Breaking News
light_mode

To’dok Telok: Meneladani Rasulullah SAW Lewat Tradisi dan Budaya di Karimunjawa

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 476

JEPARA – Mushola Bustanul Mukminin di Jelamun, Kemujan, Karimunjawa menjadi saksi bisu kehangatan tradisi To’dok Telok pada Kamis (4/9/2025) malam.

Warga, yang didominasi oleh diaspora Jawa dan Madura, berkumpul dalam suasana khidmat untuk melaksanakan ritual budaya yang kaya akan nilai religius ini.

Acara dimulai dengan lantunan Diba’ Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa tahlil, dilanjutkan dengan pencerahan dari tokoh agama setempat dan budayawan PC Lesbumi NU Jepara.

Muhammad Ali Burhan, budayawan PC Lesbumi NU Jepara, menjelaskan filosofi di balik tradisi ini.

“Telur dalam tradisi To’dok Telok melambangkan dunia, sedangkan tusuknya adalah ajaran Rasulullah yang menuntun kehidupan,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa tradisi yang awalnya dibawa oleh diaspora Sulawesi ini kini dirawat bersama oleh berbagai komunitas di Kemujan, termasuk Bugis, Mandar, Madura, dan Jawa.

“Alhamdulillah hingga kini tradisi ini masih terjaga dengan baik. Ini merupakan salah satu ekspresi cinta ke Rasulullah SAW,” ungkapnya.

Ia mengajak jemaah untuk mengkaji Surat At-Taubah ayat 128, menekankan pentingnya meneladani sifat Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang dan rela berkorban.

Burhan juga menguraikan tiga tingkatan dalam memahami Rasul: suroh (bentuk lahir Nabi), siroh (perjalanan hidup), dan sariroh (perasaan serta batin Nabi).

Menurutnya, To’dok Telok adalah manifestasi nyata dari bagaimana masyarakat meneladani siroh dan sariroh Nabi melalui tradisi yang menumbuhkan empati, kebersamaan, dan berbagi.

“Mari kita cintai Nabi dengan menjaga tradisi ini. Sebab tradisi adalah jalan untuk menanamkan kasih sayang Rasul dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Safi’i, tokoh masyarakat Jelamun, menuturkan bahwa tradisi ini memperkuat identitas Kemujan sebagai desa wisata berbasis budaya dengan akar religi.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Festival To’dok Telok, yang puncaknya adalah arak-arakan di Lapangan Telaga pada Jumat (5/9/2025) sore, melibatkan berbagai komunitas diaspora.

“Tradisi ini bukti nyata bahwa budaya dan agama bisa berjalan beriringan. Dari sinilah Kemujan bisa berkembang sebagai desa wisata yang unik,” ujarnya.

Mbah Moh. Sakim, pengurus Mushola Bustanul Mukminin, mengajak jemaah untuk terus meramaikan mushola sebagai pusat ibadah dan kebersamaan.

Kegiatan To’dok Telok ini juga dihadiri oleh mahasiswa KKN Universitas Islam Sultan Agung (Unisula), yang turut merasakan kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW bersama warga.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemah Bakti Sosial Tradisi Pramuka Mathali’ul Falah Kajen Tiap Maulid Nabi

    Kemah Bakti Sosial Tradisi Pramuka Mathali’ul Falah Kajen Tiap Maulid Nabi

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Pramuka Mathali’ul Falah Kajen menggelar kegiatan bakti sosial memperingati maulid nabi Dalam momentum peringatan maulid nabi kegiatan kepramukaan menjadi agenda rutin di Perguruan Islam Mathali’ul Falah Kajen-Pati. Kegiatan pramuka diisi dengan bakti sosial kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan antara lain normalisasi tanggul sungai, renovasi mushola, pembagian sembako serta penghijauan di lima lokasi. PATI – Sekitar 1.633 […]

  • Inovasi Olahan Ikan Bandeng di Pati Ini Cukup Menjanjikan di Masa Pandemi

    Inovasi Olahan Ikan Bandeng di Pati Ini Cukup Menjanjikan di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

      Produk olahan ikan bandeng Oleh : Aryani Anandita Putri Banyak Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) yang kesusahan lantaran diterpa badai pandemi Covid-19. Namun ada juga yang tetap bertahan atau bahkan berinovasi agar usaha yang dilakoninya tetap berjalan dan berkembang. Seperti halnya Lukman Hakim yang sudah bertahun-tahun menekuni olahan bandeng. Meakipun sempat mengalami penuruna produksi […]

  • Peduli Sampah, Karim Dipanggi Si Pemuda Sampah

    Peduli Sampah, Karim Dipanggi Si Pemuda Sampah

    • calendar_month Jum, 6 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Melihat Kisah Abdul Karim, Juara I Pemuda Pelopor Kesadaran Lingkungan Kabupaten Pati 2018, Penggagas Komunitas Resik Apik di Desa Kajen. Karim memang pemuda yang tak gampang menyerah. Untuk mengabdikan diri mengelola sampah di desanya sendiri, dia harus tabah menerima cibiran dari tetangga. Dia dijuluki si pemuda sampah karena kegigihannya mengajak warga supaya ikut program resik […]

  • Polresta Pati Gencarkan Sinergi Lintas Sektor dalam Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

    Polresta Pati Gencarkan Sinergi Lintas Sektor dalam Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 616
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati melalui Seksi Hukumnya aktif mendorong sinergi lintas sektor dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi Kasi Hukum Polresta Pati, IPDA Wiji Sari, S.H., M.H., sebagai narasumber dalam Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang diselenggarakan oleh DINSOSP3AKB Kabupaten Pati. Acara ini […]

  • PIM Mujahidin Bageng Gelar Dzikra Maulid untuk Kenalkan Generasi Muda dengan Sosok Nabi Muhammad SAW

    PIM Mujahidin Bageng Gelar Dzikra Maulid untuk Kenalkan Generasi Muda dengan Sosok Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 385
    • 0Komentar

    PATI – Yayasan Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Pati, menggelar kegiatan Dzikra Maulid yang bertujuan untuk lebih mengenalkan sosok Nabi Muhammad SAW kepada generasi penerus umat Islam. Acara ini diisi dengan pengajian kitab al-Barzanji bersama KH Nanal Ainal Fauz, yang dilaksanakan pada hari Minggu (21/9/2025) di halaman Madrasah Aliyah PIM Mujahidin Bageng. […]

  • Hindari Plagiasi Mahasiswa Baru Diajari Membuat Makalah

    Hindari Plagiasi Mahasiswa Baru Diajari Membuat Makalah

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Dokumen HMJ Syari’ah STAIN Kudus Lingkar Muria, KUDUS – Dalam dunia akademik, menjiplak sebuah karya hukumnya haram. Baik secara ilmiah maupun hukmiyah. Ada etika dalam mengutip sebuah karya. Hal itu disampaikan Kisbiyanto, ketua Jurusan Tarbiyah dalam apel pembukaan pelatihan makalah yang diadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan  (HMJ) Tarbiyah, di halaman kampus barat STAIN Kudus Sabtu (9/92017) kemarin. […]

expand_less