Breaking News
light_mode

To’dok Telok: Meneladani Rasulullah SAW Lewat Tradisi dan Budaya di Karimunjawa

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 366

JEPARA – Mushola Bustanul Mukminin di Jelamun, Kemujan, Karimunjawa menjadi saksi bisu kehangatan tradisi To’dok Telok pada Kamis (4/9/2025) malam.

Warga, yang didominasi oleh diaspora Jawa dan Madura, berkumpul dalam suasana khidmat untuk melaksanakan ritual budaya yang kaya akan nilai religius ini.

Acara dimulai dengan lantunan Diba’ Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa tahlil, dilanjutkan dengan pencerahan dari tokoh agama setempat dan budayawan PC Lesbumi NU Jepara.

Muhammad Ali Burhan, budayawan PC Lesbumi NU Jepara, menjelaskan filosofi di balik tradisi ini.

“Telur dalam tradisi To’dok Telok melambangkan dunia, sedangkan tusuknya adalah ajaran Rasulullah yang menuntun kehidupan,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa tradisi yang awalnya dibawa oleh diaspora Sulawesi ini kini dirawat bersama oleh berbagai komunitas di Kemujan, termasuk Bugis, Mandar, Madura, dan Jawa.

“Alhamdulillah hingga kini tradisi ini masih terjaga dengan baik. Ini merupakan salah satu ekspresi cinta ke Rasulullah SAW,” ungkapnya.

Ia mengajak jemaah untuk mengkaji Surat At-Taubah ayat 128, menekankan pentingnya meneladani sifat Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang dan rela berkorban.

Burhan juga menguraikan tiga tingkatan dalam memahami Rasul: suroh (bentuk lahir Nabi), siroh (perjalanan hidup), dan sariroh (perasaan serta batin Nabi).

Menurutnya, To’dok Telok adalah manifestasi nyata dari bagaimana masyarakat meneladani siroh dan sariroh Nabi melalui tradisi yang menumbuhkan empati, kebersamaan, dan berbagi.

“Mari kita cintai Nabi dengan menjaga tradisi ini. Sebab tradisi adalah jalan untuk menanamkan kasih sayang Rasul dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Safi’i, tokoh masyarakat Jelamun, menuturkan bahwa tradisi ini memperkuat identitas Kemujan sebagai desa wisata berbasis budaya dengan akar religi.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Festival To’dok Telok, yang puncaknya adalah arak-arakan di Lapangan Telaga pada Jumat (5/9/2025) sore, melibatkan berbagai komunitas diaspora.

“Tradisi ini bukti nyata bahwa budaya dan agama bisa berjalan beriringan. Dari sinilah Kemujan bisa berkembang sebagai desa wisata yang unik,” ujarnya.

Mbah Moh. Sakim, pengurus Mushola Bustanul Mukminin, mengajak jemaah untuk terus meramaikan mushola sebagai pusat ibadah dan kebersamaan.

Kegiatan To’dok Telok ini juga dihadiri oleh mahasiswa KKN Universitas Islam Sultan Agung (Unisula), yang turut merasakan kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW bersama warga.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sutiyono, Kades Sirahan-Pati Peduli Terhadap Pendidikan

    Sutiyono, Kades Sirahan-Pati Peduli Terhadap Pendidikan

    • calendar_month Sab, 23 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Nama lengkapnya M. Sutiyono, panggilan sehari-harinya Sutiyono. Ia sudah menjadi kepala desa sejak tahun 2014. Tahun itu Sutiyono baru sebagai pelaksana jabatan (PJ). Ia menjadi PJ selama setahun penuh. Lalu kemudian di tahun 2015, ia berhasil menjadi kepala desa secara definitif. Sutiyono menyadari betul keadaan desanya, sebab ia memang putra asli daerah. Bahkan katanya, nenek […]

  • Polisi Tangkap Begal Berpistol di Demak

    Polisi Tangkap Begal Berpistol di Demak

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

      Barang bukti pistol air softgun yang digunakan untuk aksi begal diamankan. Tak butuh waktu lama begal berpistol di Demak berhasil dibekuk aparat kepolisian. Sebelumnya kawanan begal ini sudah beraksi sebanyak dua kali. Atas perbuatannya itu para pelaku diancam dengan hukuman 9 tahun penjara. DEMAK – Unit Reskrim Polsek Mijen Polres Demak berhasil menangkap 2 […]

  • Masih Terjadi Kekeringan Di Pati, Koramil Jakenan Beri Bantuan Air Bersih

    Masih Terjadi Kekeringan Di Pati, Koramil Jakenan Beri Bantuan Air Bersih

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Warga di beberapa desa di Kecamatan Jakenan mendapatkan bantuan air bersih oleh Koramil Jakenan PATI – Meskipun hujan telah beberapa kali turun, beberapa wilayah di Kabupaten Pati masih merasakan dampak musim kemarau berkepanjangan. Kekeringan masih melanda. Diantaranya di Kecamatan Jakenan, empat desa digelontor bantuan air bersih baru-baru ini oleh Koramil 05/Jakenan. Keempat desa tersebut adalah […]

  • Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 252
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, menilai seharusnya proses seleksi perangkat desa dilakukan setelah Pilkada 2024. Hal ini disampaikan Joni saat menanggapi isu pengisian perangkat desa yang tengah hangat dibicarakan. “(Sebelumnya) Kita sampaikan itu paling tidak akan dilakukan setelah Pilkada gitu. Tapi nggak tahu itu ya sudahlah, hak wewenangnya ada di […]

  • Polsek Juwana Ciduk Lima Pasangan Tak Resmi Berduaan di Kamar di Hotel

    Polsek Juwana Ciduk Lima Pasangan Tak Resmi Berduaan di Kamar di Hotel

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Polsek Juwana menggelar razia di hotel JUWANA – Lima pasangan di luar nikah diamankan Polsek Juwana dalam giat razia yang menyasar persoalan prostitusi. Razia dilakukan di Hotel Graha Trimulyo Desa Trimulyo Kecamatan Juwana Kamis (25/10/2018). Dari lima pasangan tersebut, satu pasangan masih anak baru gede (ABG) dan ada yang berstatus pelajar. Kelima pasangan tak resmi […]

  • Kamari, Anggota DPRD Pati, Apresiasi Sinergi Petani dan PG Trangkil

    Kamari, Anggota DPRD Pati, Apresiasi Sinergi Petani dan PG Trangkil

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 159
    • 0Komentar

    PATI – Kemitraan antara petani tebu dan Pabrik Gula (PG) Trangkil di Pati terus menunjukkan hasil positif. Hal ini diungkapkan oleh Kamari, anggota DPRD Pati dari Golkar sekaligus Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) wilayah kerja PG Trangkil. Kamari menjelaskan bahwa kemitraan ini telah mendorong dan menggairahkan para petani untuk menanam tebu. “Sinergitas antara […]

expand_less