Breaking News
light_mode

Dari Ketukan Tatah ke Panggung Dunia: Jepara Menyuarakan Jiwa Lewat Ukiran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
  • visibility 176

JAKARTA – Di balik denting halus tatah yang menghantam kayu, ada cerita panjang tentang ketekunan, warisan, dan jiwa yang diturunkan lintas generasi.

Suara itu kini menggema hingga ke ibu kota, saat Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia meresmikan Pameran Tatah: Seni Ukir Jepara 2026 di Museum Nasional Indonesia, Rabu, 29 April 2026.

Bukan sekadar pameran, ruang ini menjadi panggung bagi karya-karya terbaik dari Jepara—daerah yang sejak lama dikenal sebagai jantung seni ukir Nusantara.

Di dalamnya, terpajang bukan hanya benda, tetapi juga perjalanan panjang keterampilan yang ditempa ratusan tahun.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyebut karya yang dipamerkan sebagai representasi puncak pencapaian artistik para pengukir Jepara.

Berbeda dari produk mebel yang lazim ditemui sehari-hari, karya-karya ini menampilkan detail, kedalaman, dan kompleksitas yang nyaris tak tergantikan oleh mesin.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah ukiran “macan kurung”, serta karya dari satu batang kayu utuh yang diolah dengan teknik berlapis hingga lima sampai tujuh tingkat.

Setiap lapisan seolah menyimpan napas pembuatnya—ketelitian yang tak hanya mengandalkan tangan, tetapi juga rasa.

“Ini bukan sekadar benda, tetapi ekspresi seni dengan pencapaian tertinggi,” ujar Fadli Zon.

Lebih dari itu, pameran ini juga menjadi pengingat bahwa seni Indonesia tidak hanya hidup dalam kanvas dua dimensi.

Kayu—yang sejak masa leluhur menjadi medium ekspresi—masih terus berbicara hingga hari ini, melalui pahatan yang sarat makna.

Namun di balik keindahan itu, tersimpan kegelisahan. Regenerasi pengukir menjadi tantangan nyata. Di tengah derasnya pilihan profesi modern, tak banyak generasi muda yang memilih melanjutkan jejak sebagai perajin ukir.

Kementerian Kebudayaan mencoba menjawabnya lewat berbagai upaya: workshop, penguatan literasi budaya, hingga program pengembangan talenta.

Harapannya, mereka yang “mewarisi” keterampilan ini dapat menemukan ruang untuk tumbuh dan diakui.

“Kita ingin mereka yang punya bakat luar biasa ini mendapatkan tempat,” kata Fadli.

Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengajak publik melihat ukiran dari sisi yang lebih dalam. Baginya, tatah bukan hanya alat, melainkan perpanjangan jiwa.

“Dari setiap ketukannya lahir karya yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat makna,” ujarnya.

Jepara, yang mungkin tampak sebagai kota kecil di pesisir Jawa, sejatinya adalah simpul pertemuan budaya dunia. Dari sanalah lahir ukiran-ukiran yang kini tak hanya menghiasi ruang, tetapi juga membawa identitas Indonesia ke panggung global.

Dan di Museum Nasional itu, setiap pahatan seakan berbisik—tentang masa lalu yang tetap hidup, dan masa depan yang masih terus diukir.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Liga Dihentikan Persipa Gelorakan #DiurusCah-Cah Jilid 2

    Liga Dihentikan Persipa Gelorakan #DiurusCah-Cah Jilid 2

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto meninjau latihan tim/ Doc Persipa Kondisi sulit mulai dirasakan manajemen Persipa Pati, selama penghentian kompetisi Liga 2 tidak ada pemasukan padahal manajemen harus tetap mengeluarkan kewajiban untuk pemain dan pelatih. Karena itu manajemen menggelorakan #DiurusCah-Cah untuk membantu tim. PATI – Per bulan pengeluaran manajemen Persipa Pati untuk operasional tim […]

  • Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

      Salah seorang pelanggan menerima bungkusan pesanannya di Selasar Coffe and Gelato, Pati. Berangkat dari situasi sulit di tengah pandemi (pembatasan aktivitas masyarakat) berbagai coffee shop di Pati lantas berkolaborasi untuk menginisiasi sebuah gerakan bertajuk #BungkusWae sebagai solusi bertahan di tengah pandemi. PATI – Kasus COVID-19 yang semakin meningkat di Kabupaten Pati membuat pemerintah semakin […]

  • Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PATI – Suharmanto, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Demokrat, menyerukan perlunya pelatihan kewirausahaan bagi para santri di wilayah tersebut. “Pesantren saat ini perlu adanya program dalam kewirausahaan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Pati Fraksi Demokrat. Sebagai daerah dengan populasi Muslim yang besar, keberadaan pesantren di Pati memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan keagamaan. […]

  • Antisipasi Penimbunan Polsek Donorojo Jepara Cek Ketersediaan Minyak Goreng

    Antisipasi Penimbunan Polsek Donorojo Jepara Cek Ketersediaan Minyak Goreng

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kegiatan patroli Polsek Donorojo Jepara untuk memantau ketersediaan minyak goreng di pasar. Minyak goreng kembali tidak stabil. Masyarakat banyak yang resah atas kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok itu. JEPARA  – Dalam rangka melindungi seluruh warga dari tidak stabilnya harga sembako yang dianggap dapat merepotkan warga masyarakat, Personel Polsek Donorojo melaksanakan kegiatan patroli dengan mendatangani […]

  • Menyalakan Suluh Masa Depan Literasi di Bumi Mina Tani

    Menyalakan Suluh Masa Depan Literasi di Bumi Mina Tani

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Pembukaan bedah buku PATI – Sejak awal, peserta workshop dan bedah buku Akhir Sekolah Elite, sebuah kumpulan artikel bertema pendidikan, didoktrin untuk datang murni belajar. Para peserta yang mayoritas guru di SD maupun SMP ini pun gayeng saja mengikuti pelatihan yang lebih mengedepankan dialog ini. Kegiatan tersebut dimulai pukul 09.30, diawali pembukaan oleh Kepala Dinas […]

  • Lima Warga Binaan Masuk Daftar Penerima Remisi

    Lima Warga Binaan Masuk Daftar Penerima Remisi

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

      Suasana haru saat para warga binaan mengikuti perayaan Hari Natal yang diselenggarakan atas kerja sama dengan pihak Lapas Kelas II B Pati bersama Gereja GKMI Pati di aula Lapas kAMIS (7/12/17) pagi kemarin. Lingkar Muria, PATI – Jelang hari Natal Tahun 2017, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati mulai mengajukan remisi untuk warga […]

expand_less