Breaking News
light_mode

Kampung Budaya Piji Wetan Hadirkan Pameran Seni Unik “Tapa Ngeli”

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
  • visibility 82

KUDUS – Kampung Budaya Piji Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menggelar pameran residensi seni bertajuk “Tapa Ngeli: Muria, Santri, Kretek” dari tanggal 21 hingga 26 April 2025.

Pameran yang menampilkan 15 karya seni dari seniman residensi se-Jawa Tengah dan DIY ini merupakan hasil visualisasi perjumpaan warga dan seniman selama dua bulan terakhir. Karya-karya tersebut merepresentasikan kehidupan masyarakat di lereng Muria melalui tiga tema besar: Muria, Santri, dan Kretek.

Pameran perdana di Kabupaten Kudus ini berlokasi di “Folktarium Muria,” sebuah museum terbuka di Dukuh Piji Wetan.

Koordinator Kampung Budaya Piji Wetan, Muchamad Zaini (Jessy Segitiga), menjelaskan pameran tersebut tidak hanya menampilkan karya seni rupa, tetapi juga instalasi seni, penanda situs budaya, dan berbagai kebudayaan warga yang tersebar di 15 titik.

“Pameran ini menghidupkan kembali folklore di Muria melalui berbagai pendekatan dari perspektif seniman masing-masing,” ujar Jessy pada Minggu (20/4/2025).

Ia menambahkan pameran ini mengajak pengunjung menyelami kebudayaan Muria masa lampau, mengenalkan cerita sejarah, mitos, dongeng, dan legenda yang berkembang di Piji Wetan.

“Semua itu divisualisasikan melalui karya dan pertunjukan di Folktarium Muria,” paparnya.

Selain pameran, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan seni dan ruang diskusi terbuka untuk membangun narasi kebudayaan dan pendidikan, serta membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai lokal.

Jessy berharap Kampung Budaya Piji Wetan dapat membangun pembangunan berkelanjutan yang memadukan pendidikan, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal, dengan tetap berakar pada nilai-nilai sufistik dan kearifan lokal.

Kurator pameran, Karen Hardini, menambahkan pameran ini menjadi perjumpaan seniman dan kolektif seni dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan DIY, termasuk A.O.D.H, Budi Kusriyanto, dan lainnya.

“Setelah menyelami Kudus pada Februari hingga April 2025, mereka membuat karya yang merepresentasikan Kudus sebagai subjek budayanya, sedangkan seniman merupakan sarananya,” ungkapnya.

Karya-karya yang dipamerkan beragam bentuknya, dari arsip, audio-video, instalasi, hingga seni lingkungan. Karen melihat pameran ini melengkapi Folktarium Muria untuk menarasikan ulang cerita rakyat di kawasan Muria dan memperpanjang ikatan akar budaya masyarakat Muria-Kudus.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blitar United Kampiun Liga 3

    Blitar United Kampiun Liga 3

    • calendar_month Jum, 22 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Para pemain Blitar United merayakan keberhasilannya menjadi juara Liga 3 2017 di Stadion Gelora Bumi Kartini Minggu (17/12/17) lalu  Lingkar Muria, JEPARA – Tim asal Jawa Timur, Blitar United berhasil menjadi juara Liga 3. Skuad asuhan Gatot Mulbajadi ini memastikan gelar juara setelah menumbangkan juara Liga 3 zona Jawa Tengah, Persik Kendal. Blitar United menang tipis […]

  • Bupati Kudus Resmikan Gedung Pelayanan Baru PDAM Tirta Muria

    Bupati Kudus Resmikan Gedung Pelayanan Baru PDAM Tirta Muria

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus, H. Sam’ani Intakoris, S.Sos., M.Si., bersama Wakil Bupati, Hj. Bellinda Birton, S.STP., M.Si., meresmikan gedung pelayanan baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Muria (PDAM Kudus) pada Jumat (25/4/2025). Gedung baru yang megah dan representatif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat Kabupaten Kudus. Sam’ani dalam sambutannya […]

  • Ketua DPRD Pati Umumkan Rencana Sidang Paripurna Hak Angket, Hasil Pansus Dinanti Masyarakat

    Ketua DPRD Pati Umumkan Rencana Sidang Paripurna Hak Angket, Hasil Pansus Dinanti Masyarakat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 196
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengumumkan rencana pelaksanaan sidang paripurna hak angket. Sidang ini akan membahas laporan yang disampaikan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD terkait isu yang tengah menjadi perhatian publik. Ali Badrudin menegaskan bahwa DPRD Pati akan bekerja sebaik mungkin untuk masyarakat dalam menindaklanjuti hasil kinerja Pansus. “Masyarakat Pati menerima apapun hasil […]

  • Pesta Rajungan di Keboromo Tayu Sukseskan Program Gemar Makan Ikan

    Pesta Rajungan di Keboromo Tayu Sukseskan Program Gemar Makan Ikan

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 48
    • 0Komentar

      Masakan rajungan terlihat menggiurkan dalam acara makan rajungan di Desa Keboromo Tayu Pati/ERIK S Warga Desa Keboromo Kecamatan Tayu menggelar pesta makan rajungan gratis. Ada 1.500 porsi yang disediakan untuk pengunjung. Kegiatan ini dalam rangka sedekah bumi dan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Makan rajungan ini sekaligus kampanye gemar makan ikan. PATI – Ratusan pengunjung […]

  • Bupati Pati Mediasi Sengketa Lahan Pundenrejo, Tekankan Kondusivitas

    Bupati Pati Mediasi Sengketa Lahan Pundenrejo, Tekankan Kondusivitas

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PATI – Upaya penyelesaian sengketa lahan di Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati memasuki babak baru. Bupati Pati, Sudewo, menggelar audiensi antara Gerakan Masyarakat Pundenrejo (GERMAPUN) dan Lembaga Perkebunan Indonesia (LPI) Pabrik Gula Pakis pada Rabu (28/5) di Kantor Bupati. Audiensi yang dihadiri Kapolresta Pati, Dandim 0718/Pati, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pati, […]

  • To’dok Telok: Meneladani Rasulullah SAW Lewat Tradisi dan Budaya di Karimunjawa

    To’dok Telok: Meneladani Rasulullah SAW Lewat Tradisi dan Budaya di Karimunjawa

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 137
    • 0Komentar

    JEPARA – Mushola Bustanul Mukminin di Jelamun, Kemujan, Karimunjawa menjadi saksi bisu kehangatan tradisi To’dok Telok pada Kamis (4/9/2025) malam. Warga, yang didominasi oleh diaspora Jawa dan Madura, berkumpul dalam suasana khidmat untuk melaksanakan ritual budaya yang kaya akan nilai religius ini. Acara dimulai dengan lantunan Diba’ Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa tahlil, dilanjutkan […]

expand_less