Breaking News
light_mode

Pekan Kreasi Pati Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi Produk Lokal dan UMKM

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
  • visibility 101.454

PATI — Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pati kini memiliki wadah yang lebih luas untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan karya unggulan mereka serta memperluas jaringan usaha.

Hal ini terwujud dalam penyelenggaraan Pekan Kreasi Pati yang berlangsung di kawasan Alun-Alun Simpang Lima Pati, Rabu sore (5/8/2026).

Acara yang dikunjungi oleh Plt Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, merupakan salah satu langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, mendorong promosi produk daerah, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurut Dwi Risma Ardhi Chandra, Pekan Kreasi Pati harus menjadi ruang kolaborasi yang benar-benar memberikan manfaat bagi pelaku UMKM.

Ia menegaskan bahwa produk-produk asli daerah memiliki kualitas yang mampu bersaing, sehingga dukungan berupa promosi, kemudahan pemasaran, dan perluasan akses pasar mutlak diperlukan secara berkelanjutan.

“UMKM adalah salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Melalui Pekan Kreasi Pati, kami ingin semakin banyak produk lokal dikenal, dicintai, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Penyelenggaraan Pekan Kreasi Pati juga merupakan bentuk tindak lanjut atas penetapan Kabupaten Pati sebagai Kabupaten Kreatif Indonesia. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang saling terhubung, sekaligus membuka ruang kerja sama antar-pelaku usaha, komunitas, dan berbagai pihak terkait.

“Kolaborasi menjadi kunci. Ketika pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, dan lembaga keuangan bergerak bersama, peluang UMKM untuk berkembang akan semakin besar,” katanya.

Selain menyajikan bazar produk UMKM, Pekan Kreasi Pati turut menjadi sarana pengenalan potensi budaya serta pariwisata daerah. Beragam olahan kuliner, karya kerajinan, hasil ekonomi kreatif, hingga kekayaan budaya lokal diperkenalkan kepada pengunjung sebagai daya tarik yang diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pati.

Ke depannya, Pekan Kreasi Pati direncanakan menjadi agenda tahunan dengan skala yang terus diperluas. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat identitas Kabupaten Pati sebagai daerah kreatif, memperlancar perputaran ekonomi masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan kesejahteraan para pelaku UMKM.

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Jurang Nganten Blingoh Dibangun

    Wisata Jurang Nganten Blingoh Dibangun

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

      JEPARA – Obyek wisata alam Jurang Nganten di Desa Blingoh, Donorojo, Jepara mulai dibangun. Selasa (6/10/20) Bupati Jepara Dian Kristiandi meletakkan batu pertama pembangunan obyek wisata tersebut.  Obyek wisata ini berada di luasan sekitar satu hektar, yang menyajikan pemandangan air terjun, persawahan hingga rintisan wisata permainan air. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan […]

  • Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Tarian Rondhek Banyumanis  JEPARA – Kabupaten Jepara menampilkan kesenian Tari Rondhek dari Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo, di Pameran, Rekreasi, Produk Pembangunan (PRPP) Jateng Fair akhir pekan lalu di Semarang. Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara unjuk gigi dalam ajang tahunan tersebut. Mulai dari produk khas daerah, hingga keunikan seni dan budaya masing-masing. […]

  • Raih 48 Medali, Kontingen Pati Sementara Bertahan di Peringkat Empat Porprov Jateng 2026

    Raih 48 Medali, Kontingen Pati Sementara Bertahan di Peringkat Empat Porprov Jateng 2026

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 103.189
    • 0Komentar

    PATI – Kontingen Kabupaten Pati berhasil mengumpulkan 48 medali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Berdasarkan data klasemen sementara yang diperbarui hingga 25 Oktober 2026 pukul 24.00 WIB, Pati masih menempati posisi keempat dalam persaingan antar kabupaten/kota. Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Kardi, menjelaskan bahwa […]

  • DPRD Pati Pastikan Raperda PKL Berpihak pada PKL dan Masyarakat

    DPRD Pati Pastikan Raperda PKL Berpihak pada PKL dan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 363
    • 0Komentar

    PATI – Rancangan peraturan daerah (Raperda) terkait penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Pati masih dalam proses pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyatakan bahwa pembahasan Raperda PKL ini baru memasuki tahap awal, yang berlangsung pada tanggal 13-14 Maret 2025. “Baru tahap awal ya, […]

  • Pembalap Luar Kota Dominasi Juara Kejurprov Road Race di Pati

    Pembalap Luar Kota Dominasi Juara Kejurprov Road Race di Pati

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Aksi sejumlah pembalap dalam ajang Casytha Manahadap Road Race 2022 di Stadion Joyokusumo Kota Pati Sukses Gelar Kejurprov Road Race 2022. Di sirkuit darurat Stadion Joyokusumo akhir pekan kemarin ratusan pembalap beradu lincah dalam berbagai kelas lomba. Even di Pati ini merupakan seri ke-1 dari 5 seri yang rencananya akan digelar. Kejurprov Jateng Casytha Manahadap […]

  • DPRD Pati Soroti Dampak Negatif Tambang Ilegal terhadap Masyarakat Sukolilo

    DPRD Pati Soroti Dampak Negatif Tambang Ilegal terhadap Masyarakat Sukolilo

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, menyoroti dampak negatif yang ditimbulkan oleh penambangan galian C ilegal di wilayah pegunungan Kendeng, Kecamatan Sukolilo. Menurutnya, aktivitas pertambangan liar ini sangat merugikan masyarakat sekitar, terutama para petani. “Penambangan ilegal harus ditindak tegas, karena masyarakat sangat dirugikan,” ujar Bambang Susilo, menanggapi polemik penambangan ilegal yang […]

expand_less