Breaking News
light_mode

To’dok Telok: Meneladani Rasulullah SAW Lewat Tradisi dan Budaya di Karimunjawa

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 365

JEPARA – Mushola Bustanul Mukminin di Jelamun, Kemujan, Karimunjawa menjadi saksi bisu kehangatan tradisi To’dok Telok pada Kamis (4/9/2025) malam.

Warga, yang didominasi oleh diaspora Jawa dan Madura, berkumpul dalam suasana khidmat untuk melaksanakan ritual budaya yang kaya akan nilai religius ini.

Acara dimulai dengan lantunan Diba’ Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa tahlil, dilanjutkan dengan pencerahan dari tokoh agama setempat dan budayawan PC Lesbumi NU Jepara.

Muhammad Ali Burhan, budayawan PC Lesbumi NU Jepara, menjelaskan filosofi di balik tradisi ini.

“Telur dalam tradisi To’dok Telok melambangkan dunia, sedangkan tusuknya adalah ajaran Rasulullah yang menuntun kehidupan,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa tradisi yang awalnya dibawa oleh diaspora Sulawesi ini kini dirawat bersama oleh berbagai komunitas di Kemujan, termasuk Bugis, Mandar, Madura, dan Jawa.

“Alhamdulillah hingga kini tradisi ini masih terjaga dengan baik. Ini merupakan salah satu ekspresi cinta ke Rasulullah SAW,” ungkapnya.

Ia mengajak jemaah untuk mengkaji Surat At-Taubah ayat 128, menekankan pentingnya meneladani sifat Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang dan rela berkorban.

Burhan juga menguraikan tiga tingkatan dalam memahami Rasul: suroh (bentuk lahir Nabi), siroh (perjalanan hidup), dan sariroh (perasaan serta batin Nabi).

Menurutnya, To’dok Telok adalah manifestasi nyata dari bagaimana masyarakat meneladani siroh dan sariroh Nabi melalui tradisi yang menumbuhkan empati, kebersamaan, dan berbagi.

“Mari kita cintai Nabi dengan menjaga tradisi ini. Sebab tradisi adalah jalan untuk menanamkan kasih sayang Rasul dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Safi’i, tokoh masyarakat Jelamun, menuturkan bahwa tradisi ini memperkuat identitas Kemujan sebagai desa wisata berbasis budaya dengan akar religi.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Festival To’dok Telok, yang puncaknya adalah arak-arakan di Lapangan Telaga pada Jumat (5/9/2025) sore, melibatkan berbagai komunitas diaspora.

“Tradisi ini bukti nyata bahwa budaya dan agama bisa berjalan beriringan. Dari sinilah Kemujan bisa berkembang sebagai desa wisata yang unik,” ujarnya.

Mbah Moh. Sakim, pengurus Mushola Bustanul Mukminin, mengajak jemaah untuk terus meramaikan mushola sebagai pusat ibadah dan kebersamaan.

Kegiatan To’dok Telok ini juga dihadiri oleh mahasiswa KKN Universitas Islam Sultan Agung (Unisula), yang turut merasakan kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW bersama warga.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Turut Hadir dalam Aksi Damai, Serukan Kondusivitas Daerah

    Anggota DPRD Pati Turut Hadir dalam Aksi Damai, Serukan Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI – Sejumlah elemen masyarakat Pati menggelar aksi damai dengan doa bersama di halaman Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (31/8/2025) malam. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, aparat kepolisian, TNI, pengemudi ojek online (ojol), serta warga Pati. Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan, juga turut hadir dalam acara tersebut. Doa bersama ini diadakan sebagai respons terhadap gejolak massa […]

  • Karyawan PT Anugrah Grafika Diminta Adu ke DPRD Pati Jika Dirugikan

    Karyawan PT Anugrah Grafika Diminta Adu ke DPRD Pati Jika Dirugikan

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 196
    • 0Komentar

    PATI – Ratusan karyawan PT Anugrah Grafika menggelar aksi mogok kerja pada Senin, 22 April 2025, karena merasa dirugikan oleh kebijakan perusahaan yang memindahkan karyawan dengan masa kerja 3 hingga 8 tahun ke sistem outsourcing. Menanggapi hal ini, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menghimbau para karyawan untuk mengadu ke DPRD jika […]

  • Para pemain timnas Indonesia yang turun sejak awal menghadapi Jepang. (INSTAGRAM TIMNAS INDONESIA)

    Timnas Indonesia Dihajar Jepang 6 – 0, Pelajaran Berharga di Osaka

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 242
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Kekalahan telak 0‑6 dari Jepang dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Osaka pada Selasa, 10 Juni 2025, bisa terasa menyakitkan. Namun jika ditarik ke dalam perspektif yang tepat, hasil ini justru menawarkan banyak pembelajaran penting bagi Timnas Indonesia. Jarak Kualitas Tim Masih Terang Jepang tampil sangat dominan, mencatat 22 tembakan—setengahnya on target—sementara […]

  • Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

    Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto saat memberikan sambutan di acara forum perangkat daerah PATI – Bupati Haryanto meminta para camat untuk memetakan secara tepat penduduk miskin di wilayahnya masing-masing. Hal itu dilakukan setelah mencermati angka kemiskinan Kabupaten Pati yang turun sampai 9,90 persen. Bupati menginginkan bisa cepat melakukan pengentasan kemiskinan secara tepat. ”Saya ingin kecamatan-kecamatan melakukan pendataan dan pemetaan, […]

  • Masih Sulit Wujudkan Perpus Layak Anak di Pati

    Masih Sulit Wujudkan Perpus Layak Anak di Pati

    • calendar_month Jum, 7 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PATI – Perpustakaan yang benar-benar layak anak masih sulit diwujudkan di Kabupaten Pati. Hingga saat ini, perpustakaan milik daerah pun belum bisa dikatakan sebagai perpustakaan yang layak anak.  Secara umum ikhtiar mewujudkan perpustakaan daerah di Kabupaten Pati untuk menjadi perpustakaan yang layak anak sudah dilakukan pemerintah melalui dinas terkait. Namun, lebih spesifik untuk dikategorikan menjadi […]

  • Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 182
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Kastomo, menilai kondisi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Pati masih belum sepenuhnya siap. Kesiapan tersebut meliputi manajemen dan sumber daya manusia (SDM). Realitanya, banyak BUMDes yang belum beroperasi. Pertumbuhan BUMDes di Kabupaten Pati juga masih minim, hanya sekitar 10 persen. “Saya melihat keadaan BUMDes di Kabupaten Pati, kesiapan […]

expand_less