Breaking News
light_mode

Pelajar NU Tlogowungu Bagi Masker untuk Bakul Pasar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
  • visibility 197

 


PATI
– Melangkah penuh semangat, puluhan pelajar Nahdlatul Ulama di Kecamatan
Tlogowungu membagikan masker gratis untuk masyarakat sekitar. Pembagian masker
dipusatkan di area Pasar Tlogorejo dan Pasar Desa Lahar.

Kegiatan
berbagi masker ini juga dibantu juga oleh Tim Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah
(KKN-DR) UIN Walisongo Semarang.

Pembagian
masker yang diselenggarakan oleh pelajar NU itu bertujuan agar para pedagang
maupun pembeli yang ada di dua pasar tersebut tetap menjaga protokol kesehatan,
yakni tetap memakai masker saat berinteraksi di luar rumah. Dalam pelaksanaan,
para pelajar itu dibagi menjadi dua kelompok untuk menyasar kedua pasar  dengan waktu yang bersamaan, yakni sekira
pukul 08.00 WIB.

“Tujuannya
para pengunjung dan juga para penjual yang berada di area tersebut bisa
menerima masker dan memakainya demi keselamatan bersama,” kata Zaki,
selaku Ketua PAC IPNU Tlogowungu, (28/9/2020).

Zaki
menyebut jika diselenggarakannya kegiatan itu ialah dalam rangka menyukseskan
protokol kesehatan yang memang sedang digencarkan oleh pemerintah desa setempat
akibat maraknya penularan covid-19 yang semakin menjadi dan merambah hingga ke
pelosok desa. 

“Sehingga
kita sebagai seorang pelajar, membuat acara ini sebagai salah satu program
untuk membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19,” kata dia.

Zaki
menambahkan, jika pembagian masker tersebut sengaja menyasar para pedagang dan
tukang parkir di pinggir jalan. Bukan hanya memberi alat pelindung diri berupa
masker, melainkan juga turut mengedukasi masyarakat untuk terus menjaga diri
dari kemungkinan tertular virus corona.

‌”Hadirnya
pelajar NU ini bukan hanya untuk mengajarkan ilmu kependidikan dan
keterpelajaran menurut faham aswaja. Akan tetapi juga membentuk pelajar yang
berwawasan kebangsaan, dan sadar akan kesehatan bersama sehingga muncul
inisiatif untuk melindungi sesama,” paparnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tour de Muria Bersepeda Keliling Pati – Kudus – Jepara Siap Digelar

    Tour de Muria Bersepeda Keliling Pati – Kudus – Jepara Siap Digelar

    • calendar_month Ming, 28 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Even Tour de Muria siap digelar  Ajang bersepeda jarak jauh bertajuk Tour de Muria siap digelar pada 11 September 2022. Menempuh rute sejauh 157 kilometer para peserta bakal mengelilingi Pegunungan Muria yang membentang di tiga kabupaten. Pati, Kudus, dan Jepara. KUDUS – Ketua penyelenggara Tour de Muria, Samba Hendra Darwanto menyebut even Tour de Muria […]

  • Polsek Tayu Amankan ODGJ yang Lempari Kaca Masjid, Langsung Dirujuk ke RSUD Soewondo

    Polsek Tayu Amankan ODGJ yang Lempari Kaca Masjid, Langsung Dirujuk ke RSUD Soewondo

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.581
    • 0Komentar

    PATI – Personel Polsek Tayu bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) setelah mengamuk dan melempari kaca Masjid Baitul Qodir di Desa Kalikalong, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Kejadian ini berlangsung pada Jumat (3/7/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa bermula saat Kepala Desa Kalikalong melaporkan ke pihak kepolisian mengenai adanya orang […]

  • Korupsi dan Azas Pencurian yang Harus Dilawan

    Korupsi dan Azas Pencurian yang Harus Dilawan

    • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Dokumen Pribadi Alkisah. Nyai Ontosoroh meradang suatu pagi kepada sekaut (Red, kepala kepolisian distrik). Mertua Minke, dalam Roman Anak Semua Bangsa besutan Pramoedya Ananta Toer itu sedang terlibat pertengkaran kecil. Pemicunya tak lain adalah sebuah azas. Sebelumnya, Nyai Ontosoroh dan Minke tak diperkenankan keluar rumah dalam beberapa hari, setelah Annelis dibawa berlayar (Red, dirampas dari […]

  • Menyorot Kondisi Ekologi Muria

    Menyorot Kondisi Ekologi Muria

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Temuan Bangkai Macan Tutul “Alarm” Hutan Muria Bermasalah Ngobrol tentang Muria dan konservasinya Kursi-kursi di Kafe Wis Go Ngopi, mulai penuh. Beberapa anak muda asyik ngobrol di satu sudut terpisah. Obrolan-obrolan kecil membuat hangat malam yang sedang dingin itu (23/2/2020). Mereka para pegiat lingkungan, pecinta alam, tukang mendaki gunung. Obrolan tentang kondisi ekologi Pegunungan Muria […]

  • Dua Pemred Media Bakal Bedah Buku Prosa Jurnalisme Kudus

    Dua Pemred Media Bakal Bedah Buku Prosa Jurnalisme Kudus

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    ISTIMEWA KUDUS – Terbitnya buku prosa jurnalisme berjudul “Yang Asing di Kampung Sendiri” langsung disambut dengan berbincangan yang dipastikan bakal gayeng. Buku prosa jurnalisme yang digadang pertama hadir di Kudus ini bakal dibedah di Gedung SBSN IAIN Kudus, pada Senin (10/12/2018).  Acara bedah buku ini berlangsung pukul 09.00 hingga selesai. Acaranya gratis dan terbuka untuk umum. […]

  • Gongcik:  Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    Gongcik: Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 420
    • 0Komentar

    PATI – Kesenian bela diri Gongcik, yang pernah masyhur di Kabupaten Pati, kini mulai meredup. Namun, upaya pelestarian terus dilakukan, salah satunya melalui pertunjukan yang melibatkan berbagai generasi. Warga Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, misalnya, masih aktif melestarikan Gongcik secara turun-temurun. “Seperti menjelang bulan Syuro ini kami mengadakan pertunjukan Gongcik dari berbagai lintas generasi, mulai dari […]

expand_less