Breaking News
light_mode

Sumur Berkah PMI Pati, Penyedia Puluhan Ribu Liter Air Bersih Setiap Hari untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 21 Okt 2023
  • visibility 270

PATI, LINGKARMURIA.COM – Dalam upaya membantu masyarakat di puluhan desa yang terdampak oleh kekeringan ekstrim, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati telah menjalankan aksi luar biasa. PMI Pati memiliki sebuah sumur yang menghasilkan puluhan ribu liter air bersih setiap hari, tanpa henti.

Ketua PMI Kabupaten Pati, Haryanto, menjelaskan bahwa sumur ini memiliki kedalaman 60 meter dan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Setiap hari mampu diambil 25 tanki (tiap tanki 5000 liter) bahkan sampai 30 tanki. Ini merupakan suatu anugerah bagi PMI, sebab selama bulan kemarau panjang, telah banyak membantu warga yang membutuhkan”, katanya, Kamis (19/10/2023).

Hingga akhir bulan Oktober 2023, PMI Pati telah mendistribusikan lebih dari 855 tanki air bersih ke puluhan desa yang terdampak kekeringan ekstrim.

“Terlebih setiap harinya kita mengirim sekitar 25 tanki air bersih. Oleh karena itu, dengan adanya sumur yang kita buat di PMI ini sangat membantu sekali khususnya disaat terjadi kekeringan ekstrim”, jelasnya

Haryanto berharap agar musim kemarau yang sedang berlangsung segera berakhir, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kekurangan air bersih. Namun, PMI Pati akan tetap siap melayani permintaan air bersih dari warga, karena tantangan kekeringan masih berlanjut di banyak desa.
“Untuk yang masih membutuhkan tetap bersabar karena yang kita bantu juga tidak hanya satu dua desa saja melainkan puluhan desa, jadi harus bertahap,” pungkasnya

Sumur ini aktif mulai dari waktu subuh hingga tengah malam, dan para relawan PMI dengan gigih mendistribusikan air bersih ke desa-desa yang membutuhkan setiap hari.

Perlu dicatat bahwa hingga bulan Oktober 2023, 78 desa di Kabupaten Pati, yang tersebar di sepuluh kecamatan, masih mengalami kekeringan ekstrim. Kecamatan yang terdampak antara lain Jaken, Jakenan, Winong, Tambakromo, Gabus, Kayen, Sukolilo, Batangan, Pucakwangi, dan Tayu.

Editor: Fatwa

Penulis: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

      Beragam motif batik Jepara dipamerkan Bupati Jepara Dian Kristiandi menerima penghargaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Penghargaan itu diraih atas dedikasinya terhadap pelestarian batik Jepara. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) Alamsyah, didampingi tim peneliti Siti Maziyah, pada Jumat (20/11/2020), di Pendopo Kartini Jepara. […]

  • Pemkab Pati Jamin Pengobatan Siswa Keracunan MBG, DPRD Pati Beri Dukungan

    Pemkab Pati Jamin Pengobatan Siswa Keracunan MBG, DPRD Pati Beri Dukungan

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.252
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mengambil langkah untuk memastikan siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong tetap memperoleh layanan kesehatan. Biaya pemeriksaan dan pengobatan siswa yang terdampak dipastikan menjadi tanggungan pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan agar persoalan biaya tidak menjadi kendala bagi keluarga untuk segera membawa anak mereka […]

  • DPRD Pati Soroti Kondisi Alun-Alun Juwana, Minta Segera Ditata Lebih Layak

    DPRD Pati Soroti Kondisi Alun-Alun Juwana, Minta Segera Ditata Lebih Layak

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.540
    • 0Komentar

    PATI – Meskipun Kecamatan Juwana dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan hasil laut terbesar dan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian sektor perikanan di Kabupaten Pati, kondisi Alun-Alun Juwana dinilai belum mencerminkan wajah kawasan strategis tersebut. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah segera melakukan pembenahan menyeluruh agar ruang publik ini menjadi […]

  • DPRD Pati Ingatkan Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    DPRD Pati Ingatkan Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 455
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang kerap melanda wilayah selatan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi keprihatinan bagi masyarakat yang terdampak. Banjir dengan kedalaman yang bervariasi terjadi secara berkala, menimbulkan kerugian dan ketidaknyamanan. Masyarakat mendesak para pemangku kebijakan untuk mengambil langkah antisipasi yang efektif agar musibah banjir dapat diatasi. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pati telah menyuarakan keprihatinan mereka […]

  • Nahkoda NU Kudus Masa Khidmat 2019-2024 Siap Realisasikan Rumah Sakit hingga Universitas NU

    Nahkoda NU Kudus Masa Khidmat 2019-2024 Siap Realisasikan Rumah Sakit hingga Universitas NU

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Asyrofi Masyitho sebagai Ketua Tanfidziyah, dan KH. Muhamad Ulil Albab Arwani sebagai Rais Syuriah Masa Khidmat 2019-2024 (SN) KUDUS – Gelaran Konferensi Cabang (Konfercab) NU Kudus telah berakhir pada Minggu (3/3/2019) di SMK NU Ma’arif Kudus. Terpilihnya Asyrofi Masyitho sebagai Ketua Tanfidziyah, dan KH. Muhamad Ulil Albab Arwani sebagai Rais Syuriah menjadi penutup agenda reorganisasi […]

  • DPRD Pati Usulkan Influencer dan Wi-Fi Gratis untuk Majukan UMKM

    DPRD Pati Usulkan Influencer dan Wi-Fi Gratis untuk Majukan UMKM

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, menyoroti kendala pemasaran yang dihadapi UMKM di daerah tersebut. Ia menilai, kurangnya promosi produk menjadi salah satu faktor utama yang menghambat penjualan. “Mungkin nanti dengan APBD kita bisa melibatkan influencer yang followers-nya banyak untuk memajukan UMKM,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi […]

expand_less