saridin Pati.

“Kami akan verifikasi, ini sebagai cara untuk memastikan jumlah PS anggota yang legal. Selain terkait saham juga sebagai persiapan kongres nantinya,” jelas Joni.

Lebih lanjut Joni memaparkan, nantinya saham sekitar 10 persen akan diberikan kepada PS dan suporter dalam hal ini Patifosi. “Ya hampir sama dengan tim-tim lain (di Liga 1 maupun Liga 2). Target bulan ini nanti selesai lah. Kita juga belajar dengan tim-tim lain untuk menyiapkan Persipa agar lebih baik. Termasuk belajar dengan tim seperti Persijap maupun dengan PSIS Semarang. Yang penting April nanti bisa mulai fokus persiapan yang lain,” bebernya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu, pihak desa mengaku tetap meneruskan […]

  • Sastrawan Pati Luncurkan Kumpulan Cerpen “Jabrik”, Kritik Politik dan Realitas Sosial

    Sastrawan Pati Luncurkan Kumpulan Cerpen “Jabrik”, Kritik Politik dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 339
    • 0Komentar

    PATI – Arif Sutoyo, sastrawan asal Kabupaten Pati, meluncurkan kumpulan cerita pendek (cerpen) berjudul “Jabrik”. Buku ini terinspirasi dari momen Pemilihan Umum (Pemilu) dan mengangkat tema politik dengan berbagai persoalannya. “Jabrik” menjadi tokoh utama dalam cerpen pertama, menggambarkan sosok yang memanfaatkan kecerdikan untuk menaikkan strata sosialnya. Ia meminta dana kampanye besar dari Pak Bambang, seorang […]

  • Menyedihkan, Banyak Media Iklan Ditempel di Pohon-pohon

    Menyedihkan, Banyak Media Iklan Ditempel di Pohon-pohon

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 385
    • 0Komentar

    MERUSAK LINGKUNGAN : Sungguh disayangkan sebatang pohon di pinggir Jalan Juwana – Margoyoso turut Desa Bakaran Kulon menjadi sasaran tempel berbagai jenis iklan. (has)

  • Persijap (sedikit) Diuntungkan Penundaan Liga

    Persijap (sedikit) Diuntungkan Penundaan Liga

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Jaya Hartono hanya punya waktu satu setengah bulan menyiapkan tim. Waktu yang mepet itu tentu tak ideal untuk mengarungi sebuah kompetisi liga. Karena itu penundaan kick-off kompetisi Liga 1 dan Liga 2 menjadi sedikit keuntungan bagi skuad Laskar Kalinyamat. Paling tidak ada tambahan dua hingga tiga pekan dalam mematangkan tim. JEPARA – Persijap Jepara merasa […]

  • Jepalo Coffee Folklore: Kedai Kopi di Pati dengan Pesona Pedesaan dan Biji Lokal Pegunungan Muria

    Jepalo Coffee Folklore: Kedai Kopi di Pati dengan Pesona Pedesaan dan Biji Lokal Pegunungan Muria

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.411
    • 0Komentar

    PATI – Di tengah menjamurnya kedai kopi di Kabupaten Pati, konsep yang mengusung ketenangan dan kearifan lokal justru menjadi daya tarik tersendiri. Jepalo Coffee Folklore hadir menawarkan pengalaman ngopi berbeda dengan atmosfer pedesaan yang asri dan menenangkan. Berlokasi di Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, kedai ini menjadi ruang alternatif bagi penikmat kopi yang ingin sejenak menjauh […]

  • Desa Jepang Pakis Kudus: Lestarikan Tradisi, Majukan Ekonomi Lokal Lewat Suronan Fest

    Desa Jepang Pakis Kudus: Lestarikan Tradisi, Majukan Ekonomi Lokal Lewat Suronan Fest

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 346
    • 0Komentar

    KUDUS – Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, meriah dengan Suronan Fest, tradisi tahunan yang jatuh pada bulan Suro atau Muharram. Lebih dari sekadar pesta rakyat, acara ini menghidupkan kembali nilai sejarah, spiritualitas, dan memberdayakan ekonomi masyarakat setempat. Kepala Desa Jepang Pakis, Sakroni, menjelaskan bahwa Suronan Fest tahun ini dipersembahkan untuk mengenang jasa para […]

expand_less