Breaking News
light_mode

Cipayung Plus Desak Rekrutmen Perangkat Desa di Pati Diundur Usai Pilkada

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
  • visibility 284

PATI – Cipayung Plus, gabungan beberapa organisasi seperti HMI, GMNI, dan IPNU, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk menunda rekrutmen perangkat desa hingga setelah Pilkada selesai.

Hal ini disampaikan dalam audiensi terbuka dengan Pemkab Pati di Pendopo Pemkab Pati pada Senin (28/10/2024). Audiensi tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Hariyama, dan Kepala Satpol PP, Sugiono.

Kekhawatiran Terhadap Kewenangan Kepala Desa

Rokib, perwakilan aksi, menjelaskan bahwa Perbub 35 Tahun 2023 tentang Perubahan Perbub Nomor 55 tahun 2021 tentang Perangkat Desa memberikan kewenangan penuh kepada kepala desa dalam proses rekrutmen.

Sistem penilaian yang terdiri dari 30% pengabdian dan 70% ujian tertulis dinilai rentan terhadap penyalahgunaan wewenang.

Menurutnya, pengabdian masyarakat inilah yang sering menjadi peluang bagi kepala desa untuk menyalahgunakan kewenangannya.

“Penerbitan SK pengabdian calon dibuat oleh kepala desa, jadi sangat rentan akan penyalahgunaan,” katanya.

Selain itu, pembentukan panitia pencalonan perangkat desa yang ditentukan oleh kepala desa menimbulkan kecurigaan.

Ketidaktransparan dan keterbukaan dalam proses pencalonan, dugaan ketidak-independenan panitia, dan kewenangan kepala desa dalam memilih pihak ketiga dianggap melanggar asas penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

“Jadi Perbup ini memberikan kewenangan tanpa batas kepada kepala desa, dengan tanpa adanya peran pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan. Hal ini menjadikan kepala desa menjadi satu-satunya penentu kelulusan perangkat desa,” ujarnya.

“Penyelenggaraan seperti ini tidak sesuai dengan asas penyelenggaraan pemerintahan yang baik, yang terbuka, transparan dan indepeden,” tambahnya.

Diundur Setelah Pilkada

Terakhir, Cipayung Plus mempertanyakan waktu pelaksanaan rekrutmen perangkat desa yang dianggap terburu-buru dan bertepatan dengan momentum pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati.

“Sehingga sangat kuat kesan bahwa pengisian perangkat desa ini dilakukan atas intervensi calon bupati/wakil Bupati tertentu karena langsung berhubungan dengan kepala desa atau paguyuban kepala desa,” katanya.

“Kami meminta pemerintah tahapan rekrutmen perangkat desa dilanjutkan usai Pilkada selesai,” pungkasnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Segar minuman es kelapa kopyor sudah biasa. Kalau gurih nasi bakar kopyor anda pernah terbayang? Di pusat kelapa kopyor terbesar di Kabupaten Pati, kreasi baru dibuat untuk mengolah kelapa kopyor menjadi sajian yang berbeda. Tepatnya di Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti. Adalah Laila Hikmatus yang membuat masakan ini. Kelapa kopyor diolah menjadi menu berbuka puasa yang […]

  • Jalan Jepara – Keling Dipastikan Diperbaiki, Ada 16 Titik yang Rusak

    Jalan Jepara – Keling Dipastikan Diperbaiki, Ada 16 Titik yang Rusak

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 305
    • 0Komentar

    JEPARA – Banyak warga Jepara yang mengeluhkan kondisi jalan yang buruk di hampir semua wilayah Kota Ukir. Akhirnya PJ Bupati Jepara memastikan jalan-jalan yang rusak dari Jepara Kota sampai wilayah Kecamatan Keling akan diperbaiki. Hal itu diungkapkan Edy Supriyanta saat melakukan kunjungan ke proyek perbaikan jalan provinsi di titik perbaikan Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Senin, […]

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan Wisata Lokal dengan Kreativitas Masyarakat

    DPRD Pati Dorong Pengembangan Wisata Lokal dengan Kreativitas Masyarakat

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, mendorong pengembangan objek wisata lokal secara optimal melalui kreativitas masyarakat. “Dengan (saya) kreativitas itu harus juga dipacu dari masyarakat,” ungkap Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini. Ia menilai, wisata lokal menjadi keunggulan suatu daerah, selain dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat, juga […]

  • Pria Asal Pati Jualan Angkringan di Wonosobo Sambil Kenakan Jersey Persipa

    Pria Asal Pati Jualan Angkringan di Wonosobo Sambil Kenakan Jersey Persipa

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 348
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Di tengah hiruk pikuk kota Wonosobo, terdapat sebuah angkringan unik bernama “Menolak Lupa Angkringan”. Yang membuat angkringan ini berbeda adalah pemiliknya, Fajar Fata Chilwasesa (27), seorang pria asal Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang selalu mengenakan jersey Persipa Pati, klub Liga 2 kebanggaannya, saat berjualan. Fajar, alumnus Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Sains Al-Qur’an […]

  • Beginilah Nyekiklik Channel, Kumpulan Pemuda Kreatif di Cluwak-Pati

    Beginilah Nyekiklik Channel, Kumpulan Pemuda Kreatif di Cluwak-Pati

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Percaya Diri Angkat Guyonan Khas Bumi Mina Tani   Para personil Nyekiklik saat berbincang di Cafe Gojoos Kelat Senin (29/1/18) Berawal dari teman satu tongkrongan, Nyekiklik Channel hadir. Mereka percaya diri menampilkan guyonan dengan mengusung dialek khas asalnya, Kabupaten Pati di layar Youtube. Obrolan terasa gayeng, saat saya mencoba menggali kisah tentang Nyekiklik Channel yang belakangan […]

  • Persijap Oasis Waters Tetap Jepara

    Persijap Oasis Waters Tetap Jepara

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 360
    • 0Komentar

    ISTIMEWA Penambahan Oasis Waters tidak membuat sejarah dan kesebasaran klub dihilangkan. Persijap akan tetap Persijap. Berikut pernyataan presiden klub atas gelombang protes, cibiran, dan umpatan beberapa pecinta klub ini. 1. Nama Jepara tidak akan pernah dihilangkan karena selalu melekat di nama Tim Persijap. Kebanggaan Kota Jepara. 2. Nama Persijap itu sendiri tidak akan pernah dihilangkan […]

expand_less