Breaking News
light_mode

Trip ke Puncak Sindoro, Wisata Asyik Hujan Meteor, Milky Way, hingga UFO ?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
  • visibility 315

Foto berlatar belakang milky

Semesta alam memang
penuh keindahan. Baik pesona alamnya hingga pesona angkasa. Yang satu ini orang
belum banyak menyadarinya. Hampran gunung, pantai bahkan langit dibentangkan di
atas kita dengan pesonanya masing-masing.

Gunung dengan landscape panorama hijau dan negeri
diatas awannya. Pantai dengan horizon dan gulungan ombak birunya. Sedangkan angkasa
bertaburan bintang-bintang, galaksi, planet dan benda langit lainnya. Tak kalah
elok dan memukau dengan pantai.

Salah satu fenomena epic di angkasa saat malam hari adalah
hujan meteor. Pernah lihat ? Hujan meteor (humet) merupakan fenomena bebatuan
meteoroite melintas di atas bumi yang terlihat seperti seleret cahaya, karena
terbakar dan pengaruh gesekan astmosfer bumi. Saat terjadi puncak humet
tertentu intensitasnya bisa mencapai 120/jam.

Pada 28-29 Juli 2019 lalu,
Tim Humet Hunters dari Jogja Astro Club (JAC) telah berhasil summit attack di Mt. Sindoro 3153 MDPL . Tim Humet Hunters ini berjumlah
enam orang yang dimotori oleh Adimas Ramadhan, Divisi Astro Event Club di JAC.
Tim tersebut berhasil  menangkap Milky
baik dengan mata telanjang ataupun lensa kamera jepretan potografer amatir
Agung Laksana.

Tim ini berhasil
menikmati hujan meteor (humet) Delta Aquarids yang berasal dari rasi bintang
Aquarius dengan intensitas yang lumayan yaitu berkisar 5 meteor dari pukul
19.00-1.00 dini hari.

Puncak Sindoro memberikan hiburan menarik

Hujan meteor tersebut
sudah melintas sejak tim dalam tengah perjalanan dari pos 2 ke pos 3.
“Seleret cahaya (meteor) sudah melintas dari rasi Aquarius pas kita jalan
ke pos 3”, ujar Nataredja.

Setelah mendirikan
tenda di pos 3 dan potho session bareng milky way eh kan
schedulenya humet hunting tuh makin banyak seleret cahaya tersebut melintas di
atas kepala pas tengah malam, imbuh Afifah L.C salah satu mahasiswa pariwisata
UGM yang ikut trip ini.

Selain bisa menikmati milky way dan humet, ada objek lain yang
silih berganti melintas yaitu satelit. Dari pengakuan pendaki lain, mereka
mendapati satelit-satelit itu. Ketika ditanyai pendaki lain soal bintang yang
melintas bolak-balik dari ujung ke ujung, saya iseng bilang itu adalah UFO.
Tapi, sebetulnya itu adalah artificial satellite, kita namai dia UFO iya karena
kita belum tahu itu satellite apa hehe. Ingat, UFO adalah Unidentified Flying Object.

Puncak Gunung adalah
tempat yang sangat bagus, dia lebih clear polusi cahayanya daripada pantai.
Saat mengamati di puncak gunung bintang-bintang di angkasa sangat jelas dan
milky way bisa dinikmati langsung dengan mata telanjang layaknya saat
menggunakan apk stellarium atau
sejenisnya.

Tentunya dibalik
kenikmatan itu, pengamatan di gunung juga punya resiko seperti saat terjadi
kabut yang otomatis menghalangi pemandangan mata, suhu yang extreme, kemudian akses yang tidak
begitu mudah, rasa lelah mendaki dan sebagainya.

Tetapi, rasa lelah yang
melanda akan terbayar dengan view
yang disajikan di gunung dan angkasa raya di atasnya. Jadi, kapan giliran Anda
menikmatinya ? 


Adimas Ramadhan, Divisi Astro Event Club di Jogja Astro Club

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Alih Fungsi Lahan Hijau, Minta Pemkab Sediakan Lahan Pengganti Setara

    DPRD Pati Soroti Alih Fungsi Lahan Hijau, Minta Pemkab Sediakan Lahan Pengganti Setara

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto memberikan perhatian khusus terhadap rencana perubahan peruntukan lahan hijau yang akan dijadikan kawasan industri. Menurutnya, apabila lahan yang sebelumnya berstatus hijau diubah menjadi klasifikasi lahan orange maupun coklat, maka Pemerintah Kabupaten Pati memiliki kewajiban untuk menyiapkan lahan pengganti. Selain tersedia, luas lahan pengganti tersebut juga harus […]

  • Mengenang Kejayaan PSIS Semarang di Masa Ribut Waidi

    Mengenang Kejayaan PSIS Semarang di Masa Ribut Waidi

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Wawan Febrianto kala berkostum timnas Indonesia Wawan Febrianto pemain asal Pati, Jawa Tengah merapat ke PSIS Semarang musim ini. Kita jadi teringat class of 1987 dimana magis Ribut Waidi berhasil mengantarkan PSIS Semarang juara di era perserikatan. Kedua pemain ini berasal dari satu daerah, Desa/Kecamatan Trangkil. Desa di Pati yang menjadi penghasil pemain bola. SEMARANG […]

  • Bupati Pati Absen dalam Rapat Paripurna RPJMD, DPRD Tetap Lanjutkan Pembahasan

    Bupati Pati Absen dalam Rapat Paripurna RPJMD, DPRD Tetap Lanjutkan Pembahasan

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Rapat Paripurna Penyampaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati pada Rabu (20/8/2025) digelar tanpa kehadiran Bupati Pati, H. Sudewo. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menjelaskan bahwa ketidakhadiran Bupati telah diantisipasi dengan menunjuk Plt Sekda Pati, Riyoso, sebagai perwakilan dari pihak eksekutif. “Jadi meskipun diwakili oleh Pak Plt Sekda, itu tetap […]

  • Api Hanguskan Rumah Makan di Kayen – Pati

    Api Hanguskan Rumah Makan di Kayen – Pati

    • calendar_month Jum, 17 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Rumah Makan Alaska di Desa Talun Kecamatan Kayen ludes terbakar PATI – Sebuah rumah makan di Desa Talun RT 3 RW 1, Kecamatan Kayen mengalami musibah kebakaran pagi kemarin Kamis (16/8/2018). Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun akibat musibah tersebut, korban menelan kerugian hingga puluhan juta rupiah. Kepala Satpol PP Hadi Santosa melalui Komandan […]

  • Peringati Hari Jadi ke-477, Kabupaten Jepara Gelar Deretan Kegiatan Budaya dan Keagamaan

    Peringati Hari Jadi ke-477, Kabupaten Jepara Gelar Deretan Kegiatan Budaya dan Keagamaan

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 306
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara kembali menggelar rangkaian acara besar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara Tahun 2026. Berbagai kegiatan mulai dari ziarah, upacara adat, hingga pertunjukan seni akan digelar secara meriah untuk melestarikan budaya dan mempererat kebersamaan masyarakat. Puncak perayaan akan dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026 di Alun-Alun Jepara. Namun, rangkaian […]

  • Usai Kasus Kades Tlogosari, Ketua DPRD Pati Tekankan Pengelolaan Dana Desa Harus Taat Aturan

    Usai Kasus Kades Tlogosari, Ketua DPRD Pati Tekankan Pengelolaan Dana Desa Harus Taat Aturan

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.813
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati menaruh perhatian besar terhadap pengelolaan dana desa dan bantuan keuangan yang diterima setiap desa, menyusul terungkapnya dugaan penyimpangan anggaran di wilayah Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu. DPRD Pati meminta seluruh jajaran pemerintahan desa memastikan setiap anggaran yang ada digunakan sesuai ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali […]

expand_less