Breaking News
light_mode

Tekan Golput KPU Sosialisasi Ibu-ibu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Mar 2018
  • visibility 226

Lingkar Muria, PATI – Demi sukses penyelenggaraan pilkada serentak pada
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018, Komisi Pemilihan Umum
(KPU) gencar melakukan sosialisasi-sosialisasi. KPU terus menyasar
kelompok-kelompok di masyarakat hingga tingkat bawah.
Seperti yang dilakukan KPU
Kabupaten Pati melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dukuhseti. Belum lama
ini, mereka menyasar ibu-ibu anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di
Desa Bakalan Kecamatan Dukuhseti. Ibu-ibu anggota PKK tersebut diberikan
wawasan tentang urgensi memilih pemimpin, serta untuk meningkatkan kuantitas
pemilih dari pemilihan tahun-tahun sebelumnya.
Wawan Hariono, anggota PPK
Dukuhseti mengungkapkan, upaya menjangkau kelompok ibu-ibu tersebut menurutnya
lebih efektif. Sebab diharapkan, pada sosialisasi tentang Pilgub Jawa Tengah
ini akan sampai juga pada anggota keluarga yang di rumah.
”Kami terus berusaha menekan angka
golput itu, caranya dengan mensosialisasikan langsung Pilkada Serentak ini
dengan berbagai sasaran. Diantaranya dengan mendatangi ibu-ibu,” terang Wawan
Hariono.
Menurutnya, jika seorang ibu sudah
sadar akan pentingnya memilih, maka mereka akan mengajak anggota keluarga yang
lain, untuk berpartisipasi juga memberikan suaranya. Pada kesempatan
sosialisasi ini, PPK Dukuhseti menyampaikan beberapa hal.
Diantaranya yaitu, sosialisasi tentang
dua pasang kontestan yang akan merebut kursi Jawa Tengah satu, dan juga waktu
pelaksanaan pencoblosan pada pilkada serentak peretengahan tahun ini.
Salah satu peserta sosialisasi
Pilgub Jawa Tengah, Latifatun Nikmah mengakui, di kalangan masyarakat bawah,
mereka masih minim seputar informasi dan juga kesadaran mengenai memilih
pemimpin.
”Sebagian banyak yang apatis. Tak
ada gunanya ikut mencoblos. Bahkan, ada pula yang mengatakan, apa gunanya
mencoblos, terlebih pada akhirnya kita tidak dapat apa apa. Itu lazim didengar
di kalangan masyarakat awam utamanya,” terang perempuan yang menjadi Ketua Tim
Penggerak PKK Desa Bakalan tersebut.
Melihat hal tersebut, tentu menunjukkan
masyarakat masih banyak yang belum memahami secara penuh tentang pemilihan.
Jika tak ada sentuhan secara langsung ke bawah, bisa saja angkat golput bisa
meningkat pesat. (has)
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Porprov 2023 Bonus Medali Emas Atlet Pati 50 Juta

    Porprov 2023 Bonus Medali Emas Atlet Pati 50 Juta

    • calendar_month Sen, 4 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto memberikan motivasi kepada atlet Bupati Pati Haryanto membakar semangat juang para atlet yang akan berlaga di Porprov 2023. Bupati ingin para atlet bekerja keras untuk meraih juara. Agar tidak hanya sukses penyelenggaraaan tapi juga sukses prestasi. PATI – Sejumlah perwakilan atlet dan pengurus cabang olahraga di Kabupaten Pati dikumpulkan, mereka mendapat suntikan semangat […]

  • Kick Off Sosialisasi MBG Bersama BGN, Edy Wuryanto Tekankan Program Strategis Nasional

    Kick Off Sosialisasi MBG Bersama BGN, Edy Wuryanto Tekankan Program Strategis Nasional

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.796
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijadikan instrumen utama pemerintah dalam menangkal malnutrisi serta menekan angka stunting nasional hingga di bawah 15 persen. Hal itu ditegaskan Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto dalam kegiatan kick off sosialisasi MBG Tahun Anggaran 2026 yang digelar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung Dewi Sri Purwodadi, […]

  • KONI Pati Resmi Dilantik, Fokus Majukan Cabor di Tingkat Nasional dan Internasional

    KONI Pati Resmi Dilantik, Fokus Majukan Cabor di Tingkat Nasional dan Internasional

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 191
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati periode 2024-2028 resmi dilantik pada Sabtu (26/10/2024) di Pendapa Kabupaten Pati. Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua KONI Jawa Tengah ini disaksikan oleh Penjabat (PJ) Bupati Pati Sujarwanto, Ketua DPRD Pati yang diwakili Sekretaris Fraksi PDIP Danu Ikhsan, serta sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) di bawah […]

  • Bocah 6 Tahun Hilang, Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Ndaleman Kayen

    Bocah 6 Tahun Hilang, Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Ndaleman Kayen

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 202
    • 0Komentar

    PATI – Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun, MKA, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Ndaleman, Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Senin (3/3/2025). Kehilangan tragis ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, setelah bocah tersebut dilaporkan hilang sejak pukul 17.00 WIB. Proses pencarian yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim Basarnas, BPBD Pati, Koramil 04 Kayen, Polsek Kayen, […]

  • INSTAGRAM Gali Freitas 

    Inilah Paulo Gali Freitas Idola Baru PSIS

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

      INSTAGRAM Gali Freitas SEMARANG – Pemain asing PSIS Semarang bernama lengkap Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas menjadi rekrutan pemain asing yang moncer di Liga 1 musim 2023/2024. Hingga pekan ke-9 Liga 1 pemain asal Timor Leste itu tampil memukau.   Gali Freitas menjadi pilar penting skuad Mahesa Jenar. Beroperasi di sayap kiri, dia selalu […]

  • Suporter Persijap Minta Panpel Dievaluasi

    Suporter Persijap Minta Panpel Dievaluasi

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Suporter Persijap Jepara dari kelompok CNS/ @ultraspersijap JEPARA – Pertandingan home perdana menghadapi Persekat Tegal Minggu (4/9/2022) mendapat sorotan netizen dan Persijap fans. Sebab dalam laporan resmi jumlah penontom yang tercatat hanya 8.500 penonton, padahal stadion berkapasitas sekitar 15.000 penonton itu hampir dipenuhi penonton.  Karena itu mencuat dugaan ada yang mengarah pada upaya memperoleh keuntungan […]

expand_less