Breaking News
light_mode

Gus Rozin Resmi Nyatakan Maju Ketua Umum PBNU di Hadapan PCNU Se-Jateng

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
  • visibility 101.055

SALATIGA – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk berkontestasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada Muktamar mendatang. Pengumuman itu disampaikan secara langsung dalam pertemuan silaturrahim bersama para Ketua Pengurus Cabang NU se-Jawa Tengah yang berlangsung di Salatiga, Rabu (15/7/2026) malam.

Awalnya forum ini disiapkan sebagai ruang tukar pandang terkait dinamika organisasi serta arah kebijakan NU menjelang perhelatan akbar tersebut. Namun dalam kesempatan itu pula, Gus Rozin menyampaikan keputusan pribadinya untuk turut berikhtiar dalam memimpin organisasi. Ia menegaskan langkah ini bukanlah untuk memperuncing persaingan antartokoh, melainkan berfokus pada pencarian solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi jam’iyah serta persiapan masa depan NU yang lebih baik.

“Kita tidak usah mengulik tokoh-tokoh yang berkontestasi. Kita mencoba mengurai masalah yang ada,” ujar Gus Rozin.

Menurutnya, keputusan maju ini tidak diambil secara mendadak. Sebelum menyampaikan niatnya secara terbuka, ia telah melakukan perenungan mendalam serta berdiskusi dengan berbagai pihak, sahabat, dan pengurus NU di sejumlah daerah.

“Saya sempat berpikir lama dan akhirnya sekitar dua hari lalu, saya bersama teman-teman dan beberapa Ketua PCNU yang menghubungi saya, maka saya berikhtiar untuk berkontestasi pada Muktamar tahun ini,” ungkapnya.

Forum silaturrahim ini dipilihnya sebagai tempat yang tepat untuk menyampaikan kabar tersebut sekaligus memohon dukungan dan doa dari para pengurus cabang, yang dianggapnya bukan pihak luar melainkan bagian penting dari perjalanan pengabdiannya di tubuh NU.

“Ini merupakan ikhbar sekaligus meminta doa kepada para Ketua PCNU se-Jawa Tengah. Saya melakukan ini karena saya berangkat dari Jawa Tengah, dan saya merasa bahwa para Ketua PCNU ini bukan orang lain,” ucapnya.

Meski maju dalam kontestasi, Gus Rozin menekankan bahwa tujuan utamanya adalah memperkokoh persatuan organisasi serta menghadirkan gagasan konstruktif demi masa depan NU. Ia kembali menegaskan visi besarnya: menjadikan NU sebagai perkumpulan sosial keagamaan Islam yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat luas.

“Kita ingin NU terwujud sebagai perkumpulan sosial keagamaan Islam yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat untuk kemaslahatan dan kesejahteraan Indonesia dan semesta,” katanya.

Pengasuh Pesantren Maslakul Huda Pati ini juga mengajak seluruh jajaran PCNU se-Jawa Tengah untuk menjadikan Muktamar sebagai momen pemantapan dan penguatan organisasi, bukan arena yang memperlebar jurang perbedaan.

“Kita ingin NU terwujud sebagai perkumpulan sosial keagamaan Islam yang berdaulat, bermartabat dan bermanfaat untuk kemaslahatan dan kesejahteraan Indonesia dan semesta,” ujarnya sekali lagi.

Pernyataan tersebut mendapat tanggapan serius dari peserta yang hadir. Para pengurus cabang sepakat akan pentingnya membangun komunikasi yang lebih intensif antarpengurus dan antarkader agar proses menuju Muktamar berjalan lancar serta melahirkan keputusan yang membawa manfaat bagi jam’iyah dan jamaah. Pertemuan ini juga menjadi wadah penyelarasan pandangan menghadapi tantangan organisasi yang semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sosok pemimpin yang mampu menjaga marwah NU sekaligus memperkuat perannya di tengah masyarakat.

Menjelang penutupan, Gus Rozin kembali mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif di seluruh tingkatan organisasi. Ia berharap seluruh warga NU senantiasa menempatkan kepentingan jam’iyah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Yang harus kita menangkan adalah masa depan NU yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat. Muktamar harus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan melanjutkan khidmah kepada umat, bangsa, dan kemanusiaan,” tutur Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati itu.

Kegiatan silaturrahim PCNU se-Jawa Tengah tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama serta komitmen bersama untuk terus mempererat hubungan dan memperkuat konsolidasi organisasi demi menyongsong Muktamar NU yang damai, bermartabat, dan penuh kemanfaatan bagi seluruh warga Nahdlatul Ulama.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemdes Bakaran Wetan Meriahkan Hari Batik dengan Pemeran Virtual

    Pemdes Bakaran Wetan Meriahkan Hari Batik dengan Pemeran Virtual

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Pameran batik tulis Bakaran secara virtual disiarkan langsung via YouTube. PATI – Di aula balai desa Bakaran Wetan itu sejumlah muda-mudi tampak anggun, mengenakan setelan batik tulis Bakaran. Mereka mengenakan batik motif klasik berwarna coklat gelap.  Muda-mudi itu sedang show virtual yang disiarkan secara langsung melalui YouTube, Minggu (3/10/2021). Tahun ini Pemerintah Desa Bakaran Wetan, […]

  • Gandrung Sastra #13: Reuni dan Kebangkitan Sastra di Pati Utara

    Gandrung Sastra #13: Reuni dan Kebangkitan Sastra di Pati Utara

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Semarak sastra kembali hadir di Pati. Gandrung Sastra #13, yang diselenggarakan Kamis malam (20/2/2025) di Rumah Gandrung Sastra Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, sukses menyatukan para pencinta sastra dari Pati, Kudus, Jepara, Demak, dan Rembang dalam tadarus puisi menjelang Ramadan. Acara bertema “Ragam Warna Negeri Berpagar” ini juga menandai peluncuran Buletin Sastra […]

  • Sosiawan Leak Bedah Buku Suara-Suara NU di Pinggiran

    Sosiawan Leak Bedah Buku Suara-Suara NU di Pinggiran

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sosiawan Leak hadir dalam bedah buku di Pucakwangi – Pati Gairah literasi membuncah di gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Pucakwangi. Sosiawan Leak, penyair sekaligus penulis kondang dihadirkan menjadi pembicara dalam diskusi dan bedah buku karya para pelajar-pemuda di Pucakwangi. PATI – Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU) Pucakwangi, Kabupaten Pati gelar […]

  • Perempuan Nelayan Rembang Deklarasikan Gus Muhaimin untuk Nyapres

    Perempuan Nelayan Rembang Deklarasikan Gus Muhaimin untuk Nyapres

    • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sekelompok perempuan yang tergabung dalam komunitas nelayan di Rembang membawa poster Gus Muhaimin Ratusan perempuan yang tergabung dalam komunitas nelayan pantai utara (pantura) menaruh harapan besar kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Karena itu mereka kompak mengusung tokoh yang akrab disapa Gus Muhaimin itu untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang. REMBANG – Koordinator Komunitas Perempuan […]

  • Propam Polres Jepara Cek Sikap Tampang dan Administrasi Personel

    Propam Polres Jepara Cek Sikap Tampang dan Administrasi Personel

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Propam Polres Jepara melakukan operasi penegakan ketertiban dan kedisiplinan/ POLRES JEPARA Untuk menuju Polri yang Presisi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, personel Polri harus siap diri dan tertib, sebelum melakukan tugasnya sebagai pelindung pengayom dan pelayan bagi masyarakat.  JEPARA – Setelah selesai melaksanakan Apel pagi, Kasi Propam Ipda Heru Setyawan melaksanakan tugas rutinnya […]

  • Komisi B DPRD Pati Dukung Petani Hutan, Minta Jatah Pupuk Ditambah

    Komisi B DPRD Pati Dukung Petani Hutan, Minta Jatah Pupuk Ditambah

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.694
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Pertanian RI. Langkah ini ditempuh guna menindaklanjuti keluhan para petani hutan sosial yang merasa alokasi pupuk subsidi yang diterima masih sangat kurang. Permintaan ini muncul menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan petani hutan sosial di […]

expand_less