Breaking News
light_mode

Sedih Ribuan Honorer K2 di Pati Tak Bisa Ikut CPNS karena Ini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
  • visibility 265
Ribuan guru honorer K2 dari seluruh Indonesia melakukan aksi di Jakarta


PATI – Ribuan honorer K2 di Kabupaten Pati harus gigit jari. Batasan usia 35
tahun pada persyaratan seleksi CPNS memupuskan harapan mereka untuk menjadi PNS. Hasilnya, dari 1.156 tenaga honorer K2 Pati,
yang dapat mengikuti seleksi CPNS hanya 52. Untuk itu puluhan perwakilannya
bertolak ke Jakarta untuk ikut aksi bersama dengan honorer K2 lainnya di
Indonesia.
Salah satu Koordinator
Forum Honorer K2 di Pati Yogo menuturkan, peraturan maksimal usia 35 tahun ini
sangat mengesampingkan peranan K2 selama ini. Dari 1.156 orang tenaga honorer
K2, yang dapat mengikuti seleksi CPNS di Pati hanya 52 saja. Sedangkan lainnya
tak bisa karena sudah berusia 35 keatas.
“Tenaga honorer K2 ya
sebagian besar memang sudah berusia 35 tahun keatas karena kami telah puluhan
tahun mengabdi selama ini. Dengan adanya aksi ke Istana Jakarta bersama honorer
lainnya, kami ingin meminta penjelasan dan mempertanyakan kepada pemerintah
tentang aturan yang membatasi usia,” jelasnya.
Diangkat PNS
Yogo mengatakan, selain
mempertanyakan batasan usia, tenaga K2 ingin diangkat menjadi PNS tanpa tes.
Tuntutan itu sudah dilakukan selama ini namun belum ada jawaban dari
pemerintah. Aksi bersama tenaga K2 lainnya itu menginginkan supaya keluhan
direspon oleh presiden.
Sementara itu
Koordinator Forum Honorer K2 lainnya di Pati, Ridwan menambahkan, ada 50
perwakilan honorer Pati yang ikut demo ke Jakarta hari ini (30/10/2018). Untuk itu
kemarin perwakilan K2 Pati berkumpul melakukan doa bersama dan mulai bertandang
ke Jakarta untuk bergabung dengan K2 lainnya dari seluruh Indonesia hari ini.
“Yang mengikuti aksi
memperjuangkan nasib ke Istana Jakarta tenaga honorer K2 dan non K2. Kami ingin
memperjuangkan nasib kami tertuama menolak kebijakan pembatasn usia pada
seleksi CPNS dan meminta kesejahteraan untuk honorer yang selama ini sudah
mengabdi,” tuturnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi Bareng Menteri Teten Masduki, Dorong Inovasi Koperasi

    Audiensi Bareng Menteri Teten Masduki, Dorong Inovasi Koperasi

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Kebersamaan antara aktivis koperasi dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Aktivis dan praktisi muda koperasi dari sejumlah daerah berkunjung ke kantor Kementrian Koperasi dan UKM di Jakarta (15/11/2019). Kedatangan mereka untuk melakukan audiensi dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Mereka membicarakan tentang pembaruan konsep ekonomi kerakyatan ala Bung Hatta tersebut. Delegasi dari Kudus, […]

  • Seorang pedagang bakso mengeluh omzetnya turun karena aturan zona merah PKL.

    Penjual Bakso Keluhkan Zona PKL Merah Terkesan Tebang Pilih

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Seorang pedagang bakso mengeluh omzetnya turun karena aturan zona merah PKL.

  • Enam Calon Jemaah Haji Pati Gagal Berangkat Akibat Sakit

    Enam Calon Jemaah Haji Pati Gagal Berangkat Akibat Sakit

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak enam calon jemaah haji asal Kabupaten Pati gagal berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2025 ini. Hal ini diungkapkan oleh Plh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Abdul Hamid. Keenam calon jemaah tersebut berasal dari kloter berbeda, meliputi Kloter 51, 52, dan 53, namun identitas mereka tidak dipublikasikan. “Hasil evaluasi sementara sampai […]

  • Semarakkan Kemerdekaan Pemuda Tunahan Jepara Gelar Festival Layang-Layang

    Semarakkan Kemerdekaan Pemuda Tunahan Jepara Gelar Festival Layang-Layang

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Kemeriahan festival layang-layang di Desa Tunahan Jepara Festival Layang-Layang pertama kali digelar di Desa Tunahan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Antusiasme penonton dan peserta luar biasa. Bahkan para pegiat layang-layang internasional sampai ikut datang.  JEPARA – Para pemuda RT 13 RW 4 Dukuh Karagan Desa Tunahan Kecamatan Keling menggelar kompetisi laying-layang di area sawah Punden H. […]

  • Polres Magelang Ungkap Kasus Pembunuhan Dukun Pengganda Uang

    Polres Magelang Ungkap Kasus Pembunuhan Dukun Pengganda Uang

    • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Ungkap kasus pembunuhan oleh dukun pengganda uang di Magelang Maksud hati ingin menggandakan uang ke dukun, dua orang tukang sayur di Magelang malah tewas diracun oleh dukun itu sendiri. Melalui minuman “doa” sebagai syarat ritual. MAGELANG– Polres Magelang berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan dengan berencana yang dilakukan oleh seorang yang dikenal sebagai dukun yang […]

  • Seminar Pendidikan Karakter di Madrasah Salafiyah Kajen: Menggali Nilai-Nilai Luhur dari Kitab Nihayatul Bidayah

    Seminar Pendidikan Karakter di Madrasah Salafiyah Kajen: Menggali Nilai-Nilai Luhur dari Kitab Nihayatul Bidayah

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka Pekan Muharram, Reuni Akbar, dan Harlah Madrasah Salafiyah ke-90, Ikatan Keluarga Alumni Salafiyah (IKLAS) Kajen, Pati, sukses menggelar Seminar Pendidikan Nasional bertajuk “Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dan Budaya Keilmuan di Pesantren”, Jumat (4/7/2025). Acara yang berlangsung meriah di halaman MA Salafiyah Kajen ini tak hanya diisi seminar, tetapi juga telaah dan […]

expand_less