Breaking News
light_mode

Tekan Golput KPU Sosialisasi Ibu-ibu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Mar 2018
  • visibility 221

Lingkar Muria, PATI – Demi sukses penyelenggaraan pilkada serentak pada
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018, Komisi Pemilihan Umum
(KPU) gencar melakukan sosialisasi-sosialisasi. KPU terus menyasar
kelompok-kelompok di masyarakat hingga tingkat bawah.
Seperti yang dilakukan KPU
Kabupaten Pati melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dukuhseti. Belum lama
ini, mereka menyasar ibu-ibu anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di
Desa Bakalan Kecamatan Dukuhseti. Ibu-ibu anggota PKK tersebut diberikan
wawasan tentang urgensi memilih pemimpin, serta untuk meningkatkan kuantitas
pemilih dari pemilihan tahun-tahun sebelumnya.
Wawan Hariono, anggota PPK
Dukuhseti mengungkapkan, upaya menjangkau kelompok ibu-ibu tersebut menurutnya
lebih efektif. Sebab diharapkan, pada sosialisasi tentang Pilgub Jawa Tengah
ini akan sampai juga pada anggota keluarga yang di rumah.
”Kami terus berusaha menekan angka
golput itu, caranya dengan mensosialisasikan langsung Pilkada Serentak ini
dengan berbagai sasaran. Diantaranya dengan mendatangi ibu-ibu,” terang Wawan
Hariono.
Menurutnya, jika seorang ibu sudah
sadar akan pentingnya memilih, maka mereka akan mengajak anggota keluarga yang
lain, untuk berpartisipasi juga memberikan suaranya. Pada kesempatan
sosialisasi ini, PPK Dukuhseti menyampaikan beberapa hal.
Diantaranya yaitu, sosialisasi tentang
dua pasang kontestan yang akan merebut kursi Jawa Tengah satu, dan juga waktu
pelaksanaan pencoblosan pada pilkada serentak peretengahan tahun ini.
Salah satu peserta sosialisasi
Pilgub Jawa Tengah, Latifatun Nikmah mengakui, di kalangan masyarakat bawah,
mereka masih minim seputar informasi dan juga kesadaran mengenai memilih
pemimpin.
”Sebagian banyak yang apatis. Tak
ada gunanya ikut mencoblos. Bahkan, ada pula yang mengatakan, apa gunanya
mencoblos, terlebih pada akhirnya kita tidak dapat apa apa. Itu lazim didengar
di kalangan masyarakat awam utamanya,” terang perempuan yang menjadi Ketua Tim
Penggerak PKK Desa Bakalan tersebut.
Melihat hal tersebut, tentu menunjukkan
masyarakat masih banyak yang belum memahami secara penuh tentang pemilihan.
Jika tak ada sentuhan secara langsung ke bawah, bisa saja angkat golput bisa
meningkat pesat. (has)
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 181
    • 0Komentar

    PATI – Kontroversi muncul di Kabupaten Pati terkait rapat yang membahas kenaikan target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menyoroti rapat yang diadakan di rumah pribadi Bupati Sudewo di Desa Slungkep. Yeti Kristianti, legislator dari Fraksi Gerindra, mengungkapkan kejanggalan prosedur rapat tersebut, […]

  • Dapat Bonus Demografi, 60 Persen Penduduk Jepara Usia Produktif

    Dapat Bonus Demografi, 60 Persen Penduduk Jepara Usia Produktif

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    SUMBER : JEPARA.GO.ID JEPARA – Asisten II Setda Jepara Mulyaji menyebut, Kabupaten Jepara mendapat bonus demografi. Dari 1,2 juta penduduknya, 60 persen berada dalam usia produktif. Dimana penduduknya tercatat berkisar antara umur 15 – 64 tahun. Mulyaji menganggap bonus demografi tersebut harus ditangkap sebagai peluang peluang positif dan harus didukung generasi produktif yang berkualitas. ”Jumlah […]

  • DPRD Pati Sorot Perbaikan Jalan, Minta DPUPR Hati-hati dan Pastikan Kualitas

    DPRD Pati Sorot Perbaikan Jalan, Minta DPUPR Hati-hati dan Pastikan Kualitas

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti proyek perbaikan jalan di Kabupaten Pati, menekankan pentingnya realisasi perbaikan yang maksimal dan berkualitas. Ketua Komisi C, Joni Kurnianto, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati untuk berhati-hati dalam pelaksanaan proyek ini. “Saya bilang ke DPUPR untuk berhati-hati, karena memang harus bagus, […]

  • Melihat Kekuatan Persipa Pati Calon Tim Kuat Liga 2

    Melihat Kekuatan Persipa Pati Calon Tim Kuat Liga 2

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

       Rudi Widodo pemain sarat pengalaman gabung Persipa Pati Meskipun berstatus tim debutan di Liga 2 musim 2022/2023, Persipa Pati diprediksi menjadi salah satu tim kuat. Persiapan yang panjang disertai pemain-pemain yang skill dan semangat “wani ngeyel” menjadi alasan tim ini patut diwaspadai.   PATI – Tim Persipa Pati termasuk yang paling siap mengarungi kompetisi Liga […]

  • Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    MAGELANG – Setelah tak terkalahkan di enam laga awal Liga 2 musim 24/25, keperkasaan Persijap Jepara runtuh saat menjamu Bhayangkara FC, (21/20/2024) di Stadion Moch Soebroto Magelang. Persijap Jepara harus menelan kekalahan dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung kurang memuaskan bagi tim asuhan Kahudi Wahyu Widodo. Sepanjang pertandingan, permainan Persijap tidak berkembang seperti yang […]

  • DPRD Pati Dukung Gerakan Pangan Murah untuk Bantu Masyarakat

    DPRD Pati Dukung Gerakan Pangan Murah untuk Bantu Masyarakat

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 21 kecamatan pada Sabtu (30/08/2025) dengan tujuan menstabilkan harga pangan. GPM ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 500.1/5790/SJ tentang Gerakan Pangan Murah (GPM) Kecamatan Serentak se-Indonesia, yang bertujuan menjaga stabilitas harga pangan dan memeriahkan Hari […]

expand_less