Breaking News
light_mode

Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 21 Des 2021
  • visibility 1.569
Gerbang kota Pati bertuliskan Pati Bumi Mina Tani/ @kesetography


Setiap kota/kabupaten di
Indonesia selalu memiliki semboyan. Begitu juga dengan Kabupaten Pati di Jawa
Tengah ini yang memiliki semboyan Bumi Mina Tani. Semboyan ini didasari dari
kearifan lokal daerah.

Sebab Kabupaten Pati sangat
melimpah hasil pertanian dan perikanan kelautannya. Pati dikenal sebagai daerah
lumbung pangan di Jawa Tengah. Pertanian padi, kedelai dan jagungnya masuk
dalam komoditas strategis nasional. Selain itu Kabupaten Pati juga memiliki
unggul dalam budidaya perikanan tambak seperti udang, bandeng, nila, hingga
hasil ikan lautnya yang melimpah.

Namun semboyan Bumi Mina Tani
ternyata memiliki makna mendalam yang jarang diketahui banyak orang, dikutip
dari @humaspati semboyan ini diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 1993
tentang Semboyan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Pati dimana semboyan Bumi
Mina Tani merupakan kependekan dari :

BUMI

Berdaya : adalah kemampuan untuk
mewujudkan cita-cita

Upaya : merupakan usaha
masyarakat dalam mencapai cita-cita yang diharapkan

Menuju : merupakan arah/tujuan
yang ingin dicapai sesuai identitas daerah

Identitas Pati : merupakan cirri khusus
yang sebenarnya, sehingga masyarakat dengan segala daya dan upaya ingin
menemukan jati dirinya sendiri

MINA

Makmur : merupakan cita-cita
hidup yang diidamkan seluruh bangsa yang sudah ada sejak bangsa itu lahir

Ideal : merupakan harapan
masyarakat yang diinginkan agar tercapai suatu keadaan yang selalu dapat
menyesuaikan dengan perkembangan zaman

Normatif : merupakan harapan
masyarakat dan pemerintah yang ingin mencapai tata kehidupan senantiasa
berpihak pada norma-norma yang berlaku

Adil : merupakan cita-cita bangsa
yang didambakan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945

TANI

Tertib : merupakan keadaan yang
diharapkan yaitu tertib pemerintah dan tertib masyarakatnya sehingga
kedua-duanya harus saling mendukung tanpa ada yang bertentangan

Aman : merupakan suatu keadaan
yang dimana masyarakatnya benar-benar merasa aman dan merasa terlindungi dalam
hidupnya sebagai warga negara

Nyaman : adalah suatu keadaan
dimana masyarakat merasa enak, sejuk, sehat, dan segar sehingga memungkinkan
masyarakat betah tinggal di lingkungannya

Indah : adalah sebagai cita-cita
pendukung yaitu kondisi estetika dambaan masyarakat

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama Unik Tiga Armada Damkar Pati, Ini Filosofinya

    Nama Unik Tiga Armada Damkar Pati, Ini Filosofinya

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati resmi mengoperasikan tiga unit armada pemadam kebakaran (Damkar) baru. Ketiga armada ini diberi nama oleh Bupati Pati, Sudewo, dengan mengambil nama-nama tokoh pewayangan: Ontoseno, Gatotkaca, dan Ontorejo. Bupati Pati Sudewo mengungkapkan alasan di balik pemberian nama tersebut saat diwawancarai media. “Dengan filosofi yang terkandung dalam nama-nama itu, diharapkan ketiga armada […]

  • Belajar dari yang Terbaik: MBBS MA Salafiyah Kajen Studi Banding di UPN “Veteran” Yogyakarta

    Belajar dari yang Terbaik: MBBS MA Salafiyah Kajen Studi Banding di UPN “Veteran” Yogyakarta

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 374
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Demi meningkatkan kualitas dan prestasi, Marching Band Bahana Swara (MBBS) dari Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen melakukan kunjungan studi banding ke Marching Band Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta pada Kamis (13/2/2025). Kunjungan ini memberikan kesempatan berharga bagi anggota MBBS untuk belajar dari pengalaman dan keahlian tim marching band yang berpengalaman. Ketua Marching […]

  • Ilustrasi freepik 

    Cinta Tanah Air: Semangat Cinta dan Pengabdian pada Tanah Tempat Kita Berpijak

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Ilustrasi freepik Pengertian cinta tanah air telah menjadi bagian integral dari identitas dan kesatuan sebuah bangsa. Cinta tanah air adalah semangat cinta dan pengabdian yang tulus terhadap negeri tempat kita dilahirkan dan dibesarkan. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang arti sebenarnya dari cinta tanah air dan mengapa semangat ini begitu penting bagi […]

  • Juliono, dari Buruh Bangunan Banting Stir Jadi Petani Anggur

    Juliono, dari Buruh Bangunan Banting Stir Jadi Petani Anggur

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 694
    • 0Komentar

      Juliono pintar melihat peluang. Saat pekerjaan sebagai buruh bangunan sepi, dia memilih menjadi petani. Budidaya anggur dipilihnya untuk mengisi hari-hari nganggur. Hasilnya cukup menggemberikan, usahanya berhasil PATI – Juliono (25) merupakan pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi. Pria tamatan Madrasah Aliyah ini  mengeluh karena pembatasan sosial selama pandemi Covid-19 mulai tahun 2020 lalu menyebabkan […]

  • Pansus Angket DPRD Pati Akan Dalami Dugaan Pemotongan Anggaran Baznas

    Pansus Angket DPRD Pati Akan Dalami Dugaan Pemotongan Anggaran Baznas

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati akan melanjutkan sidangnya pada Kamis, 18 September 2025, dengan fokus utama pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Koperasi, dan pihak Notaris. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan bahwa sidang ini akan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang masuk, terutama terkait dugaan pemotongan […]

  • Aksi Konten Pocong di Tlogowungu, Lima Remaja Minta Maaf dan Berjanji Tak Ulangi

    Aksi Konten Pocong di Tlogowungu, Lima Remaja Minta Maaf dan Berjanji Tak Ulangi

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.475
    • 0Komentar

    PATI – Lima remaja yang aksinya berperan sebagai pocong di wilayah Kecamatan Tlogowungu sempat mengundang perhatian dan keresahan warga, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara resmi. Mereka memberikan klarifikasi serta penjelasan atas perbuatannya setelah diamankan oleh petugas kepolisian pada Selasa (26/5/2026) siang. Kelima remaja tersebut adalah IR (16) yang bertindak sebagai pemeran pocong, serta ASM (15), […]

expand_less