Peringati Hari Jadi ke-703, Plt Bupati Pati Tegaskan Kemajuan Harus Terasa Langsung bagi Masyarakat
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 101.332

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra
PATI — Pemerintah Kabupaten Pati menetapkan peringatan Hari Jadi ke-703 sebagai momentum untuk mempercepat langkah pembangunan yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
Hal ini ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menyampaikan pidato resmi dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (6/8/2026).
Dalam arahannya, Chandra menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perekonomian daerah, serta peningkatan mutu pelayanan publik menjadi empat pilar utama kerja pemerintah yang selaras dengan tema peringatan tahun ini, yaitu “Sumunar Terang Mbangun Kemajengan”.
Menurut Plt Bupati, peringatan hari jadi tidak boleh sekadar menjadi seremonial belaka. Momen ini justru menjadi wadah untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai jasa para pendahulu, mensyukuri capaian yang telah diraih, serta memperteguh tekad bersama untuk melanjutkan langkah pembangunan yang berkelanjutan.
Ia memandang usia Kabupaten Pati yang telah mencapai 703 tahun sebagai sebuah amanah yang harus dipikul oleh seluruh elemen masyarakat untuk terus membawa daerah ini menuju taraf kemajuan yang lebih baik.
Lebih lanjut, Chandra menjelaskan bahwa tema yang diusung tahun ini mencerminkan semangat optimisme sekaligus menjadi arah haluan pembangunan Kabupaten Pati ke depan.
Kemajuan yang hendak diwujudkan tidak diukur semata dari bangunan fisik yang berdiri, melainkan juga dari peningkatan kualitas pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat, pertumbuhan kesejahteraan, mutu pelayanan publik, laju ekonomi yang sehat, pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa, serta terjaganya kerukunan dan kekayaan budaya.
“Cahaya kemajuan itu mulai terlihat dari berbagai ikhtiar dan capaian yang telah kita lakukan bersama,” ujar Chandra.
Meski berbagai capaian telah diraih, ia mengingatkan bahwa hasil-hasil tersebut bukanlah titik akhir, melainkan pemicu untuk bekerja lebih giat lagi agar manfaat pembangunan dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat.
Salah satu langkah prioritas yang terus dipercepat oleh Pemerintah Kabupaten Pati adalah pembangunan infrastruktur dasar. Tahun ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp210 miliar untuk merehabilitasi 160 titik ruas jalan, sekaligus memperbaiki sejumlah talud dan jembatan yang rusak.
Hingga akhir Juli 2026, progres perbaikan jalan telah mencapai sekitar 30 persen, dan beberapa ruas jalan utama sudah selesai direhabilitasi serta dapat digunakan kembali.
“Dari setiap kilometer jalan yang kita perbaiki, sesungguhnya adalah bagian dari upaya membuka konektivitas, memperlancar mobilitas, menggerakkan perekonomian, dan menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Kabupaten Pati,” tegas Chandra.
Ia menegaskan, setiap langkah pembangunan harus benar-benar membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat, bukan sekadar memenuhi angka target kerja semata.
Bersama berbagai upaya yang terus digencarkan, Pemerintah Kabupaten Pati mencatat sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren yang menggembirakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pati pada tahun 2025 tercatat sebesar 74,98, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 74,10. Pertumbuhan ekonomi juga naik menjadi 6,12 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka berhasil ditekan menjadi 3,71 persen.
“Yang terpenting bukanlah sekadar angka. Yang terpenting adalah bagaimana setiap kemajuan tersebut benar-benar diterjemahkan menjadi kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Chandra.
Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi harus mampu melahirkan lapangan kerja yang luas, pendidikan harus membuka masa depan yang cerah, pelayanan kesehatan harus meningkatkan kualitas hidup, dan setiap kebijakan yang diambil harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang positif, berbagai penghargaan yang diraih juga menjadi tanda meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pati. Pati berhasil meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 dengan predikat Kabupaten Sangat Inovatif. Di bidang kebudayaan, Pati juga mendapat pengakuan sebagai Kabupaten/Kota Kreatif dengan subsektor unggulan Seni Pertunjukan. Capaian-capaian ini membuktikan bahwa inovasi dan pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.
“Kemajuan juga tidak mungkin tumbuh tanpa kerukunan,” kata Chandra.
Ia menambahkan, keberhasilan meraih Harmony Award 2025 serta peringkat ketiga tingkat nasional untuk kinerja Forum Kerukunan Umat Beragama menjadi bukti bahwa keberagaman yang dijaga dengan baik mampu menjadi fondasi persatuan sekaligus modal utama mempercepat pembangunan di Kabupaten Pati.
Namun, Chandra kembali menegaskan bahwa deretan penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir. Pemerintah Kabupaten Pati akan terus melangkah secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan. Infrastruktur tetap menjadi fokus utama, namun pada tahap selanjutnya perhatian akan semakin ditujukan pada penguatan sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta pengembangan sektor pertanian, perikanan, ketahanan pangan, UMKM, ekonomi kreatif, dan potensi ekonomi lokal lainnya.
“Kemajuan Pati tidak mungkin hanya diupayakan oleh pemerintah daerah semata,” tegasnya.
Karena itu, ia mengajak DPRD, unsur Forkopimda, pemerintah desa, pelaku usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkokoh kerja sama dalam membangun Kabupaten Pati. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya akan tercapai jika semua pihak berjalan beriringan dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya.
Di akhir pidatonya, Chandra mengajak seluruh warga menjadikan momen peringatan Hari Jadi ke-703 sebagai langkah untuk memperkuat harapan, mempererat persaudaraan, dan memperkokoh semangat membangun daerah.
“Semoga Kabupaten Pati terus berada dalam lindungan Allah SWT, semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, persatuannya semakin kokoh, perekonomiannya terus tumbuh, serta penyelenggaraan pemerintahannya semakin bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat,” harap Plt Bupati.
Ia pun mengajak seluruh warga untuk menyalakan cahaya harapan, mempererat kebersamaan, dan bersama-sama membangun kemajuan di tanah kelahiran tercinta.
“Dirgahayu Kabupaten Pati. Sumunar Terang, Mbangun Kemajengan,” tutup Chandra.
Rapat Paripurna ini turut dihadiri oleh pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Pati, jajaran pimpinan instansi terkait, Penjabat Sekretaris Daerah, para staf ahli dan asisten Bupati, kepala perangkat daerah, para camat, serta tamu undangan lainnya.
Untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-703 sekaligus HUT Kemerdekaan RI ke-81, panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan yang akan berlangsung hingga akhir Agustus 2026, antara lain pentas ketoprak, karnaval budaya, pentas wayang orang, pameran kendaraan dinas, pesta rakyat, pentas wayang kulit, turnamen olahraga elektronik, pentas tari kolosal, acara hiburan Road to Kilau Raya MNCTV, serta pertemuan doa bersama Majelis Maulidi Rasulullah SAW.
Seluruh masyarakat juga diajak turut menyemarakkan peringatan ini dengan memasang lambang ucapan resmi yang dapat diunduh melalui tautan yang tersedia pada akun media sosial Instagram resmi @humaspati.
Setelah kegiatan Rapat Paripurna berakhir, seluruh peserta undangan diarahkan menuju Pendopo Kemiri untuk menghadiri acara syukuran dan bancakan bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

