Breaking News
light_mode

Ketika Menjaga Kebersihan Menjadi Kewajiban Setiap Pemeluk Agama

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
  • visibility 263
Seruan aksi menjaga kebersihan Sungai Juwana

Sejumlah aktivis lintas agama menggelar aksi bersih-bersih Sungai Juwana, Pati. Menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan untuk kehidupan lestari berkelanjutan.

PATI  – Sebuah kegiatan bertajuk “Bedo Kang Nyawiji” digelar oleh masyarakat lintas agama, ras dan golongan di bantaran Sungai Juwana. Tepatnya di area Jembatan Sampang Pati, Sabtu (29/10/2022).

Mereka yang terlibat mulai dari Badan Musyawarah Antar Gereja Kabupaten Pati, Ansor Pati, PMII, Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana, Wanameru hingga komunitas Eco Enzim Nusantara Pati. 

Meskipun mempunyai latar belakang yang berbeda, mereka antusias menggelar berbagai acara. Dari bersih-bersih kali hingga pentas seni. 

Kasat Korcab Banser Pati Muhammad Sutomo berharap masyarakat di sekitar sungai ikut tergerak merawat sungai. Dengan demikian, sungai di Kabupaten Pati lebih bersih dan tidak tercemar. 

”Kami berharap masyarakat setempat mencontoh dan memiliki kesadaran terhadap kelestarian lingkungan. Kita juga pasang bahwa membung sampah sembarangan itu bentuk kejahatan. Harapannya aksi kepedulian terhadap lingkungan ini tak hanya berhenti di sini saja,” paparnya.

Seorang peserta aksi membersihkan sampah di sekitar Sungai Juwana


Gerakan Besar

Sementara itu ketua panitia kegiatan, Otniel Tumonglo, mengatakan gelaran acara ini merupakan salah satu cara merayakan Hari Sumpah Pemuda. Pihaknya sepakat banyak hal yang bisa menyatukan meskipun mempunyai perbedaan. 

”Dimulai dari kepedulian kebersihan lingkungan, khususnya sungai. Sebelum acara ini dilakukan kita sempat survei lokasi sehingga diputuskan bersih-bersih sungai di momen sumpah pemuda. Semangat kepemudaan itu yang kita miliki. Di mana pemuda Indonesia berjanji berbahasa satu, berbangsa satu Indonesia. Semangat ini yang kita bawa,” jelasnya. 

Pihaknya berharap dengan terselenggara acara semacam ini, masyarakat antar umat beragama, ras dan golongan tidak mudah terpecah belah dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab. 

”Kita melihat satu lain sama sehingga kita mempunyai tanggung jawab yang sama, membangun lingkungan kita, merawat lingkungan kita dan juga menjaga keharmonisan,” imbuhnya.

Ia juga berharap acara  ini menjadi momentum untuk menggelar acara selanjutnya. Agar nanti bisa bergerak lebih besar. Dengan acara besar dampaknya juga besar. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temuan Bangunan di Dukuh Cacah Bukan Makam Mbah Gamirah, Balai Arkeologi : Itu Bangunan Belanda

    Temuan Bangunan di Dukuh Cacah Bukan Makam Mbah Gamirah, Balai Arkeologi : Itu Bangunan Belanda

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta sedang mengamati beberapa temuan di lokasi punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati PATI – Setelah melakukan observasi selama dua hari, Balai Arkeologi Yogyakarta menyimpulkan, temuan warga berupa struktur bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo merupakan sebuah bangunan peninggalan kolonial Belanda. Bukan makam seperti yang diduga banyak pihak. […]

  • Wisata Sejarah Belasan Gua Jepang di Pegunungan Patiayam

    Wisata Sejarah Belasan Gua Jepang di Pegunungan Patiayam

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 378
    • 0Komentar

      Seorang warga sedang mencoba masuk ke salah satu Gua Jepang di Pegunungan Patiayam, Terban Kudus Destinasi wisata sejarah di Kabupaten Kudus terus bertambah. Baru-baru ini ditemukan belasan gua Jepang di kawasan Pegunungan Patiayam. KUDUS – Desa Terban Kecamatan Jekulo belum lama ini telah ditemukan sebanyak 15 gua peninggalan Jepang yang berlokasi di bawah perbukitan […]

  • Persijap Jepara Punya Bus Baru dari PO Bejeu

    Persijap Jepara Punya Bus Baru dari PO Bejeu

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Penampakan bus baru Persijap dari PO Bejeu  JEPARA – Senin (20/9/2021) Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama jajaran menejemen PERSIJAP Jepara meluncurkan bus untuk operasional tim kebanggaan warga Jepara ini. Menejemen PO. Bejeu juga turut hadir dalam launching ini, lantaran bus itu merupakan bantuan dari PO tersebut. Launching bus dilakukan di depan pendapa RA. Kartini Jepara. […]

  • Ketoprak Pelajar SMPN 2 Kayen Pati Unjuk Gigi di TMII

    Ketoprak Pelajar SMPN 2 Kayen Pati Unjuk Gigi di TMII

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Penampilan ketoprak cilik oleh pelajar SMPN 2 Kayen  Anjungan Jawa Tengah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta mendadak ramai Minggu (28/4/2019). Hari itu sedang berlangsung pentas seni budaya. Kabupaten Pati mendapat jatah mengisi acara tersebut. Pentas seni Kabupaten Pati tersebut mementaskan ketoprak cilik dari SMP Negeri 2 Kayen dan seni drama tari oleh Paguyuban […]

  • Keliling Pakai Motor, Tentara Kampanyekan Gemar Membaca

    Keliling Pakai Motor, Tentara Kampanyekan Gemar Membaca

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

     PATI – Disela-sela kegiatan fisik, Satgas TMMD Reguler ke 101 Desa Godo memiliki kegiatan yang tak kalah pentingnya. Kegiatan itu adalah kampanye gemar membaca, dengan berkeliling menggunakan sepeda motor, kemarin perpustakaan keliling itu mampir di SD 2 Godo. Kehadiran perpustakaan keliling itu lantas disambut dengan suka cita para siswa-siswi SD 2 Godo. Mereka lantas menyerbu buku-buku […]

  • Joni Kurnianto Ajak Masyarakat Tetap Bersatu di Pilkada 2024

    Joni Kurnianto Ajak Masyarakat Tetap Bersatu di Pilkada 2024

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang Pilkada serentak 2024 yang akan digelar pada 27 November 2024, anggota DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Ia menekankan pentingnya mendukung calon pemimpin yang dipilih, namun tetap dalam koridor aturan yang berlaku. “Tentu dalam Pilkada ini akan ada dukungan terhadap calon A, calon B, […]

expand_less