Breaking News
light_mode

Peringati Hari Jadi ke-703, Plt Bupati Pati Tegaskan Kemajuan Harus Terasa Langsung bagi Masyarakat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
  • visibility 101.412

PATI — Pemerintah Kabupaten Pati menetapkan peringatan Hari Jadi ke-703 sebagai momentum untuk mempercepat langkah pembangunan yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Hal ini ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menyampaikan pidato resmi dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (6/8/2026).

Dalam arahannya, Chandra menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perekonomian daerah, serta peningkatan mutu pelayanan publik menjadi empat pilar utama kerja pemerintah yang selaras dengan tema peringatan tahun ini, yaitu “Sumunar Terang Mbangun Kemajengan”.

Menurut Plt Bupati, peringatan hari jadi tidak boleh sekadar menjadi seremonial belaka. Momen ini justru menjadi wadah untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai jasa para pendahulu, mensyukuri capaian yang telah diraih, serta memperteguh tekad bersama untuk melanjutkan langkah pembangunan yang berkelanjutan.

Ia memandang usia Kabupaten Pati yang telah mencapai 703 tahun sebagai sebuah amanah yang harus dipikul oleh seluruh elemen masyarakat untuk terus membawa daerah ini menuju taraf kemajuan yang lebih baik.

Lebih lanjut, Chandra menjelaskan bahwa tema yang diusung tahun ini mencerminkan semangat optimisme sekaligus menjadi arah haluan pembangunan Kabupaten Pati ke depan.

Kemajuan yang hendak diwujudkan tidak diukur semata dari bangunan fisik yang berdiri, melainkan juga dari peningkatan kualitas pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat, pertumbuhan kesejahteraan, mutu pelayanan publik, laju ekonomi yang sehat, pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa, serta terjaganya kerukunan dan kekayaan budaya.

“Cahaya kemajuan itu mulai terlihat dari berbagai ikhtiar dan capaian yang telah kita lakukan bersama,” ujar Chandra.

Meski berbagai capaian telah diraih, ia mengingatkan bahwa hasil-hasil tersebut bukanlah titik akhir, melainkan pemicu untuk bekerja lebih giat lagi agar manfaat pembangunan dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat.

Salah satu langkah prioritas yang terus dipercepat oleh Pemerintah Kabupaten Pati adalah pembangunan infrastruktur dasar. Tahun ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp210 miliar untuk merehabilitasi 160 titik ruas jalan, sekaligus memperbaiki sejumlah talud dan jembatan yang rusak.

Hingga akhir Juli 2026, progres perbaikan jalan telah mencapai sekitar 30 persen, dan beberapa ruas jalan utama sudah selesai direhabilitasi serta dapat digunakan kembali.

“Dari setiap kilometer jalan yang kita perbaiki, sesungguhnya adalah bagian dari upaya membuka konektivitas, memperlancar mobilitas, menggerakkan perekonomian, dan menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Kabupaten Pati,” tegas Chandra.

Ia menegaskan, setiap langkah pembangunan harus benar-benar membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat, bukan sekadar memenuhi angka target kerja semata.

Bersama berbagai upaya yang terus digencarkan, Pemerintah Kabupaten Pati mencatat sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren yang menggembirakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pati pada tahun 2025 tercatat sebesar 74,98, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 74,10. Pertumbuhan ekonomi juga naik menjadi 6,12 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka berhasil ditekan menjadi 3,71 persen.

“Yang terpenting bukanlah sekadar angka. Yang terpenting adalah bagaimana setiap kemajuan tersebut benar-benar diterjemahkan menjadi kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Chandra.

Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi harus mampu melahirkan lapangan kerja yang luas, pendidikan harus membuka masa depan yang cerah, pelayanan kesehatan harus meningkatkan kualitas hidup, dan setiap kebijakan yang diambil harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang positif, berbagai penghargaan yang diraih juga menjadi tanda meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pati. Pati berhasil meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 dengan predikat Kabupaten Sangat Inovatif. Di bidang kebudayaan, Pati juga mendapat pengakuan sebagai Kabupaten/Kota Kreatif dengan subsektor unggulan Seni Pertunjukan. Capaian-capaian ini membuktikan bahwa inovasi dan pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kemajuan juga tidak mungkin tumbuh tanpa kerukunan,” kata Chandra.

Ia menambahkan, keberhasilan meraih Harmony Award 2025 serta peringkat ketiga tingkat nasional untuk kinerja Forum Kerukunan Umat Beragama menjadi bukti bahwa keberagaman yang dijaga dengan baik mampu menjadi fondasi persatuan sekaligus modal utama mempercepat pembangunan di Kabupaten Pati.

Namun, Chandra kembali menegaskan bahwa deretan penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir. Pemerintah Kabupaten Pati akan terus melangkah secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan. Infrastruktur tetap menjadi fokus utama, namun pada tahap selanjutnya perhatian akan semakin ditujukan pada penguatan sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta pengembangan sektor pertanian, perikanan, ketahanan pangan, UMKM, ekonomi kreatif, dan potensi ekonomi lokal lainnya.

“Kemajuan Pati tidak mungkin hanya diupayakan oleh pemerintah daerah semata,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak DPRD, unsur Forkopimda, pemerintah desa, pelaku usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkokoh kerja sama dalam membangun Kabupaten Pati. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya akan tercapai jika semua pihak berjalan beriringan dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya.

Di akhir pidatonya, Chandra mengajak seluruh warga menjadikan momen peringatan Hari Jadi ke-703 sebagai langkah untuk memperkuat harapan, mempererat persaudaraan, dan memperkokoh semangat membangun daerah.

“Semoga Kabupaten Pati terus berada dalam lindungan Allah SWT, semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, persatuannya semakin kokoh, perekonomiannya terus tumbuh, serta penyelenggaraan pemerintahannya semakin bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat,” harap Plt Bupati.

Ia pun mengajak seluruh warga untuk menyalakan cahaya harapan, mempererat kebersamaan, dan bersama-sama membangun kemajuan di tanah kelahiran tercinta.

“Dirgahayu Kabupaten Pati. Sumunar Terang, Mbangun Kemajengan,” tutup Chandra.

Rapat Paripurna ini turut dihadiri oleh pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Pati, jajaran pimpinan instansi terkait, Penjabat Sekretaris Daerah, para staf ahli dan asisten Bupati, kepala perangkat daerah, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-703 sekaligus HUT Kemerdekaan RI ke-81, panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan yang akan berlangsung hingga akhir Agustus 2026, antara lain pentas ketoprak, karnaval budaya, pentas wayang orang, pameran kendaraan dinas, pesta rakyat, pentas wayang kulit, turnamen olahraga elektronik, pentas tari kolosal, acara hiburan Road to Kilau Raya MNCTV, serta pertemuan doa bersama Majelis Maulidi Rasulullah SAW.

Seluruh masyarakat juga diajak turut menyemarakkan peringatan ini dengan memasang lambang ucapan resmi yang dapat diunduh melalui tautan yang tersedia pada akun media sosial Instagram resmi @humaspati.

Setelah kegiatan Rapat Paripurna berakhir, seluruh peserta undangan diarahkan menuju Pendopo Kemiri untuk menghadiri acara syukuran dan bancakan bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pilgub PKS Panaskan Mesin, Dukung Penuh Dirman-Ida

    Jelang Pilgub PKS Panaskan Mesin, Dukung Penuh Dirman-Ida

    • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 346
    • 0Komentar

    DILANTIK : Tim pemenangan untuk pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah dikukuhkan di Rumah Khidmat berbarengan dengan agenda Rakerda DPD PKS Kabupaten Pati sore kemarin. Lingkar Muria, PATI – Jelang pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah pada pertengahan tahun mendatang, DPD PKS Kabupaten Pati turut memanaskan mesin partai untuk memenangkan pasangan nomor urut dua Sudirman Said […]

  • KONI Pati Resmi Dilantik, Fokus Majukan Cabor di Tingkat Nasional dan Internasional

    KONI Pati Resmi Dilantik, Fokus Majukan Cabor di Tingkat Nasional dan Internasional

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 261
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati periode 2024-2028 resmi dilantik pada Sabtu (26/10/2024) di Pendapa Kabupaten Pati. Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua KONI Jawa Tengah ini disaksikan oleh Penjabat (PJ) Bupati Pati Sujarwanto, Ketua DPRD Pati yang diwakili Sekretaris Fraksi PDIP Danu Ikhsan, serta sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) di bawah […]

  • Mengintip Kekuatan Persipa Pati Musim 2021

    Mengintip Kekuatan Persipa Pati Musim 2021

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

      Mantan punggawa timnas U-16  Gatot Wahyudi bergabung dengan Persipa Pati musim 2021 PATI –  Manajemen Persipa Pati telah mengumumkan secara resmi sejumlah pemainnya yang akan mengarungi kompetisi Liga 3 Jawa Tengah musim 2021. Pengumuman itu dilakukan melalui postingan instagram resmi klub @persipaofficial. Informasi yang dihimpun Lingkar Muria sudah ada sembilan pemain yang diumumkan. Mulai […]

  • Eksotis Sekaligus Mistis dulu Petilasan Syeh Siti Jenar (2)

    Eksotis Sekaligus Mistis dulu Petilasan Syeh Siti Jenar (2)

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

      Selain eksotis, Pantai Lemah Abang konon juga mistis. Dikisahkan, dulu tempat ini merupakan petilasan dari salah seorang wali yang kontroversial pada zaman walisongo. Namanya Syeh Siti Jenar. ”Cerita-ceritanya begitu. Ada aura mistis. Temenku suatu sore pernah “disasarkan” di tengah hutan karetan, saat hendak ke pantai itu,” kata Ardian Firda Maulida, salah seorang pengunjung dari […]

  • Menang 3 – 0, Persijap Jepara Berpeluang Besar ke 8 Besar Liga 2

    Menang 3 – 0, Persijap Jepara Berpeluang Besar ke 8 Besar Liga 2

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 269
    • 0Komentar

    MAGELANG – Persijap Jepara berhasil menuai kemenangan saat menjamu Nusantara United pada lanjutan Grup 2 Liga 2 2024-2025. Dalam laga yang digelar di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Rabu (18/12/2024) malam WIB, itu Persijap menang dengan skor telak 3-0. Pertandingan memang langsung didominasi Persijap sejak menit awal. Gol pembuka mereka tercipta pada menit ke-14. Adalah Rizki […]

  • Dewan Pati Desak Pemkab Serius Garap Diversifikasi Pangan

    Dewan Pati Desak Pemkab Serius Garap Diversifikasi Pangan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak pemerintah daerah untuk serius menjalankan program diversifikasi pangan. Menurutnya, program ini tidak boleh hanya diwacanakan saat harga beras melonjak dan stok terbatas. “Diversifikasi pangan harus menjadi program berkelanjutan, bukan hanya reaktif saat terjadi krisis,” tegasnya. Ia menilai, selama ini pemerintah daerah kurang konsisten dalam menjalankan program diversifikasi […]

expand_less