Breaking News
light_mode

Peringati Hari Perawat Nasional, Unan Purwodadi Gelar Dialog Publik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
  • visibility 228
Dialog publik dalam rangka hari perawat di Universitas AnNur Grobogan

Perawat mendapat tempat istimewa, hal ini terlihat dari persembahan BEM Unan Grobogan yang menggelar dialog publik dengan tema “Perawat Bersama Rakyat Menuju Bangsa Sehat Bebas dari Covid-19”

GROBOGAN – BEM Universitas An Nur Purwodadi (Unan) Grobogan menggelar dialog publik dalam rangka memperingati Hari Perawat Nasional ke-48. Acara yang menghadirkan Wabup Grobogan Bambang Pujiyanto sebagai keynote speaker ini mengambil tema “Perawat Bersama Rakyat Menuju Bangsa Sehat Bebas dari Covid-19”. Mendampingi Wabup, yakni narasumber dari Wakil Ketua PPNI Grobogan Anita Lufianti. Acara digelar di Auditorium setempat, Kamis (17/3/2022).

Wabup dalam kesempatan tersebut mengajak para peserta yang mayoritas mahasiswa Unan itu agar lebih bekerja keras memberikan edukasi kepada masyarakat dengan slogan PPNI, yakni “kerja, kerja, kerja”.

“Begitu banyak dampak dari Covid-19 ini. Salah satunya adalah angka kematian yang naik begitu drastis. Namun sekarang kita wajib bersyukur karena angka kematian tersebut telah mengalami penurunan,” kata Wabup.

Meski kembali turun level ke PPKM level 2, namun protokol kesehatan mesti terus digalakkan. Serta tak lupa terus berdoa agar pandemi Covid-19 segera berlalu.

“Grobogan termasuk tempat yang agraris, sehingga dapak ekonomi tidak begitu terpuruk seperti di kota kota lain,” tambahnya.

Presiden BEM Unan Purwodadi Umar Haji Musa’id menyampaikan digelarnya acara tersebut sebagai sebagai wujud kebanggaan. Selain itu juga sebagau bentuk terimakasih terhadap tenaga medis perawat.

“Dialog publik ini diaadakan karena kita mahasiswa perawat ingin merefleksikan kembali ilmu yang dielajari, dan juga mencoba membaca apa yang terjadi pada realitas sosial hari ini,” kata Umar.

Rektor Unan Purwodadi Purhadi menyatakan, banyak perawat dalam menjalankan tugasnya hingga mengorbankan jiwa dan raganya untuk mengabdi. Terutama dalam perannya untuk merawat pasien Covid-19. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Haryanto Rombak 28 Pejabat Struktural

    Bupati Haryanto Rombak 28 Pejabat Struktural

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Para pejabat yang dilantik PATI – Tak Ingin ditempati Plt terlalu lama, Bupati Haryanto akhirnya melantik sejumlah pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati Jumat (5/4/2019). Total ada sebanyak 28 pejabat struktural eselon III dan IV dengan penempatan di berbagai OPD. Usai mengambil sumpah jabatan, Bupati Haryanto mengungkapkan alasan pelantikan yang dilakukan hari ini. “Semua […]

  • Kecelakaan di Wedarijaksa: Pengemudi Xpander Diduga Lalai, Empat Orang Terluka

    Kecelakaan di Wedarijaksa: Pengemudi Xpander Diduga Lalai, Empat Orang Terluka

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 730
    • 0Komentar

    PATI – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Umum Pati–Tayu, tepatnya di Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, pada Senin (10/11/2025) sekitar pukul 12.20 WIB. Insiden ini menyebabkan empat orang mengalami luka ringan dan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta. Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil Mitsubishi Xpander, satu unit truk […]

  • Trip ke Puncak Sindoro, Wisata Asyik Hujan Meteor, Milky Way, hingga UFO ?

    Trip ke Puncak Sindoro, Wisata Asyik Hujan Meteor, Milky Way, hingga UFO ?

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Foto berlatar belakang milky Semesta alam memang penuh keindahan. Baik pesona alamnya hingga pesona angkasa. Yang satu ini orang belum banyak menyadarinya. Hampran gunung, pantai bahkan langit dibentangkan di atas kita dengan pesonanya masing-masing. Gunung dengan landscape panorama hijau dan negeri diatas awannya. Pantai dengan horizon dan gulungan ombak birunya. Sedangkan angkasa bertaburan bintang-bintang, galaksi, […]

  • Direktur PT RESMI Abdul Fuad.

    Pertahunan Besar Persiku Kudus Menatap Musim Baru Liga 2 2026/2027

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99.714
    • 0Komentar

    KUDUS – Persiku Kudus tampaknya tidak ingin mengulangi pola persiapan yang serba mepet menjelang kompetisi. Di tengah ketatnya persaingan Liga 2, manajemen Macan Muria memilih mengamankan satu aspek yang kerap menjadi sumber persoalan banyak klub: pendanaan. Langkah itu terlihat dari upaya PT Relasi Sport Muria Indonesia (Resmi) yang tengah menegosiasikan kerja sama dengan calon sponsor […]

  • Kecelakaan Maut di Pati: Bus Tabrak Pick Up, Satu Orang Tewas

    Kecelakaan Maut di Pati: Bus Tabrak Pick Up, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 231
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati, tepatnya di perempatan Lampu Lalu-Lintas Tanjang, Desa Tanjang, Kecamatan Gabus, pada Selasa pagi (20/8/2024) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa nahas ini melibatkan sebuah bus Jaya Utama Indo trayek Surabaya-Semarang dengan nomor polisi L 7004 UD dan sebuah mobil Pick Up Carry berpelat nomor […]

  • Dugaan Penyelewengan Tanah Bengkok di Kalirejo, Desa Merugi Ratusan Juta Rupiah

    Dugaan Penyelewengan Tanah Bengkok di Kalirejo, Desa Merugi Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Polemik pengelolaan tanah bengkok di Desa Kalirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, mencuat ke permukaan. Diduga, hasil lelang tanah bengkok selama 16 tahun tidak pernah dilaporkan sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD), menyebabkan kerugian desa diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Yatno, seorang petani penggarap lahan bengkok selama 10 tahun, mengungkapkan bahwa ia dan beberapa warga […]

expand_less