Breaking News
light_mode

Playoff Liga 2 : Persijap Jepara Cuma Butuh Hasil Seri, Jangan Sampai Mbleset!

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 23 Jan 2024
  • visibility 342

OLAHRAGA – Persijap Jepara hanya membutuhkan satu kali hasil seri, untuk memastikan tetap bertahan di Liga 2. Sayangnya di pertandingan melawan Persipa Pati, Senin (22/1) Persijap Jepara justru kalah telak 3 – 0.

Hasil akhir yang sangat disayangkan, padahal di tiga pertandingan sebelumnya Persijap Jepara terus meraih kemenangan beruntun.
Meskipun masih kokoh di puncak klasemen babak playoff Liga 2 grup C, namun posisi itu masih rawan tergusur.

Saat ini Persijap Jepara mengumpulkan 9 poin, dibawahnya ada Sulut United dengan 7 poin, Persipa Pati dengan 4 poin, dan Persiba Balikpapan 3 poin. Semua tim masih menyisakan dua pertandingan. Hanya Persiba Balikpapan yang sudah hampir pasti terdegradasi.

Pelatih Persijap Jepara Alfiat cukup kecewa dengan kekalahan melawan Persipa Pati, dirinya berharap para pemainnya dapat segera bangkit untuk menghadapi pertandingan selanjutnya menghadapi Persiba Balikpapan.

“Anak-anak kemarin performanya terus memuncak, tapi di laga ini menurun. Kita harapkan nanti naik lagi. Banyak evaluasi yang perlu dilakukan, kita sangat kecewa. Padahal butuh hasil seri saja, kita harus bangkit jangan sampai mbleset,” jelas Alfiat.

Persijap Jepara menyisakan dua pertandingan yaitu berhadapan dengan Persiba Balikpapan dan Sulut United.

Kans Persijap Jepara untuk bertahan di Liga 2 sangat besar, dengan catatan para pemainnya tetap fokus dan bisa meraih hasil positif di satu pertandingan saja.

Pekerjaan Rumah

Meskipun menjadi pemuncak klasemen sementara saat ini, performa pemain Persijap Jepara patut menjadi sorotan.

Saat tertinggal satu gol dari Persipa Pati, para pemain menjadi tampak loyo. Arah permainan sudah tidak jelas, dan akhirnya harus kebobolan hingga tiga gol.

Padahal di babak pertama berhasil menahan imbang dengan skor 0 – 0, beberapa peluang juga berhasil dicatatkan. Namun eksekusi di depan gawang masih bisa dimentahkan kiper Persipa Pati.

Mental para pemain harus segera diangkat kembali sebelum laga melawan Persiba Balikpapan, sehingga para pemain bisa menemukan kepercayaan diri dan tau cara memenangkan pertandingan seperti biasanya.

Penulis : Arif

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Sejarah Belasan Gua Jepang di Pegunungan Patiayam

    Wisata Sejarah Belasan Gua Jepang di Pegunungan Patiayam

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 448
    • 0Komentar

      Seorang warga sedang mencoba masuk ke salah satu Gua Jepang di Pegunungan Patiayam, Terban Kudus Destinasi wisata sejarah di Kabupaten Kudus terus bertambah. Baru-baru ini ditemukan belasan gua Jepang di kawasan Pegunungan Patiayam. KUDUS – Desa Terban Kecamatan Jekulo belum lama ini telah ditemukan sebanyak 15 gua peninggalan Jepang yang berlokasi di bawah perbukitan […]

  • DPRD Pati Dukung Pengisian Perangkat Desa Segera Dilakukan, Ini Sebabnya

    DPRD Pati Dukung Pengisian Perangkat Desa Segera Dilakukan, Ini Sebabnya

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.184
    • 0Komentar

    PATI – Narso, anggota DPRD Kabupaten Pati, menyatakan dukungannya terhadap percepatan proses pengisian perangkat desa di wilayah tersebut. “Saya mendukung agar pelaksanaan pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati bisa segera dilaksanakan,” tegasnya. Percepatan pengisian perangkat desa dinilai penting oleh Narso untuk memastikan kelancaran pemerintahan desa. Saat ini, Kabupaten Pati dihadapkan pada ratusan formasi kekosongan jabatan […]

  • Truk Tabrak Pengendara Motor dan Pejalan Kaki di Jalan Pati-Gabus, Satu Orang Tewas

    Truk Tabrak Pengendara Motor dan Pejalan Kaki di Jalan Pati-Gabus, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Umum Pati–Gabus, tepatnya di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati pada hari Selasa (2/9/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah truk Mitsubishi dengan nomor polisi K-9397-MS, sepeda motor Yamaha Mio bernomor K-2495-GK, dan seorang pejalan kaki. Akibatnya, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya […]

  • Tugu Bandeng, Identitas dan Kebanggaan Pati Bumi Mina Tani

    Tugu Bandeng, Identitas dan Kebanggaan Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Patung ikan bandeng raksasa ikon baru kota pati Pamor Kabupaten Pati, sebagai daerah penghasil ikan bandeng terbaik ditegaskan dengan kehadiran patung ikan bandeng raksasa berukuran sepanjang 26 meter dan lebar 6 meter di ujung barat Jalan Lingkar Selatan. Patung bandeng raksasa yang dibangun lengkap dengan taman serta air mancur tersebut menelan biaya sebesar Rp 3,8 […]

  • Ikan Bandeng, Rasa dan Khasiatnya

    Ikan Bandeng, Rasa dan Khasiatnya

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Di balik duri lembutnya yang sangat banyak, Ikan Bandeng memiliki rasa yang nikmat. Selain nikmat juga berkhasiat. Lengkap kan. Berikut redaksi akan merangkum khasiat dari ikan yang hidup di air payau ini. Dikutip dari Lifestyle Kompas, Ikan Bandeng merupakan salah satu makanan yang biasa ditemui kala perayaan Tahun Baru Imlek dan terutama disajikan oleh warga […]

  • Lamporan, Warisan Budaya Soneyan yang Tetap Terjaga di Tengah Perkembangan Zaman

    Lamporan, Warisan Budaya Soneyan yang Tetap Terjaga di Tengah Perkembangan Zaman

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.255
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Lamporan kembali digelar melalui rangkaian kegiatan Wiwitan dan Gelar Budaya yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026). Diselenggarakan oleh Komunitas Plat K, acara ini diikuti warga serta seniman lokal sebagai upaya melestarikan warisan budaya leluhur, mengenang tradisi penolak bahaya di masa lalu, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda. Nama “Lamporan” berasal dari kata […]

expand_less