Breaking News
light_mode

Menonton Mendut, Bara Api di Pesisir Utara Jawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
  • visibility 179


Pentas Teater Minatani lakon Mendut


Di atas panggung yang temaram, sesosok perempuan dengan sanggul menunjukkan tatapan mata yang begitu tajam. Terlihat bara menyala di ujung udud (rokok) yang dipegang di tangan kanan. Dia berdiri. Dia ledakkan emosinya.


“Akulah bara pada udud yang terlanjur dinyalakannya. Bara, tak kan pernah mudah padam. Salah kau memegang maka bersiaplah kau terbakar. Ya, Aku wanita pesisir utara Jawa. Aku dilahirkan dari tanah orang-orang yang tak akan menyerah! Maka bersiaplah kau menjadi karang yang dihantam ombak pemberontakan,” tegas Roro Mendut dalam salah satu adegan dalam pementasan virtual yang dibawakan Teater Minatani. Malam itu di Sanggar Kegiatan Bersama di komplek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pati tersaji pentas teater yang menarik.

Ledakan emosi itu memang ditunjukkan oleh sosok Roro Mendut yang dimainkan oleh Siwigustin. Perempuan jawa itu seolah ingin menunjukkan kebulatan tekadnya untuk tidak mau takluk pada Tumenggung Wiroguna. Seorang patih dari Mataram yang dibawakan oleh Sigit.

Beruntung, sosok Pronocitro mampu sedikit meredam kegelisahan dari Mendut. Tokoh dengan aktor Aji itu mampu menenangkan kekhawatiran yang dirasakan oleh kekasihnya tersebut.

Sementara di adegan lain, seorang perempuan terlihat begitu sendu. Dia meratapi nasib. Nyai Ajeng, yang merupakan istri dari Tumenggung Wiroguna memperlihatkan kegundahan hatinya. Di satu sisi dia tak ingin suaminya meminang wanita lain, namun sebagai seorang istri dia harus manut. Lacahya menjadi pemain dari sosok Nyai Ajeng tersebut.
Wiroguna sendiri seolah telah tergila-gila pada Mendut.
Salah satu adegan Mendut

Baginya mendapatkan Mendut tak sebatas mendapatkan wanita melainkan penuntasan penaklukan yang telah dilakukan sebelumnya. Tanpa mendapatkan Mendut, baginya penaklukan itu akan sia-sia.

Namun, cerita itu tak berujung bahagia. Pronocitro harus bersimbah darah dalam memperjuangkan kekasihnya. Mendut pun serupa. Dia memilih mengakhiri hidupnya ketimbang menyerah kalah pada prinsipnya. Sementara Wiraguna, berakhir dalam penyesalan. Seorang patih besar bahkan tak bisa mendapatkan apa yang sudah ada digenggamannya.

Selain keempat tokoh itu, ada pula Mbok Emban, orang kepercayaan dari Nyai Ajeng yang kemudian membantu Roro Mendut. Tokoh itu dimainkan oleh Defi. Sementara Wiroguna menugaskan tiga telik sandi untuk memata-matai aktivitas Mendut dalam berjualan udud. Tiga abdi itu dimainkan oleh Faiz, Ali, dan Hanif. Sementara sutradara dalam naskah itu adalah Beni Dewa. Dia juga yang menulis naskah bersama Lacahya.

Siwigustin, Ketua Teater Minatani mengungkapkan, mereka sengaja memilih lakon Mendut “Kobar Api Pesisir Utara Jawa” dalam pementasan virtual yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pati pada Selasa (6/4/2021) malam kemarin.

“Cerita Roro Mendut begitu dekat dengan masyarakat Pati. Inilah yang kemudian melatar belakangi pemilihan naskah. Bagi kami kisah Mendut tak sebatas pada persoalan percintaan. Melainkan keteguhan prinsip maupun sikap tak mau menyerah,” terangnya.

Pementasan itu diakuinya merupakan tawaran baru dari Teater Minatani. Kali ini mereka ingin memadukan sejumlah unsur dari ketoprak seperti silat, tari, maupun tembang dengan gaya teater.

“Karena bagaimanapun kami tumbuh di Kabupaten Pati. Kota dengan seni peran ketoprak menjadi ikonnya. Kami ingin belajar dari sana untuk kami adaptasi di panggung teater,”imbuhnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Ajarkan Bahasa Jawa untuk Anak

    DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Ajarkan Bahasa Jawa untuk Anak

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 410
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati mengimbau orang tua untuk aktif mengajarkan bahasa Jawa kepada anak-anak mereka. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Muntamah, yang menyoroti semakin berkurangnya kemampuan generasi muda dalam berbahasa Jawa sesuai norma. “Orang tua harus aktif mengajari bahasa Jawa sesuai perkembangan anaknya,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya mengajarkan bahasa Jawa dengan memperhatikan strata […]

  • Nelayan Juwana Kukuh Ingin Cantrang Dilegalkan

    Nelayan Juwana Kukuh Ingin Cantrang Dilegalkan

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Sebanyak 36 bus berisi nelayan di Juwana bernagkat menuju Jakarta siang kemarin. Total ada 1000 lebih nelayan yang berangkat ke Jakarta guna menuntut alat tangkap cantrang yang biasa mereka gunakan dalam mencari ikan dilegalkan pemerintah. Heri budianto Ketua Paguyuban Mina Santosa Bendar Juwana sekaligus kordinator nelayan Juwana mengungkapkan, pihaknya secara tegas […]

  • KONI Kudus Menilai Musorkablub Forkom Pengkab Cacat Hukum

    KONI Kudus Menilai Musorkablub Forkom Pengkab Cacat Hukum

    • calendar_month Sab, 20 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Konflik di tubuh KONI Kudus terlihat makin memanas. Forkom Pengkab menghendaki Musorkablub. Namun rencana itu dinilai KONI Kudus cacat hukum. KUDUS – KONI Kabupaten Kudus menyebut musyawarah kabupaten luar biasa (musorkablub) yang bakal diselenggarakan forum komunikasi pengkab cacat hukum. Sebab, musorkablub yang direncanakan diselenggarakan Sabtu (21/2/2021) tak sesuai AD/ART KONI 2020. Kabid Binkum KONI Kudus […]

  • Edisi spesial 76 tahun Suara Merdeka.

    76 Tahun Suara Merdeka Menemani Pembaca

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.151
    • 0Komentar

    Suara Merdeka adalah adalah sebuah koran harian di Indonesia yang berbasis di Jawa Tengah. Didirikan oleh Hetami  dan edisi pertama diterbitkan pada 11 Februari 1950. Pada tahun 2026 ini Suara Merdeka telah berusia 76 tahun. Suara Merdeka telah menjadi bagian dari urat nadi perjalanan kehidupan masyarakat Jawa Tengah. Menjadi saksi suka – duka, tawa – […]

  • Ilustrasi 

    Tips Menjaga Kesehatan Jantung: Menjaga Organ Vital dengan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Ilustrasi Jantung adalah organ penting dalam tubuh kita yang memompa darah dan menjaga kehidupan kita berjalan lancar. Penting bagi kita untuk menjaga kesehatan jantung agar dapat menjalani hidup yang sehat dan aktif. Dalam artikel ini, kami akan membagikan beberapa tips tentang cara menjaga kesehatan jantung Anda. 1. Pola Makan Sehat: Pola makan yang sehat dan […]

  • Daftar Oleh-Oleh Khas Pati yang Cocok untuk Keluarga

    Daftar Oleh-Oleh Khas Pati yang Cocok untuk Keluarga

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

      Pohon kelapa kopyor produk unggulan kota Pati  Belum ke Kota Pati jika kamu belum membawa oleh-oleh khasnya. Kota Pati yang berada di jalur Pantura Jawa Tengah bagian timur memiliki sejumlah oleh-oleh khas. Oleh-oleh yang bisa dibawa pulang antara lain berupa makanan ringan, buah-buahan dan juga kerajinan.  Berikut redaksi Lingkar Muria merangkum daftar oleh-oleh khas […]

expand_less