Breaking News
light_mode

Gus Rozin Resmi Nyatakan Maju Ketua Umum PBNU di Hadapan PCNU Se-Jateng

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
  • visibility 101.011

SALATIGA – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk berkontestasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada Muktamar mendatang. Pengumuman itu disampaikan secara langsung dalam pertemuan silaturrahim bersama para Ketua Pengurus Cabang NU se-Jawa Tengah yang berlangsung di Salatiga, Rabu (15/7/2026) malam.

Awalnya forum ini disiapkan sebagai ruang tukar pandang terkait dinamika organisasi serta arah kebijakan NU menjelang perhelatan akbar tersebut. Namun dalam kesempatan itu pula, Gus Rozin menyampaikan keputusan pribadinya untuk turut berikhtiar dalam memimpin organisasi. Ia menegaskan langkah ini bukanlah untuk memperuncing persaingan antartokoh, melainkan berfokus pada pencarian solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi jam’iyah serta persiapan masa depan NU yang lebih baik.

“Kita tidak usah mengulik tokoh-tokoh yang berkontestasi. Kita mencoba mengurai masalah yang ada,” ujar Gus Rozin.

Menurutnya, keputusan maju ini tidak diambil secara mendadak. Sebelum menyampaikan niatnya secara terbuka, ia telah melakukan perenungan mendalam serta berdiskusi dengan berbagai pihak, sahabat, dan pengurus NU di sejumlah daerah.

“Saya sempat berpikir lama dan akhirnya sekitar dua hari lalu, saya bersama teman-teman dan beberapa Ketua PCNU yang menghubungi saya, maka saya berikhtiar untuk berkontestasi pada Muktamar tahun ini,” ungkapnya.

Forum silaturrahim ini dipilihnya sebagai tempat yang tepat untuk menyampaikan kabar tersebut sekaligus memohon dukungan dan doa dari para pengurus cabang, yang dianggapnya bukan pihak luar melainkan bagian penting dari perjalanan pengabdiannya di tubuh NU.

“Ini merupakan ikhbar sekaligus meminta doa kepada para Ketua PCNU se-Jawa Tengah. Saya melakukan ini karena saya berangkat dari Jawa Tengah, dan saya merasa bahwa para Ketua PCNU ini bukan orang lain,” ucapnya.

Meski maju dalam kontestasi, Gus Rozin menekankan bahwa tujuan utamanya adalah memperkokoh persatuan organisasi serta menghadirkan gagasan konstruktif demi masa depan NU. Ia kembali menegaskan visi besarnya: menjadikan NU sebagai perkumpulan sosial keagamaan Islam yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat luas.

“Kita ingin NU terwujud sebagai perkumpulan sosial keagamaan Islam yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat untuk kemaslahatan dan kesejahteraan Indonesia dan semesta,” katanya.

Pengasuh Pesantren Maslakul Huda Pati ini juga mengajak seluruh jajaran PCNU se-Jawa Tengah untuk menjadikan Muktamar sebagai momen pemantapan dan penguatan organisasi, bukan arena yang memperlebar jurang perbedaan.

“Kita ingin NU terwujud sebagai perkumpulan sosial keagamaan Islam yang berdaulat, bermartabat dan bermanfaat untuk kemaslahatan dan kesejahteraan Indonesia dan semesta,” ujarnya sekali lagi.

Pernyataan tersebut mendapat tanggapan serius dari peserta yang hadir. Para pengurus cabang sepakat akan pentingnya membangun komunikasi yang lebih intensif antarpengurus dan antarkader agar proses menuju Muktamar berjalan lancar serta melahirkan keputusan yang membawa manfaat bagi jam’iyah dan jamaah. Pertemuan ini juga menjadi wadah penyelarasan pandangan menghadapi tantangan organisasi yang semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sosok pemimpin yang mampu menjaga marwah NU sekaligus memperkuat perannya di tengah masyarakat.

Menjelang penutupan, Gus Rozin kembali mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif di seluruh tingkatan organisasi. Ia berharap seluruh warga NU senantiasa menempatkan kepentingan jam’iyah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Yang harus kita menangkan adalah masa depan NU yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat. Muktamar harus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan melanjutkan khidmah kepada umat, bangsa, dan kemanusiaan,” tutur Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati itu.

Kegiatan silaturrahim PCNU se-Jawa Tengah tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama serta komitmen bersama untuk terus mempererat hubungan dan memperkuat konsolidasi organisasi demi menyongsong Muktamar NU yang damai, bermartabat, dan penuh kemanfaatan bagi seluruh warga Nahdlatul Ulama.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Desak Pemdes Tangani Masalah Sampah yang Kian Menggurita

    Anggota DPRD Pati Desak Pemdes Tangani Masalah Sampah yang Kian Menggurita

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Desa (Pemdes) di seluruh Kabupaten Pati untuk lebih proaktif dalam mengatasi masalah sampah. Anggota DPRD Pati, Kastomo, perwakilan dari Dapil IV, menyoroti masih banyaknya sampah berserakan di berbagai desa, khususnya di bahu jalan. Kondisi ini, menurutnya, memprihatinkan dan perlu ditangani secara serius. “Kami melihat […]

  • Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 23 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari kelompok Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Kebijakan pemutihan tersebut ditargetkan selesai paling lambat akhir November 2025. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menilai langkah ini sebagai kebijakan progresif yang berpihak pada rakyat. […]

  • Nasehat Mbah Dullah Kajen, untuk Menjadikan Hewan Qurban Sebagai Wasilah

    Nasehat Mbah Dullah Kajen, untuk Menjadikan Hewan Qurban Sebagai Wasilah

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

      Mbah Dullah Kajen Sebelum membaca nasehat yang luar biasa ini, mari kita kirimkan Surat al-Fatihah kagem Simbah Kiai Abdullah Salam sekeluarga, Simbah Kiai Nafi’ Abdillah Salam sekeluarga, Abuya Minan Abdillah Salam, dan juga Kang Bambang, lahum al-Fatihah…. Di suatu malam, di dalam sebuah rumah tua milik seorang Kiai yang sangat kharismatik, di lingkungan Pondok […]

  • Aksi Unjuk Rasa Tetap Digelar, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tidak Percaya Pembatalan Kenaikan Pajak

    Aksi Unjuk Rasa Tetap Digelar, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tidak Percaya Pembatalan Kenaikan Pajak

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PATI – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menegaskan bahwa aksi unjuk rasa besar-besaran yang dijadwalkan pada 13 Agustus 2025 akan tetap dilaksanakan, meskipun Bupati Sudewo telah menyatakan pembatalan kebijakan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Kebijakan ini sebelumnya menyebabkan kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Koordinator Lapangan Penggalangan […]

  • KPU Pati Tetapkan Sudewo-Chandra sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

    KPU Pati Tetapkan Sudewo-Chandra sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 301
    • 0Komentar

    PATI – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pati nomor urut 1, Sudewo dan Risma Ardhi Chandra, telah resmi dinyatakan sebagai pemenang Pilkada Pati 2024. KPU Kabupaten Pati menetapkan hasil rekapitulasi suara yang memberikan kemenangan telak kepada pasangan ini. Berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Pati nomor 3477 tahun 2024, Sudewo-Chandra memperoleh 419.684 suara (53,54%) dari total […]

  • Pria Asal Pati Jualan Angkringan di Wonosobo Sambil Kenakan Jersey Persipa

    Pria Asal Pati Jualan Angkringan di Wonosobo Sambil Kenakan Jersey Persipa

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Di tengah hiruk pikuk kota Wonosobo, terdapat sebuah angkringan unik bernama “Menolak Lupa Angkringan”. Yang membuat angkringan ini berbeda adalah pemiliknya, Fajar Fata Chilwasesa (27), seorang pria asal Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang selalu mengenakan jersey Persipa Pati, klub Liga 2 kebanggaannya, saat berjualan. Fajar, alumnus Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Sains Al-Qur’an […]

expand_less