Breaking News
light_mode

Tanpa Satu Kata Pun, Teater Boneka “Jala dan Jana” Ceritakan Hubungan Manusia dan Sungai di Kudus

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
  • visibility 101.169

KUDUS – Gemericik air, gerak tubuh, bentuk gambar, dan kain menjadi satu-satunya bahasa yang menghidupkan pertunjukan teater boneka bertajuk “Jala dan Jana” di Panggung Ngepringan, Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW), Kudus, Sabtu (18/7/2026) malam.

Berlangsung selama sekitar 30 menit tanpa sebaris dialog, pementasan ini justru berhasil menyampaikan pesan mendalam tentang keterkaitan erat antara manusia dan sungai.

Sajian ini merupakan hasil kolaborasi antara Flying Balloons Puppet dan KBPW, yang mengangkat kisah mitos sungai sebagai jalan masuk untuk membahas isu lingkungan dan kehidupan.

Sutradara pertunjukan, Rangga Dwi Apriadinnur, menjelaskan alur cerita berawal dari legenda ular berkepala kerbau serta buaya putih yang konon menghuni sungai.

Selama ini, lanjutnya, mitos sering dipahami sekadar kisah mistis atau dikaitkan dengan persembahan tumbal bagi alam. Padahal, makna di baliknya bisa ditafsirkan ulang sebagai warisan pengetahuan leluhur dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Bagi kami, mitos merupakan produk pengetahuan yang lahir dari sungai. Di dalamnya ada pesan agar manusia memahami bahaya sungai, banjir, sekaligus pentingnya menjaga alam,” katanya.

Rangga menambahkan, kata “Jala” diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti air. Ia meyakini hubungan manusia dengan air adalah ikatan abadi yang tak pernah berakhir dan terus berubah seiring berjalannya waktu.

“Karya ini seperti seniman, akan terus tumbuh. Kami selalu melihat kembali dari sudut pandang yang berbeda, mencari visual dan perspektif baru,” ujarnya.

Bagi Rangga, “Jala dan Jana” bukanlah karya yang selesai begitu saja dalam satu kali proses. Sejak pertama kali digarap pada 2018 untuk festival di Solo bersama seniman asal Australia, pertunjukan ini terus mengalami penyempurnaan.

Selain menyampaikan pesan pelestarian alam, pertunjukan ini juga dirancang untuk menyasar anak-anak tanpa harus menggunakan gaya bahasa yang kekanak-kanakan. Lewat visual, gerak, dan boneka, imajinasi anak diajak berkembang tanpa dibatasi narasi lisan.

“Kami tidak pernah meragukan imajinasi anak. Benda-benda sederhana di rumah pun bisa menjadi media untuk membangun cerita. Yang penting adalah bagaimana mereka memvisualisasikan imajinasinya,” jelas Rangga.

Ia juga menekankan hubungan antara pemain dan boneka di atas panggung harus berjalan dua arah, bukan sekadar hubungan subjek dan objek.

“Setiap objek memiliki cerita, memori, dan cara berkomunikasi. Itu yang terus kami pelajari dalam proses berkarya,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator KBPW, Jessy Segitiga, mengaku sangat terkesan dengan pementasan tersebut. Baginya, keistimewaan “Jala dan Jana” justru terletak pada kesederhanaan bahasa panggung yang digunakan.

“Saya seperti ditampar. Sering kali pertunjukan dipenuhi kata-kata, tetapi justru kosong. Di sini tidak ada dialog, tetapi ketubuhan dan visual mampu berbicara sangat jujur hingga pesannya sampai kepada penonton,” tuturnya.

Menurut Jessy, pendekatan teater boneka yang memberi ruang luas bagi imajinasi anak berpotensi menjadi metode pendidikan yang patut dikembangkan. Gaya seni yang ditampilkan pun dinilai sangat selaras dengan tema sungai yang menjadi jiwa dari pertunjukan ini.

Lewat “Jala dan Jana”, Flying Balloons Puppet membuktikan bahwa pesan tentang lingkungan tak selalu harus disampaikan lewat kata-kata. Gerak, boneka, dan visual mampu menjadi bahasa yang mengajak setiap penonton merenung kembali hubungan manusia dengan alam.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paslon Nomor Urut 2 Pati Berkomitmen Dirikan UPT BLK di Setiap Kecamatan untuk Atasi Kesenjangan SDM

    Paslon Nomor Urut 2 Pati Berkomitmen Dirikan UPT BLK di Setiap Kecamatan untuk Atasi Kesenjangan SDM

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PATI – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pati nomor urut 2, Wahyu Indriyanto dan Suharyono, dalam debat publik pertama Pilkada Pati 2024 pada Rabu (30/10/2024), berkomitmen mendirikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) di setiap kecamatan di Kabupaten Pati jika terpilih. Komitmen ini muncul sebagai jawaban atas pertanyaan terkait kesenjangan kualitas […]

  • Momen Haornas, Bupati Jepara Apresiasi Pesepak Takraw

    Momen Haornas, Bupati Jepara Apresiasi Pesepak Takraw

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sumber : PSTI Jepara JEPARA – Ada yang spesial di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Alun-alun Jepara Minggu (9/9/2018) kemarin. Olahraga sepak takraw mendapat panggung unjuk kebolehan di hadapan para hadirin. Itu lantaran prestasi yang berhasil dicapai sepak takraw di ajang Asian Games 2018. Dimana dua pesepak takraw Jepara turut andil dalam keberhasila menggondol […]

  • DPRD Pati Komitmen Kawal Pembangunan Selama Masa Transisi Pemerintahan   

    DPRD Pati Komitmen Kawal Pembangunan Selama Masa Transisi Pemerintahan  

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.483
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menegaskan siap menjalankan peran untuk mengawal proses pembangunan daerah pada masa peralihan kepemimpinan. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan bahwa pihaknya bersedia mendukung kebijakan strategis yang bertujuan memelihara stabilitas pemerintahan, khususnya di masa transisi kepemimpinan saat ini di Kabupaten Pati. “Kami di […]

  • Pemain Persipa Pati Dhanu Syahputra membawa bola berusaha melewati pemain PSCS Cilacap

    Tanding di Kandang Persipa hanya Raih Hasil Imbang

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Tim Persipa Pati bermain imbang 1-1 melawan PSCS Cilacap (24/9/2023) di Stadion Joyokusumo Pati. Persipa gagal meraih target kemenangan hasil itu dinilai sangat mengecewakan.

  • Super Gol Fendy Ninggar Selamatkan Muka Persipa Pati

    Super Gol Fendy Ninggar Selamatkan Muka Persipa Pati

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

      Fendy Ninggar usai mencetak gol dari tendangan jarak jauh  Sepakan keras dan terukur dari luar kotak penalti itu meluncur deras menghujam gawang Persijap Jepara. Gol cantik dari Fendy Ninggar menyelamatkan Persipa Pati dari kekalahan. Skor berakhir 2-2.  PATI – Persipa Pati menjamu tamunya Persijap dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Joyo Kusumo pada Minggu […]

  • Antusiasme Suporter Pati Jadi Salah Satu Alasan Salahudin Gabung Persipa

    Antusiasme Suporter Pati Jadi Salah Satu Alasan Salahudin Gabung Persipa

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.443
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati akan dipimpin oleh pelatih kepala Salahudin untuk menghadapi persaingan di ajang Liga Nusantara 2026/27. Salahudin merupakan sosok pelatih yang kenyang pengalaman di pentas sepak bola nasional. Sepanjang karirnya sebagai pelatih, Salahudin tercatat sempat memimpin Nusantara United FC, Persijap Jepara, Persis Solo, Persiba Balikpapan, hingga PS Barito Putera. Dan kini, memimpin Persipa […]

expand_less