Breaking News
light_mode

Program GSMS di Pati Dorong Kreativitas dan Karakter Generasi Muda

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
  • visibility 218

PATI – Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Kabupaten Pati telah sukses digelar selama lima hari, dari tanggal 22 hingga 26 Oktober 2024 dan diikuti oleh 33 SD dan SMP serta 33 orang seniman lokal.

Acara puncak pementasan yang digelar di GOR Pesantenan pada Sabtu malam (27/10/2024) dihadiri oleh Pj Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko, serta sejumlah pejabat terkait, seniman, guru, dan siswa.

Pj Bupati Sujarwanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program GSMS, khususnya kepada para seniman, guru, dan siswa.

Ia menekankan bahwa acara ini bukan hanya sekedar pementasan karya seni, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pemajuan kebudayaan.

Program GSMS, menurutnya, merupakan sebuah inovasi strategis yang bertujuan untuk mendorong kreativitas dan membentuk karakter generasi muda melalui seni budaya.

“Karena tentunya berbicara tentang seni bukan hanya sebatas sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian penting dalam pembentukan kepribadian dan pengembangan karakter generasi muda,” ungkapnya.

Melalui program GSMS, diharapkan proses pembelajaran yang terintegrasi dengan seni budaya mampu mengembangkan potensi dan jiwa seni yang dimiliki para siswa.

“Selanjutnya seperti yang kita ketahui, Kabupaten Pati dengan kekayaan tradisi dan kebudayaannya, memiliki peluang besar untuk menjadikan seni budaya sebagai pilar kemajuan daerah”, tambahnya.

Penyelenggaraan program GSMS juga menjadi wujud nyata dalam mendukung gerakan pelestarian nilai-nilai budaya daerah.

“Keterlibatan seniman lokal dalam program ini juga merupakan bentuk sinergi yang saling menguntungkan sehingga para siswa dan seniman berkesempatan untuk semakin menggali, menguatkan dan menumbuhkan bakat seni serta potensi yang dimiliki,” ungkapnya.

Pj Bupati berharap agar kerjasama yang telah terjalin dengan baik antara dunia pendidikan dan kebudayaan dapat terus ditingkatkan ke depan.

“Mari kita terus berkolaborasi dalam memfasilitasi ruang kreativitas bagi para seniman dan pelajar sehingga kelak tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa seni tinggi dan mencintai budayanya sendiri,” pungkasnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Sudi Rustanto Dukung Pelestarian Budaya Tradisi Sedekah Laut di Juwana

    Anggota DPRD Pati Sudi Rustanto Dukung Pelestarian Budaya Tradisi Sedekah Laut di Juwana

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 185
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Sedekah Laut kembali digelar dengan penuh khidmat dan kemeriahan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 2 Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati (13/4/2025). Acara yang merupakan warisan budaya turun-temurun ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat serta dukungan penuh dari anggota DPRD Kabupaten Pati. Sudi Rustanto, anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PDIP […]

  • DPRD Pati Tekankan Keseimbangan: Pembangunan Fisik Harus Sejalan dengan Peningkatan Kualitas SDM

    DPRD Pati Tekankan Keseimbangan: Pembangunan Fisik Harus Sejalan dengan Peningkatan Kualitas SDM

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.318
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati diminta untuk menerapkan pola pembangunan yang proporsional dan berimbang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, yang menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik semata, melainkan harus diiringi pula dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama kemajuan daerah. “Selain infrastruktur […]

  • Geger Petani Tulakan Jepara Dikasuskan Penambang

    Geger Petani Tulakan Jepara Dikasuskan Penambang

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Aksi protes petani dengan memotong jembatan glugu beberapa waktu lalu. Buntut kasus penambangan batuan illegal, petani Tulakan dilaporkan penambang. Hal ini diduga akibat buntut dari pemotongan jembatan glugu oleh kelompok tani. Para petani dilaporkan atas sangkaan perusakan akses jembatan. JEPARA – Kasus penambangan batuan illegal di Kali Gelis Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara memasuki […]

  • Melihat Perbukitan Hijau di Camp Ground Tutupan, Desa Bageng

    Melihat Perbukitan Hijau di Camp Ground Tutupan, Desa Bageng

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Suasana di Camp Ground Tutupan Desa Bageng, Gembong, Pati PATI – Kawasan Pegunungan Muria menambah pilihan wisata berkemah. Di penghujung 2019 lalu, Pemerintah Desa Bageng Kecamatan Gembong meresmikan Camp Ground Tutupan. Lokasinya berada pada ketinggian 800 Mdpl. Udara sejuk menyambut para pengunjung yang datang. Serta pemandangan bukit-bukit dengan rimbun pepohonan yang menyegarkan mata. Tempat ini […]

  • LIGA 1 : Rumor Kedatangan Pelatih Asing Persijap Jepara Semakin Kuat, Sosoknya Berpengalaman di Liga Asia

    LIGA 1 : Rumor Kedatangan Pelatih Asing Persijap Jepara Semakin Kuat, Sosoknya Berpengalaman di Liga Asia

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 272
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Rumor kedatangan pelatih asing yang akan menukangi tim Persijap Jepara di Liga 1 musim 2025/2026 semakin kuat. Presiden Persijap Jepara M. Iqbal Hidayat memberikan sinyal-sinyal bakal menggunakan pelatih asing di Liga 1 nantinya. Hal itu terungkap saat menjadi tamu dalam program podcast Bincang Bola by Akmal Marhali di saluran youtube. Namun Iqbal […]

  • Menghadapi Persoalan dengan Pikiran Jernih

    Menghadapi Persoalan dengan Pikiran Jernih

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Gayeng diskusi Suluk Maleman Ada yang luput di zaman sekarang ini. Tentang bagaimana menghadapi sebuah persoalan. Sering kali, manusia kurang memerhatikan kejernihan dalam menghadapi persoalan. Perlunya kejernihan dalam menghadapi persoalan dinilai penting agar tidak sampai terjadi ketidakadilan ketika memberikan sebuah penilaian. Hal itu menjadi obrolan mendalam pada Suluk Maleman edisi ke 93, Sabtu (22/9/2019) malam […]

expand_less