Breaking News
light_mode

Gus Yusuf Chudlori ; Cinta dan Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Pesantren

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
  • visibility 296

SUMBER : NU ONLINE




KH Yusuf Chudlori punya konsep dalam pendidikan di pesantren. Menurutnya ada ciri khas pendidikan di pesantren. Yaitu mengedepankan cinta kasih
dan suri tauladan yang baik.  
Gus Yusuf sapaan akrabnya, menuontohkan jika ada seorang pendidik merasa jengkel kepada peserta didik atau
santrinya maka langkah yang terbaik adalah dengan mendoakan dan mengirimkan
fatihah kepadanya. Langkah seperti inilah yang akan memunculkan ikatan batin
dan rasa cinta kasih kepada mereka.
“Itulah
ciri khas pendidikan pesantren. Ciri khas pendidikan pesantren itu didasari
dengan cinta kasih,” tegasnya dikutip NU Online dari video
di Gus Yusuf Channel, Rabu (18/7).
Ia
pun mengisahkan sebuah contoh bagaimana seorang kiai memberikan peringatan
kepada peserta didiknya untuk tidak melakukan pelanggaran agar mampu menjadi
pribadi yang lebih baik. Ia merujuk kepada kisah yang terdapat pada buku yang
berjudul “Petuah Bijak dan Kisah Inspiratif Ulama Salaf Nusantara”.
Kisah
itu terjadi di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, saat ada salah
seorang santri yang suka keluar malam. Ia selalu lolos dari pengawasan pengurus
pondok. Anehnya, justru KH Abdul Karim mengetahuinya.
“Lantas
beliau menulis pada secarik kertas dengan tangannya sendiri, Kula mboten
remen santri ingkang remen miyos (Saya tidak suka santri yang suka
keluar). Tulisan tersebut kemudian beliau tempelkan di bawah bedug,”
lanjutnya.
Secara
kebetulan, santri yang biasa keluar pondok tanpa izin itu ternyata pada malam
harinya memilih tidur di bawah bedug. Betapa kagetnya santri itu, ketika
membaca sebuah tulisan persis di depan matanya. Dia sangat mengenali tulisan
itu, yang menulisnya adalah Mbah Kiai Abdul Karim. Yang selama ini dianggapnya
tidak mengetahui kelakuannya selama ini.
Insaf
“Setelah
peristiwa menakjubkan pada malam itu, santri itu insaf. Dia tidak lagi keluar
pondok pada malam hari. Kita mungkin tidak sanggup meniru persis cara Mbah
Abdul Karim. Tetapi kita bisa meneladani kebijaksanaan dan kearifan beliau.
Murid atau anak yang nakal, mendidiknya tidak dilakukan dengan kekerasan dan
pemaksaan. Melainkan dengan kasih sayang dan do’a,” ungkapnya.
Dari
kisah ini Gus Yusuf mengingatkan bahwa pemaksaan dalam kadar tertentu memang
akan menghasilkan tindakan seperti yang diinginkan si pemaksa. Tetapi pada saat
yang bersamaan ia memantik bara api yang akan menjadi sumber bencana di waktu
yang akan datang.
“Orang-orang
yang terpaksa mengikuti dan melayani paksaan akan kehilangan rasa hormat kepada
pemaksa. Seorang guru akan kehilangan kehormatan dari muridnya. Seorang bapak akan
kehilangan bakti anaknya. Seorang suami akan kehilangan cinta istrinya,”
pungkasnya. (Muhammad Faizin/hus)

Tulisan ini diambil sepenuhnya dari
www.nu.or.id http://www.nu.or.id/post/read/93105/gus-yusuf-cinta-kasih-adalah-ciri-khas-pendidikan-pesantren

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persijap di Persimpangan Jalan: Antara Loyalitas, Modal, dan Keputusan Bisnis

    Persijap di Persimpangan Jalan: Antara Loyalitas, Modal, dan Keputusan Bisnis

    • calendar_month Ming, 26 Jul 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Belakangan ini media sosial ramai membicarakan kabar bahwa Persijap Jepara akan dijual kepada investor dari luar daerah. Informasi yang beredar bahkan menyebutkan bahwa proses tersebut sudah mengarah pada tahap yang serius. Tentu saja, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang dapat dijadikan pegangan. Karena itu, semoga kabar tersebut tidak lebih dari sekadar rumor. Namun, jika […]

  • Tim Pemenangan Budi-Novi Yakin Menangkan Pilkada Pati dengan Dukungan Santri dan Tokoh Agama

    Tim Pemenangan Budi-Novi Yakin Menangkan Pilkada Pati dengan Dukungan Santri dan Tokoh Agama

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pati, Budiono-Novi, Muslihan, menyatakan optimismenya dalam memenangkan Pilkada Pati 2024-2029. Hal ini disampaikannya dalam sebuah forum yang dihadiri oleh tokoh agama, ulama, santri, dan petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Muslihan menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pasangan calon gubernur Jawa Tengah, Lutfi-Yasin, dengan pasangan […]

  • DPRD Pati Desak Pembangunan Bendungan Cabean untuk Atasi Krisis Air Irigasi

    DPRD Pati Desak Pembangunan Bendungan Cabean untuk Atasi Krisis Air Irigasi

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak percepatan pembangunan Bendungan Cabean di Kecamatan Winong. Bendungan ini diharapkan dapat mengatasi masalah air irigasi yang selama ini menjadi kendala bagi para petani di wilayah tersebut, terutama saat musim kemarau. Anggota DPRD Pati, Jaza Khaerul Sofyan, menegaskan bahwa pembangunan bendungan ini bukan hanya wacana, melainkan […]

  • Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 314
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menatap laga krusial melawan tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Rabu (5/2), dalam lanjutan babak playoff degradasi Liga 2 musim 2024/2025. Laskar Saridin datang dengan tekad bulat untuk setidaknya membawa pulang satu poin, bahkan lebih. “Misi kami mencuri poin karena ini playoff, poin sangat penting untuk menentukan kita untuk terhindar […]

  • Ramadan, Bupati Pati Soroti Masalah Keamanan

    Ramadan, Bupati Pati Soroti Masalah Keamanan

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto menegaskan masalah keamanan harus menjadi perhatian memasuki bulan puasa ini. Menurutnya, apabila semua persiapan dilakukan dengan serius tapi tak ditunjang dengan keamanan, semuanya tentu akan kacau. ”Tiap tahun memang permasalahan yang muncul berbeda-beda. Namun, yang paling penting untuk kita perhatikan adalah terkait keamanan. Sebab apabila semua telah dipersiapkan namun tanpa keamanan, tidak akan […]

  • DPRD Pati Beri Tiga Masukan Pengembangan Industri

    DPRD Pati Beri Tiga Masukan Pengembangan Industri

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Salah satu anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati dari Partai Golkar, memberikan tiga masukan penting untuk pengembangan industri di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya pengembangan industri pengolahan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan. “Kita harus bisa mengolah hasil bumi kita sendiri agar memiliki nilai tambah dan bisa bersaing dengan daerah lain,” ujarnya. Selain itu, […]

expand_less