Breaking News
light_mode

Playoff Liga 2 : Persijap Jepara Cuma Butuh Hasil Seri, Jangan Sampai Mbleset!

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 23 Jan 2024
  • visibility 224

OLAHRAGA – Persijap Jepara hanya membutuhkan satu kali hasil seri, untuk memastikan tetap bertahan di Liga 2. Sayangnya di pertandingan melawan Persipa Pati, Senin (22/1) Persijap Jepara justru kalah telak 3 – 0.

Hasil akhir yang sangat disayangkan, padahal di tiga pertandingan sebelumnya Persijap Jepara terus meraih kemenangan beruntun.
Meskipun masih kokoh di puncak klasemen babak playoff Liga 2 grup C, namun posisi itu masih rawan tergusur.

Saat ini Persijap Jepara mengumpulkan 9 poin, dibawahnya ada Sulut United dengan 7 poin, Persipa Pati dengan 4 poin, dan Persiba Balikpapan 3 poin. Semua tim masih menyisakan dua pertandingan. Hanya Persiba Balikpapan yang sudah hampir pasti terdegradasi.

Pelatih Persijap Jepara Alfiat cukup kecewa dengan kekalahan melawan Persipa Pati, dirinya berharap para pemainnya dapat segera bangkit untuk menghadapi pertandingan selanjutnya menghadapi Persiba Balikpapan.

“Anak-anak kemarin performanya terus memuncak, tapi di laga ini menurun. Kita harapkan nanti naik lagi. Banyak evaluasi yang perlu dilakukan, kita sangat kecewa. Padahal butuh hasil seri saja, kita harus bangkit jangan sampai mbleset,” jelas Alfiat.

Persijap Jepara menyisakan dua pertandingan yaitu berhadapan dengan Persiba Balikpapan dan Sulut United.

Kans Persijap Jepara untuk bertahan di Liga 2 sangat besar, dengan catatan para pemainnya tetap fokus dan bisa meraih hasil positif di satu pertandingan saja.

Pekerjaan Rumah

Meskipun menjadi pemuncak klasemen sementara saat ini, performa pemain Persijap Jepara patut menjadi sorotan.

Saat tertinggal satu gol dari Persipa Pati, para pemain menjadi tampak loyo. Arah permainan sudah tidak jelas, dan akhirnya harus kebobolan hingga tiga gol.

Padahal di babak pertama berhasil menahan imbang dengan skor 0 – 0, beberapa peluang juga berhasil dicatatkan. Namun eksekusi di depan gawang masih bisa dimentahkan kiper Persipa Pati.

Mental para pemain harus segera diangkat kembali sebelum laga melawan Persiba Balikpapan, sehingga para pemain bisa menemukan kepercayaan diri dan tau cara memenangkan pertandingan seperti biasanya.

Penulis : Arif

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garap Potensi Keindahan Goa Larangan, DPRD Pati Dorong Libatkan Seniman

    Garap Potensi Keindahan Goa Larangan, DPRD Pati Dorong Libatkan Seniman

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendorong pengembangan Goa Larangan agar lebih menarik minat wisatawan. Goa yang berlokasi di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, wilayah Pegunungan Kendeng, ini memiliki potensi wisata yang besar. “Potensi yang harus digali sebagai tempat wisata, karena memang tempatnya alami,” ujarnya. Goa Larangan memiliki pesona unik dengan jalur air yang memanjang […]

  • Congkel Jendela, Maling Gasak Uang Dan Perhiasan

    Congkel Jendela, Maling Gasak Uang Dan Perhiasan

    • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 579
    • 0Komentar

    PATI – Kasus pencurian marak terjadi dalam sepekan ini. Yasman, 57 warga Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong kali menjadi korban. Uang dan perhiasan yang disimpannya senilai Rp 25 juta ludes dibawa kabur maling Jumat (7/10/2018) lalu. Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalaui Kapolsek Gembong AKP Giyanto mengungkapkan, kejadian pencurian ini terjadi pagi hari. Namun korban baru […]

  • Kriminalisasi Jurnalis Zakki Amali Ancaman Bagi Pers Kampus

    Kriminalisasi Jurnalis Zakki Amali Ancaman Bagi Pers Kampus

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Pelaporan jurnalis Serat.id Zakki Amali ke polisi karena pemberitaan plagiat Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengancam kebebasan pers mahasiswa yang berada di masing-masing kampus. Alasan asal-asalan pelaporan ke polisi oleh Kepala UPT Humas Unnes saat itu, Hendi Pratama, karena media Serat.id belum memiliki badan hukum dan belum tersertifikasi Dewan Pers, selain juga Zakki belum bersertifikasi […]

  • Laga Krusial Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Antisipasi Set Piece jadi PR

    Laga Krusial Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Antisipasi Set Piece jadi PR

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 248
    • 0Komentar

      JAKARTA– Timnas Indonesia akan menghadapi laga berat melawan Bahrain dalam lanjutan ronde ke-3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Selasa, 25 Maret 2025. Di laga penting ini, tim Merah Putih yang ditargetkan menang harus tampil maksimal demi menjaga asa lolos langsung tau lolos ke […]

  • Meriah! Arak-arakan 55 Anak Khitan Massal di Kajen Diiringi Marching Band

    Meriah! Arak-arakan 55 Anak Khitan Massal di Kajen Diiringi Marching Band

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 244
    • 0Komentar

    PATI – Rangkaian peringatan Isra Miraj dan Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, dimeriahkan dengan khitan massal yang diikuti 55 anak. Acara yang digelar di Kompleks Masjid Kajen, Senin (27/1/2025) ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Puluhan anak, berasal dari Kabupaten Pati, Kudus, bahkan Jepara, tampak bersemangat mengikuti […]

  • MBG Rawan, Edy Wuryanto Desak Perbaikan Hulu dan Pengawasan Terpadu

    MBG Rawan, Edy Wuryanto Desak Perbaikan Hulu dan Pengawasan Terpadu

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 236
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyambut baik keputusan pemerintah untuk memperbaiki program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul rapat koordinasi yang membahas sejumlah permasalahan, termasuk kasus keracunan. Salah satu keputusan penting adalah penutupan sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah dan kewajiban memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS). Edy Wuryanto […]

expand_less